Swab PCR Test COVID-19 (Hasil 2 Hari) - Laboratorium Klinik Kimia Farma (Jabodetabek)

4170 melihat
Masa berlaku hingga 31 Desember 2022

Rp 495.000
Rp 275.000Hemat 44%

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Beli Promo

Promo Berlaku diLihat semua lokasi
Laboratorium Klinik Kimia Farma Gading SerpongJalan Gading Serpong Boulevard No. 02, Jalan Boulevard Raya Graha Emerald M05/08, Curug Sangereng, Kec. Kelapa Dua, Tangerang, Banten 15810
Laboratorium Klinik Kimia Farma PamulangJalan Siliwangi No. 8, Pamulang Barat, Kec. Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten 15417
Laboratorium Klinik Kimia Farma Kebayoran LamaJalan Kebayoran Lama No. 50, RT.1/RW.1, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.1/RW.1, Grogol Selatan, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Swab PCR Test COVID-19 (Hasil 2 Hari) di Laboratorium Klinik Kimia Farma (Area Jabodetabek)

Laboratorium klinik Kimia Farma menyediakan layanan swab PCR test dengan hasil 2 hari dengan harga Rp 275.000,00 berlaku untuk di semua cabang di Jabodetabek.

Informasi Pemeriksaan

  • Paket swab PCR yang telah dibeli tidak dapat dikembalikan (non-refundable)
  • Setelah menyelesaikan pembayaran, Anda akan mendapatkan voucher untuk ditukarkan di hadapan petugas Faskes saat akan melakukan pemeriksaan
  • Voucher PCR test berlaku 2 (dua) minggu setelah pembelian
  • Silahkan melakukan booking terlebih dahulu untuk mendapat slot pemeriksaan di faskes terkait
  • Waktu pemeriksaan tes PCR menyesuaikan dengan ketentuan masing-masing cabang/outlet Lab Klinik Kimia Farma
  • Waktu pemeriksaan tes covid ini berlaku setiap hari Senin - Sabtu pukul 08:00 - 16:00 WIB
  • Hasil pemeriksaan akan keluar 2 hari kerja setelah pengambilan sampel
  • Hasil pemeriksaan akan dikirimkan melalui email atau dapat diambil di cabang terkait
  • Tidak ada batasan usia tertentu untuk melakukan PCR test

Mengapa perlu melakukan swab PCR test COVID-19?

Sampel yang di gunakan pada pemeriksaan swab yaitu spesimen lendir menggunakan metode PCR. Metode  yang paling akurat dalam mendeteksi virus SARS-COV2. Pemeriksaan ini merupakan diagnosa pasti seseorang terinfeksi COVID-19.Pemeriksaan Swab RT-PCR (Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction) atau yang sering disebut dengan Swab PCR merupakan jenis pemeriksaan yang memiliki tujuan untuk menegakkan diagnosa dari penyakit COVID-19. Pemeriksaan Swab PCR ini berbeda dengan pemeriksaan rapid test. Rapid test merupakan jenis pemeriksaan screening antibodi dengan sampel darah. Apabila hasil pemeriksaan rapid test Anda menunjukkan hasil yang reaktif, maka untuk menegakkan diagnosa maka pasien dianjurkan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan dengan pemeriksaan Swab PCR. Selama masa menunggu hasil pemeriksaan Swab PCR keluar, Anda dianjurkan untuk tetap melakukan isolasi mandiri.

Informasi penting mengenai swab PCR test COVID-19

Jika hasil PCR positif, ini menandakan pasien positif menderita infeksi COVID-19. Pasien akan diisolasi di ruangan khusus guna mendapat perawatan medis di rumah sakit. Swab PCR dapat dianjurkan untuk semua orang yang pernah terpapar COVID-19. Berikut contohnya:
  • Anda yang mengalami gejala sejenis flu, khususnya demam 38 derajat Celcius ke atas dan batuk.
  • Orang tanpa gejala (OTG), tapi pernah terpapar COVID-19 (seperti melakukan kontak minimal tujuh hari dengan pasien positif corona) atau menjalani pemeriksaan medis di rumah sakit.
  • Anda yang memiliki risiko tertular dari penderita seperti petugas kesehatan.
  • Anda yang dalam pemantauan (ODP).
  • Anda yang dalam pengawasan (PDP).
  • Orang dengan penyakit penyerta (komorbid), terutama bagi yang tinggal di zona merah COVID-19. Beberapa jenis komorbid meliputi gangguan paru, penyakit jantung, masalah ginjal, gangguan hati, diabetes, kelainan darah, dan lain-lain. Kalangan orang ini lebih berisiko untuk mengalami komplikasi bila terkena COVID-19
  • Pasien yang sedang menjalani rawat inap di rumah sakit, terutama lansia dan pasien dengan penyakit penyerta.
  • Anda yang memiliki profesi yang mengharuskannya melakukan kontak dengan orang banyak. Contohnya, polisi, TNI, sopir kendaraan umum, pengemudi ojek (online maupun pangkalan), petugas bandara, kurir, pejabat publik, dan sebagainya.

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan swab PCR test COVID-19

Tidak ada persiapan khusus yang perlu dilakukan sebelum menjalani rapid swab corona. Anda hanya perlu mengenakan masker serta perlengkapan keamanan lainnya agar terhindar dari penularan serta tidak menyebarkan virus pada orang lain. Pastikan Anda dalam keadaan sehat pada saat pemeriksaan dan tetap patuhi protokol kesehatan. 

Bagaimana prosedur swab PCR test COVID-19 dilakukan?

Pemeriksaan swab PCR menggunakan sampel lendir yang dapat diambil melalui hidung (nasofaring) atau mulut (orofaring). Hasil pemeriksaan swab PCR ini akan menunjukkan keberadaan virus SARS-CoV-2 penyebab penyakit Covid-19 di dalam tubuh pasien.Tahapan prosedur pemeriksaan swab PCR ini yaitu, alat swab/dacron yang akan diusapkan ke area belakang hidung/ nasofaring untuk memperoleh sampel cairan atau lendir yang ada di area ini. Kemudian sampel lendir yang diambil akan di analisa menggunakan teknis PCR di Laboratorium Klinik CITO.Virus penyebab COVID-19 merupakan virus RNA, deteksi virus ini dengan tes PCR akan dimulai dengan proses konversi (perubahan) RNA yang ditemukan di sampel menjadi DNA.Proses mengubah RNA virus menjadi DNA dilakukan dengan enzim reverse-transcriptase, sehingga di sebut dengan Reverse-Transcriptase Polymerase Chain Reaction (RT-PCR).Setelah RNA diubah menjadi DNA, barulah alat PCR akan melakukan amplifikasi atau perbanyakan materi genetik ini sehingga bisa terdeteksi. Jika alat  PCR mendeteksi RNA virus Corona di sampel nasofaring yang diperiksa, maka hasilnya dikatakan positif.Lalu saat selesai, alat swab akan langsung dimasukkan ke tabung dalam wadah khusus dan ditutup untuk selanjutnya dikirim ke laboratorium untuk diperiksa menggunakan teknik PCR.