Rapid Swab Antigen Test COVID-19 - Klinik Marrakash Medical Center

459 melihat
Masa berlaku hingga 31 Januari 2022

Rp 125.000
Rp 99.000Hemat 21%

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Booking Sekarang

Promo Berlaku di
Klinik Marrakash Medical CenterRuko Marrakash Square Blok.B No. 39, RT.40, Bahagia, Kec. Babelan, Kota Bekasi, Jawa Barat 17610

Rapid Swab Antigen Test COVID-19 di Klinik Marrakash Medical Center

Klinik Marrakash Medical Center menyediakan layanan promo rapid test dengan harga Rp.99,000.-

Informasi Pemeriksaan

  • Waktu pemeriksaan setiap hari Senin - Minggu pukul 08:00 - 20:00 WIB 
  • Hasil pemeriksaan akan keluar 30 menit setelah pengambilan sampel
  • Tindakan dilakukan oleh analis medis kesehatan yang profesional
  • Hasil pemeriksaan akan di informasikan melalui hard copy yang bisa di ambil di tempat pemeriksaan
Jika Anda berminat dengan promo ini, silahkan melakukan pendaftaran atau booking dengan klik tombol "Booking Sekarang" atau melalui layanan Customer Care SehatQ (021) 2789 9827 dan WhatsApp +62 812-8858-8167

Mengapa Anda membutuhkan Rapid Swab Test Antigen COVID-19?

Antigen merupakan salah satu zat atau benda asing, contohnya seperti racun, virus, atau kuman, yang masuk ke dalam tubuh. Kebanyakan antigen dianggap berbahaya untuk tubuh, sehingga bisa memicu terhadap sistem imunitas untuk membentuk zat kekebalan tubuh (antibodi). Rapid swab test antigen yaitu test cepat untuk mendeteksi virus corona pada tubuh seseorang. Sampel yang biasa digunakan adalah sampel lendir yang ada di dalam hidung atau belakang tenggorokan. Hasil pemeriksaan  rapid swab test antigen akan keluar sekitar 30 menit setelah pengambilan sampel, durasi ini hampir sama dengan rapid test yang mengunakan sampel darah.

Apa informasi penting mengenai Swab Test Antigen COVID-19?

Pemeriksaan swab test antigen dilakukan untuk mendeteksi terhadap adanya antigen virus COVID-19 pada orang yang terinfeksi virus COVID-19. Hal ini bertujuan untuk mendeteksi antigennya dari pada mendeteksi antibodi. Berikut merupakan orang yang membutuhkan pemeriksaan rapid swab test antigen yaitu :
  • Orang tanpa gejala (OTG), terutama yang pernah melakukan kontak minimal 7 hari dengan pasien yang terinfeksi positif COVID-19 atau memiliki risiko tertular dari penderita. Misalnya, petugas kesehatan.
  • Orang yang berprofesi yang mengharuskan kontak dengan banyak orang, seperti polisi, tentara,kurir, pejabat publik,sopir kendaraan umum, petugas bandara, pengemudi ojek online, dan sebagainya.
  • Orang dengan penyakit penyerta (komorbid), terutama bagi yang tinggal di zona merah COVID-19. Beberapa jenis komorbid meliputi gangguan paru-paru, penyakit jantung, masalah ginjal, gangguan hati, diabetes, kelainan darah, dan lain-lain. Kalangan orang ini lebih berisiko untuk mengalami komplikasi bila terkena COVID-19
  • Pasien yang sedang menjalani rawat inap di rumah sakit, terutama lansia dan pasien dengan penyakit penyerta.
  • Orang yang mengalami gejala sejenis flu, khususnya demam 38 derajat Celcius ke atas dan batuk.

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan Rapid Swab Test Antigen COVID-19?

Tidak ada persiapan khusus yang perlu dilakukan sebelum menjalani rapid swab antigen. Anda hanya perlu menggunakan masker serta perlengkapan keamanan lainnya supaya terhindar dari penularan serta tidak menyebarkan virus pada orang lain.

Bagaimana Rapid Swab Test Antigen COVID-19 dilakukan?

Pada tes antigen menggunakan teknik swab, sampel yang digunakan yaitu sampel lendir yang diambil dengan mengusap di bagian dalam hidung ataupun tenggorokan dengan menggunakan alat khusus seperti cotton bud. Kemudian setelah sampel di ambil, sampel tersebut dibawa oleh tenaga medis untuk dianalisis di laboratorium. Proses ini tidak akan memakan waktu kurang lebih sekitar 30-60 hasil akan keluar.Hasil rapid swab test antigen berupa :
  • Hasil  negatif (nonreaktif)

Jika hasil pemeriksaan antigen yaitu negatif  berarti menunjukkan bahwa Anda tidak sedang mengalami infeksi virus COVID-19. Tenaga kesehatan akan menyarankan Anda untuk melakukan tes PCR agar diagnosisnya lebih akurat.
  • Hasil positif (reaktif)

Jika hasil deteksi antigen positif akan menunjukan bahwa Anda sedang terinfeksi virus COVID-19. Namun Anda jangan langsung panik jika hasil tes Anda positif. Karena, rapid swab corona juga bisa memberikan hasil positif apabila Anda sedang mengalami infeksi virus lain, seperti virus influlenza. Maka dari itu, dokter akan merujuk Anda untuk langsung melakukan tes PCR untuk benar- benar memastikan Anda terinfeksi COVID-19 atau tidak.

Apa Gejala COVID-19 Yang Paling Umum?

Gejala COVID-19 yang biasa terjadi pada pasien yang terinfeksi adalah :
  • Demam
  • Batuk kering
  • Kelelahan
Gejala lain yang kurang umum dan dapat mempengaruhi beberapa pasien meliputi:
  • Hilangnya indra penciuman
  • Hidung tersumbat
  • Konjungtivitis (mata merah)
  • Sakit tenggorokan
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot atau nyeri sendi
  • Mual dan muntah
  • Diare
  • Menggigil dan pusing
Gejala COVID-19 yang paling parah meliputi :
  • Sesak nafas
  • Kehilangan nafsu makan
  • Nyeri di dada atau dada berdebar
  • Suhu tinggi (di atas 38 °C).
Gejala COVID-19 yang sangat jarang terjadi yaitu :
  • Iritasi
  • Kebingungan
  • Menurunya tingkat kesadaran
  • Depresi
  • Komplikasi neurologis yang lebih parah dan jarang seperti stroke, radang otak, delirium dan kerusakan saraf.
  • Gangguan tidur
Orang-orang dari segala usia yang mengalami demam atau batuk yang berhubungan dengan kesulitan bernapas atau sesak napas, nyeri atau tekanan dada, atau kehilangan kemampuan berbicara atau bergerak harus mendapatkan perawatan dari tenaga medis. Jika memungkinkan, hubungi rumah sakit atau fasilitas kesehatan, sehingga Anda dapat diarahkan ke rumah sakit yang tepat.