Pneumonia Vaccination (PCV) - Medikaloka Clinic

448 melihat
Masa berlaku hingga 31 Desember 2021

Rp 1.650.000
Rp 1.500.000Hemat 9%

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Booking Sekarang

Promo Berlaku di
Medikaloka ClinicJalan Jend Sudirman, No.Kav 45-46, Karet Semanggi, Setiabudi, Jakarta Selatan, 12930Carepoint, Sampoerna Strategic Square, LG Floor

Pneumonia Vaccination (PCV) di Medikaloka Clinic

Klinik Medikaloka menyediakan layanan Pneumonia Vaccination (PCV) dengan harga Rp. 1.500,000,-. 

Informasi pemeriksaan

  • Waktu pemeriksaan setiap hari Senin - Jumat pukul 08:00 - 16:00 WIB, Sabtu pukul 08:00 - 13:00 WIB (Hari Libur Nasional Tutup)
  • Hanya berlaku pembayaran pribadi (Tunai, Debit dan Kartu kredit)
Silahkan melakukan pendaftaran dengan klik tombol "Booking Sekarang" diatas atau dapat Menghubungi Kami melalui layanan Customer Care SehatQ (021) 2789 9827 atau WhatsApp +62 812-8858-8167

Mengapa Anda membutuhkan Pneumonia Vaccination (PCV) ?

Vaksin PCV dapat mencegah infeksi yang disebabkan oleh bakteri pneumokokus penyebab penyakit berbahaya, seperti meningitis dan pneumonia. Imunisasi anak PCV akan mengurangi angka perawatan pasien pneumokokus di rumah sakit, angka kematian, serta tanggungan biaya pengobatan di rumah sakit. Terdapat dua macam vaksin untuk penyakit pneumokokus, yaitu:
  • PCV13: vaksin anak untuk umur kurang dari 2 tahun dan anak usia 2 tahun ke atas yang memiliki kondisi medis tertentu.
  • PPSV23: vaksin untuk orang dewasa serta anak berumur lebih dari 2 tahun dengan kondisi medis tertentu.
Pneumokokus merupakan penyakit menular yang bisa memicu beragam masalah kesehatan, termasuk infeksi serius di paru-paru, darah, tulang belakang, serta lapisan otak. Pneumokokus terutama berbahaya bagi bayi. Maka dari itu, pemberian vaksin PCV bisa dilakukan sebagai salah satu bentuk pencegahan yang tepat.

Apa informasi penting Pneumonia Vaccination (PCV) ?

Informasi yang perlu anda ketahui apabila melakukan vaksin PCV adalah sebagai berikut :
  • Pasien dianjurkan makan dan minum sebelum vaksinasi
  • Tidak dianjurkan diberikan pada pasien yang pernah mengalami reaksi alergi berat terhadap vaksin PCV atau vaksin untuk mencegah difteri atau tetanus, seperti vaksin DtaP
  • Tidak dinjurkan diberikan pada pasien yang tidak dalam kondisi kesehatan yang tidak baik, seperti demam, flu, batuk atau penyakit penyerta lainnya
Imunisasi anak PCV menyasar balita berumur 2, 4, dan 6 bulan. Dosis dasar vaksin anak PCV itu lalu ditambah dengan imunisasi pada umur 12-15 bulan. Orang yang tak lagi berusia anak juga dapat menerima vaksin PCV bila termasuk berisiko tinggi terhadap penyakit pneumokokus, terutama para lansia. Pemberian vaksin PCV juga dapat menimbulkan efek samping, seperti :
  • Demam ringan
  • Kemerahan dan rasa nyeri pada area suntikan
  • Nafsu makan hilang
  • Sakit kepala, pusing, atau mengantuk
  • Merasa tidak nyaman
Namun, efek samping tersebut tergolong ringan dan biasanya dapat membaik sendiri dalam waktu sekitar 2 hari.

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan Pneumonia Vaccination (PCV)?

Berikut ini adalah beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum menjalani Pneumonia Vaccination (PCV) :
  • Konsultasikan kepada dokter tentang riwayat alergi yang dimiliki
  • Konsultasikan kepada dokter apabila sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan
  • Konsultasikan pada dokter apabila sedang mengkonsumsi obat - obatan tertentu termasuk suplemen atau produk herbal
  • Vaksin PCV juga perlu diwaspadai pada orang yang memiliki riwayat alergi atau reaksi anafilaktik terhadap vaksin
  • Segera pergi kedokter apabila merasakan efek samping yang berlebihan setelah melakukan vaksin

Bagaimana Pneumonia Vaccination (PCV) dilakukan?

 Adapun tata cara pemberian Pneumonia Vaccination (PCV) adalah sebagai berikut :
  • Penyuntikan hanya dapat dilakukan oleh tega kesehatan profesional baik Dokter maupun Perawat
  • Sebelum digunakan, kocok vial atau prefilled syringe hingga terbentuk suspensi homogen
  • Dokter atau perawat akan membersihkan area penyuntikan dengan cairan antiseptik, guna menghindari infeksi
  • Penyuntikan dilakukan secara subkutan di area lengan atas
  • Satu dosis berisi 0,5 ml vaksin
  • Jangan melakukan injeksi dengan rute pemberian intravena, subkutan, atau intradermal
  • Sudut kemiringan penyuntikan 45 derajat
  • Setelah vaksin disuntikkan, jarum ditarik keluar, kemudian ambil kapas kering baru lalu ditekan pada bekas suntikan
  • Jika ada perdarahan kapas tetap ditekan pada lokasi suntikan hingga darah berhenti
  • Jika terasa nyeri atau bengkak di area suntik, gunakan kompres dingin
  • Segera periksakan diri ke dokter jika muncul efek samping yang mengganggu dan berlebih