PCR Swab Test COVID-19 (Hasil 1-2 Hari) - Laboratorium Klinik Kimia Farma (Area Jawa Tengah & DI Yogyakarta)

676 melihat
Masa berlaku hingga 31 Desember 2021

Rp 2.500.000
Rp 900.000Hemat 64%

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Beli Promo

Promo Berlaku di
Laboratorium Klinik Kimia Farma Semarang SutomoJalan Dr. Sutomo No. 03, Barusari, Kec. Semarang Sel., Kota Semarang, Jawa Tengah 50245

PCR Swab Test COVID-19 (Hasil 1-2 Hari) di Laboratorium Klinik Kimia Farma (Area Jawa Tengah & DI Yogyakarta)

Laboratorium klinik Kimia Farma menyediakan layanan PCR swab test dengan hasil 1-2 hari dengan harga Rp. 900.000 berlaku untuk di semua cabang di Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Informasi Pemeriksaan

  • Paket yang telah dibeli tidak dapat dikembalikan (non-refundable)
  • Setelah menyelesaikan pembayaran, Anda akan mendapatkan voucher untuk ditukarkan di hadapan petugas Faskes saat akan melakukan pemeriksaan
  • Voucher berlaku 2 (dua) minggu setelah pembelian
  • Silahkan melakukan booking terlebih dahulu untuk mendapat slot pemeriksaan di faskes terkait
  • Waktu pemeriksaan menyesuaikan dengan ketentuan masing-masing cabang/outlet Lab Klinik Kimia Farma
  • Waktu pemeriksaan setiap hari Senin - Sabtu pukul 08:00 - 16:00 WIB
  • Hasil pemeriksaan akan keluar dalam 1-2 hari kerja setelah pengambilan sampel
  • Hasil pemeriksaan akan dikirimkan melalui email atau dapat diambil di cabang terkait
  • Tidak ada batasan usia tertentu

Mengapa Perlu Melakukan Swab PCR Test COVID-19?

Sampel yang di gunakan pada pemeriksaan PCR swab test yaitu spesimen lendir yang di ambil di bagian hidung ataupun tenggorokan menggunakan metode PCR. Metode  yang paling akurat dalam mendeteksi virus SARS-COV2. Pemeriksaan ini merupakan diagnosa pasti seseorang terinfeksi COVID-19.

Informasi Penting

Jika hasil PCR positif, ini menandakan pasien positif menderita infeksi COVID-19. Pasien akan diisolasi di ruangan khusus guna mendapat perawatan medis di rumah sakit. Berikut penjelasannya: OTG dan ODP wajib melakukan karantina mandiri di rumah, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), dan physical distancing. Pasien bisa menghubungi layanan kesehatan online jika butuh konsultasi dengan dokter. PDP dengan gejala ringan harus menjalani karantina mandiri di rumah. PDP yang mengalami gejala sedang harus melakukan karantina diri di rumah sakit darurat. PDP dengan gejala yang makin parah, wajib melakukan isolasi di rumah sakit rujukan corona.

Yang Harus Diperhatikan

Pastikan Anda dalam keadaan sehat pada saat pemeriksaan dan tetap patuhi protokol kesehatan.

Bagaimana Prosedur Dilakukan?

Teknik swab dapat dilakukan melalui nasofaring (hidung) dan orofaring (mulut). Tenaga medis akan memasukkan alat swab yang berbentuk seperti cotton bud, namun dengan ukuran yang jauh lebih panjang.
  • Prosedur pengambilan sampel melalui nasofaring dilakukan dengan cara memasukkan dan menyapukan alat swab ke dalam lubang hidung hingga mencapai pangkal hidung selama beberapa detik untuk menyerap cairan atau lendir yang terdapat di area tersebut.
  • Prosedur pengambilan sampel melalui orofaring dilakukan dengan cara memasukkan dan menyapukan alat swab ke dalam mulut tanpa menyentuh lidah hingga ke belakang tenggorokanselama beberapa detik untuk menyerap cairan atau lendir yang terdapat di area tersebut.
Setelah selesai, alat swab akan langsung dimasukkan ke tabung dalam wadah khusus dan ditutup untuk selanjutnya dikirim ke laboratorium untuk diperiksa menggunakan teknik PCR.