Paket MCU Basic Healthy Heart di Klinik Jantung dan Spesialis Hermantoni, Karawang seharga Rp 542.000

Paket MCU Basic Healthy Heart - Klinik Jantung & Spesialis Hermantoni

436 melihat
Masa berlaku hingga 31 Desember 2020

Mulai dari
Rp 524.000

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Hubungi Kami

Promo Berlaku di
Klinik Jantung & Spesialis HermantoniJalan Tarumanagara No. 2

Paket Medical Check Up

Klinik Jantung dan Spesialis Hermantoni menyediakan layanan Paket MCU Basic Healthy Heart hanya Rp 643.200,-Paket sudah termasuk :
  • Konsultasi Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
  • Pemeriksaan Laboratorium (Hemoglobin, Eritrosit, Leukosit, Thrombosit, Hematokrit, Ureum, Kreatinin, Asam Urat, Glukosa Sewaktu/Puasa, Kolesterol HDL, Kolesterol LDL, Kolesterol Total, Trigliserida)

Mengapa Anda membutuhkan MCU?

Kesehatan itu mahal harganya, apalagi bila Anda sudah terkena penyakit kronis yang membutuhkan perawatan intensif dalam jangka panjang. Nah, untuk menghindari hal ini, Anda dapat melakukan medical check-up alias cek kesehatan sebelum sakit parah itu menyerang. Pemeriksaan kesehatan ini juga kerap dianggap sebagai langkah preventif bagi berbagai jenis penyakit. Asalkan setelah medical check-up, Anda menindaklanjutinya dengan menjalani pola hidup sehat, seperti tidak merokok dan memperbanyak gerak aktif seperti berolahraga.

Bagaimana MCU dilakukan?

Sebelum melakukan pemeriksaan fisik dalam medical check-up, dokter akan terlebih dahulu memeriksa riwayat kesehatan Anda, termasuk penyakit genetik. Hal lain yang akan ditanyakan adalah pola makan Anda, berat badan, rutinitas olahraga, konsumsi alkohol, merokok, hingga obat-obatan terlarang.Setelah itu, Anda akan diminta untuk melakukan serangkaian tes dasar.

Kapan Anda harus melakukan MCU?

Rekomendasi terkini menyatakan medical check-up bisa dilakukan sejak usia 18 tahun. Namun, periode pemeriksaan kesehatan bagi setiap orang berbeda-bedaDahulu, medical check-up identik sebagai pemeriksaan kesehatan rutin setahun sekali. Namun kini, Asosiasi Medis Amerika Serikat dan para praktisi kesehatan lainnya menyatakan cek kesehatan ini akan sangat bergantung pada banyak hal.Pada orang yang berusia di bawah 40 tahun, cek kesehatan hanya dianjurkan untuk dilakukan per lima tahun. Setelahnya, Anda dapat melakukan medical check-up setiap 1 hingga 3 tahun sekali. Kondisi ini dengan catatan orang tersebut tidak sedang menjalani pengobatan intensif, misalnya untuk pasien diabetes atau darah tinggi.Perubahan rekomendasi medical check-up itu diambil dengan berbagai pertimbangan. Pada orang yang berusia di bawah 40 tahun, misalnya, kondisi kesehatan mereka umumnya masih bugar sehingga penyakit tertentu dapat terlihat hanya dengan pemeriksaan fisik.Pertimbangan lain terkait biaya medical check-up yang tidak sedikit. Selain itu, orang sehat yang melakukan medical check-up sering merasa khawatir alias paranoid atas kondisi kesehatan tersebut sehingga kerap menimbulkan gejala penyakit yang dikira harus dikonfirmasi melalui pemeriksaan tambahan, padahal sebetulnya tidak perlu.Silahkan melakukan pendaftaran atau booking dengan klik tombol Hubungi Kami di bawah ini atau melalui layanan Customer Care SehatQ (021) 3199 0388 dan WhatsApp +62 812-8858-8167

Artikel Terkait

Berbeda dari Penanganan untuk Pasien Dewasa, Ini Kriteria Donor Jantung Anak

Ketika anak mengalami gagal jantung, dokter akan menyarankan untuk mencari donor jantung dan melakukan operasi transplantasi. Seperti apa prosedurnya?
22 Sep 2020|Asni Harismi
Baca selengkapnya
Donor jantung untuk anak memiliki prosedur dan kriteria yang berbeda dari pasien dewasa.

8 Titik Refleksi di Tangan untuk Mengatasi Masalah Kesehatan

Pijat refleksi sudah lama terkenal sebagai pengobatan alternatif. Beberapa titik refleksi di tangan dapat mengatasi sembelit, sakit kepala, dan pilek.
25 Sep 2019|Anita Djie
Baca selengkapnya
Titik refleksi tangan di telapak tangan kanan dan kiri serta pergelangan tangan

Seputar Pemeriksaan Radiologi untuk Diagnosis dan Pegobatan

Pemeriksaan radiologi adalah prosedur medis menggunakan tenaga radiasi maupun frekuensi suara untuk bisa melihat jaringan dalam tubuh tanpa melakukan pembedahan. Contoh pemeriksaan radiologi adalah rontgen, CT Scan, dan MRI.
22 Sep 2020|Nina Hertiwi Putri
Baca selengkapnya
Pemeriksaan rontgen, CT-Scan, MRI dan PET Scan termasuk pemeriksaan radiologi