Promo Pap Smear di Klinik Atlantis, Deli Serdang seharga Rp 255.000

Promo Pap Smear - Klinik Atlantis

387 melihat
Masa berlaku hingga 31 Desember 2020

Mulai dari
Rp 255.000

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Booking Sekarang

Promo Berlaku di
Klinik AtlantisJalan Wiliem Iskandar, Komplek MMTC blok A, No 17 - 18

Promo paket pap smear di Klinik Atlantis

Klinik Atlantis memberikan biaya pap smear hanya Rp 255.000,-Dengan biaya pap smear yang terjangkau mari kita lebih peduli kesehatan wanita!Silahkan melakukan pendaftaran atau booking dengan klik tombol Hubungi Kami di bawah ini atau melalui layanan Customer Care SehatQ (021) 3199 0388 dan WhatsApp +62 812-8858-8167

Mengapa Anda membutuhkan pap smear?

Tujuan pap smear adalah untuk mendeteksi kanker serviks sejak dini. Tes ini umumnya dilakukan bersamaan dengan pemeriksaan panggul maupun tes HPV (humanpappiloma virus).Dengan mengetahui kondisi serviks melalui Pap smear, pengobatan bisa dilakukan sedini mungkin apabila Anda terdeteksi mengalami tanda-tanda kanker sehingga sel-sel kanker tidak menyebar luas.

Siapa yang memerlukan pap smear?

Menurut panduan kesehatan, pap smear disarankan untul dilakukan setiap tiga tahun sekali dimulai dari usia 21 tahun. Meskipun demikian, Anda mungkin membutuhkan pemeriksaan lebih sering jika:
  • Positif mengidap HIV
  • Memiliki sistem imun yang lemah akibat kemoterapi atau transplantasi organ
Jika Anda berusia di atas 30 tahun dan belum pernah melakukan pap smear, cobalah untuk melakukannya setiap lima tahun sekali jika pemeriksaan digabungkan dengan pemeriksaan HPV.Wanita berusia di atas 65 tahun dengan riwayat hasil pemeriksaan yang normal, mungkin dapat berhenti melakukan pemeriksaan.

Bagaimana frekuensi pap smear berdasarkan usia?

Perlu diperhatikan bahwa pemeriksaan rutin sangat disarankan, apapun status aktivitas seksual Anda – mengingat virus HPV bisa menjadi dorman (tidak aktif) selama beberapa tahun dan tiba-tiba menjadi aktif kembali.Frekuensi melakukan pap smear ditentukan oleh beberapa faktor, seperti usia dan risiko.
  • Usia <21 tahun: tidak perlu melakukan pap smear
  • 21-29 tahun: setiap 3 tahun sekali
  • 30-65 tahun: setiap 3 tahun atau 5 tahun untuk tes HPV atau 5 tahun untuk kombinasi pap smear dan HPV
  • 65 ke atas: Anda mungkin tidak perlu melakukan pap smear; konsultasikan dengan dokter Anda mengenai kebutuhan Anda

Bagaimana pap smear dilakukan?

Keseluruhan pemeriksaan pap smear umummnya berlangsung selama 20-30 menit. Dokter akan melakukan tes ini dibantu oleh perawat. Berikut langkah-langkahnya:
  • Anda akan diminta untuk melepaskan pakaian bagian bawah, termasuk celana dalam.
  • Anda akan diminta untuk berbaring telentang di atas ranjang khusus.
  • Kaki Anda diletakkan di penyangga kaki selama tes berlangsung.
  • Dokter akan memasukkan spekulum ke dalam vagina.
  • Spekulum akan membuka dinding vagina dan mempermudah akses ke serviks.
  • Dokter akan menggunakan swab khusus untuk mengambil sampel jaringan dari serviks.
  • Setelah swab dikeluarkan, Anda bisa kembali berpakaian dan tes pun selesai.
Sampel tersebut akan disimpan dan dikirim ke laboratorium untuk diperiksa. Dokter atau pihak rumah sakit akan menghubungi Anda ketika hasil tes sudah selesai.Mayoritas wanita akan mengalami sedikit dorongan dan iritasi setelah gesekan dengan alat swab. Beberapa mungkin mengalami sedikit kram hingga perdarahan vagina.Jika rasa tidak nyaman atau perdarahan terus terjadi selama beberapa hari setelah pemeriksaan, segera hubungi dokter Anda untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Apa arti dari hasil pap smear?

Ada dua kemungkinan hasil dari pap smear: normal atau abnormal (tidak normal.

Hasil pap smear normal

Jika hasil pap smear Anda normal, ini berarti Anda tidak memiliki sel abnormal. Hasil normal terkadang disebut juga sebagai negatif. Jika hasil Anda normal, Anda mungkin tidak perlu melakukan pap smear selama tiga tahun ke depan.

Hasil pap smear abnormal

Jika hasil tes adalah abnormal, bukan berarti Anda memiliki kanker. Ini berarti Anda memiliki sel abnormal dalam serviks, yang bisa jadi sel pre-kanker atau sel yang belum menjadi kanker.Sel abnormal biasanya dikelompokkan menjadi lima, yaitu:
  • Atipia atau bukan sel kanker
  • Displasia ringan
  • Displasia sedang
  • Displasia parah
  • Mengandung sel kanker
Displasia sendiri merupakan istilah umum yang digunakan untuk menunjukkan perkembangan abnormal dari sel dalam jaringan atau organ. Sel ini dapat menyebabkan berbagai penyakit, namun tidak spesifik menyebabkan kanker.Sel abnormal yang ringan biasanya paling umum ditemukan.Tergantung pada hasil pemeriksaan Anda, dokter mungkin akan merekomendasikan:
  • Meningkatkan frekuensi pemeriksaan
  • Pemeriksaan lebih lanjut pada jaringan serviks dengan prosedur medis yang disebut sebagai colposcopy

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan pap smear?

Hal yang harus dipersiapkan sebelum pap smear meliputi:
  • Menentukan jadwal tes berdasarkan rekomendasi dokter.
  • Jangan menjalani pap smear saat Anda sedang menstruasi. Waktu terbaik untuk melakukannya adalah 5 hari setelah haid selesai.
  • Jangan berhubungan intim maupun menggunaan krim atau obat untuk vagina dan kontrasepsi selama 1-2 hari sebelum tes.
  • Bila Anda mengalami peradangan leher rahim (servisitis), tunggulah sampai penyakit Anda sembuh.
  • Untuk ibu hamil, pap smear masih aman dilakukan hingga usia kehamilan 24 minggu.
  • Untuk wanita yang baru melahirkan, tunggulah hingga 12 minggu setelah melahirkan jika ingin melakukan pap smear.
  • Sedang mengonsumsi obat-obatan, misalnya pil KB yang mengandung estrogen dan progestin. Obat ini bisa berpengaruh pada hasil tes.
  • Pernah menjalani tes Pap smear dengan hasil abnormal.
Sebelum menjalani tes pap smear, sebaiknya Anda sudah buang air kecil terlebih dahulu untuk mengosongkan kandung kemih. Jangan lupa untuk tetap tenang dan tidak tegang agar prosedur Pap smear bisa berjalan lancar.Silahkan melakukan pendaftaran atau booking dengan klik tombol Hubungi Kami di bawah ini atau melalui layanan Customer Care SehatQ (021) 3199 0388 dan WhatsApp +62 812-8858-8167

Artikel Terkait

Mengenal 10 Gejala Kanker Ovarium yang Sering Tak Disadari

Gejala kanker ovarium seringkali tidak disadari oleh wanita, hingga menyebabkan kondisi tersebut semakin gawat. Perut kembung adalah salah satu gejalanya.
10 May 2019|Dina Rahmawati
Baca selengkapnya
Perut kembung adalah gejala kanker ovarium

Mengenal Peradangan Vagina akibat Vaginosis Bakteri

Vaginosis bakteri adalah sebutan lain dari infeksi vagina. Vaginosis bakteri dapat meningkatkan risiko infeksi kelamin wanita, khususnya penyakit menular seksual (PMS).
10 May 2019|Dina Rahmawati
Baca selengkapnya
Gejala vaginitis akibat vaginosis bakteri yang khas adalah keputihan yang tipis dan berbau tidak sedap

Seks Seharusnya Tak Sakit, Ketahui Cara Mengatasi Miss V Sakit Setelah Berhubungan

Cara mengatasi miss V sakit setelah berhubungan jika dipicu gesekan bisa dengan memberikan kompres dingin.
13 Oct 2020|Azelia Trifiana
Baca selengkapnya
Miss V sakit setelah berhubungan disebabkan oleh beberapa faktor