Rapid Swab Antigen Kuantitatif Test COVID-19 - Klinik Utama Amalia Medical Center

165 melihat
Masa berlaku hingga 31 Juli 2021

Rp 275.000
Rp 250.000Hemat 9%

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Beli Promo

Promo Berlaku di
Klinik Utama Amalia Medical Center (AMC)Jalan Dewi Sartika No.364A, RT.3/RW.4, Cawang, Kec. Kramat jati, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13630

Rapid Swab Antigen Kuantitatif Test COVID-19 di Klinik Utama Amalia Medical Center

Klinik Utama Amalia Medical Center  menyediakan layanan promo Rapid swab Antigen Kuantitatif test COVID-19 dengan harga Rp 250.000,-

Informasi Pemeriksaan

  • Paket yang telah dibeli tidak dapat dikembalikan (non-refundable)
  • Setelah menyelesaikan pembayaran, Anda akan mendapatkan voucher untuk ditukarkan di hadapan petugas Faskes saat akan melakukan pemeriksaan
  • Voucher berlaku 2 (dua) minggu setelah pembelian
  • Silahkan melakukan booking terlebih dahulu untuk mendapat slot pemeriksaan di faskes terkait
  • Pemeriksaan dilakukan pada hari Senin - Jumat Pukul 10:00 - 16:00 (Hari Libur Nasional Tutup)
  • Hasil pemeriksaan akan keluar 3 jam setelah pengambilan sampel
  • Tindakan dilakukan oleh tenaga medis profesional

Mengapa Anda membutuhkan Rapid Swab Test Antigen Kuantitatif COVID-19?

Pemeriksaan ini dilakukan untuk mendeteksi respon kekebalan tubuh (antibodi) secara kuantitatif terhadap visrus SARS-CoV-2. Pemeriksaan ini digunakan untuk melihat titer antibodi yang merepresentasikan kekebalan terhadap terhadap SARS-Cov_2 pada penyintas COVID-19, individu yang sudah mendapatkan  vaksinasi COVID-19 maupun individu yang akan melakukan donor plama konvalesens.

Apa informasi penting mengenai Swab Test Antigen COVID-19?

Perbedaan dengan pemeriksaan Anti SARS-CoV-2 kualitatif terletak pada target protein yang digunakan. Anti SARS-CoV-2 kualitatif mendeteksi antibodi terhadap protein nucleocapsid (N), sedangkan pemeriksaan anti SARS-CoV-2 kuantitatif mendeteksi antibodi terhadap protein Spike-RBD.Receptor binding domain (RBD) protein spike (S) SARS-CoV-2 digunakan oleh virus untuk masuk ke dalam sel manusia melalui ikatan dengan reseptor ACE-2. Dengan terbentuknya antibodi terhadap protein S-RBD pada seseorang, maka apabila ada virus SARS-CoV-2 masuk, antibodi ini akan melakukan blocking terhadap virus, sehingga tidak dapat menginfeksi sel dan bereplikasi.

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan Rapid Swab Test Antigen COVID-19?

  • Waktu Pemeriksaan: Swab test antigen tidak memerlukan waktu yang lama yaitu antara 30-60 menit. Namun, prosedur tes PCR membutuhkan waktu paling cepat lama yaitu sekitar 1 hari.
  • Tingkat akurasi hasil pemeriksaan: Tingkat akurasi PCR swab test dapat mencapai 80-90 persen. akan tetapi, rapid swab test antigen mempunyai tingkat keakuratan di bawah PCR. 
  • Sampel yang di periksa: PCR dan rapid swab test antigen menggunakan sampel lendir dari hidung maupun tenggorokan sebagai sampel test. Proses pengambilan lendir ini menggunakan teknik swab atau usap. 
Berikut merupakan gejala seseorang yang terinfeksi oleh virus COVID-19 meliputi :
  • Hilangnya indera penciuman dan pengecap rasa
  • Batuk dengan Flu berat
  • Sesak Nafas
  • Demam tinggi pada tubuh
  • Kelelahan

Bagaimana Rapid Swab Test Antigen COVID-19 dilakukan?

Berikut tahapan pengambilan sampel rapid swab test antigen :
  • Pasien diminta oleh tenaga medis untuk meniup napas untuk memastikan tidak ada sumbatan pada hidung.
  • Pasien diminta sedikit mendongak oleh tenaga medis 
  • Alat swab berbentuk cotton bud akan dimasukkan ke dalam lubang hidung pasien sampai dibagian belakang hidung.
  • Tenaga medis akan mengambil sampel dengan memutar alat swab tersebut selama beberapa detik untuk mendapatkan sampel yang maksimal.
Setelah melakukan tahap tersebut, kemudian sampel akan dibawa oleh tenaga medis untuk dianalisis di laboratorium. Proses ini cukup singkat hanya memakan waktu sekitar 30-60 hasil akan keluar.Hasil rapid swab test antigen berupa :
  • Hasil reaktif (positif)

Apabila hasil menunjukan antigen positif maka pasien tersebut sedang terinfeksi virus corona. tapi,jangan terlalu panik jika hasil tes positif. Karena, rapid swab corona bisa memberikan hasil positif jika pasien tersebut sedang mengalami infeksi virus lain, seperti virus influlenza. Oleh sebab itu, dokter akan merujuk pasien untuk langsung segera melakukan tes PCR untuk mendapatkan hasil yang benar- benar akurat terhadap terinfeksi COVID-19 atau tidak.
  • Hasil  non reaktif (negatif)

apabila hasil pemeriksaan menunjukkan antigen negatif artinya bahwa pasien sedang tidak mengalami infeksi virus corona. Tenaga medis akan menyarankan pasien untuk melakukan tes PCR agar diagnosisnya lebih akurat.

Profil Faskes

Visi : Menyediakan pelayanan kesehatan yang komperensif Menjadi perusahaan yang berpengalaman dan professional dalam bidang penyedia sarana kesehatan menurut WHO/standar internasional.Misi :
  1. Menyediakan pelayanan kesehatan yang komperensif untuk pekerja dengan praktek medis yang berlaku, bersyarat ilmiah dan berstandar internasional.
  2. Terus mengembangkan diri melalui Program Jaminan Kualitas, menanamkan pengetahuan di sumber daya manusia dan meningkatkan peralatan, dan juga Informasi Teknologi (IT).
  3. Menjadikan kami sebagai contributor tunggal "Amanah" dari yayasan solidaritas manusia untuk sosial dan kesejahteraan kemanusiaan.