PCR Swab Test COVID-19 (H+2) - Laboratorium Ultra Medica Semarang

141 melihat
Masa berlaku hingga 31 Desember 2021

Mulai dari
Rp 900.000

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Booking Sekarang

Promo Berlaku di
Laboratorium Klinik Ultra Medica SemarangJalan Ronggolawe Timur No. 83, RT.06/RW.03, Karangayu, Kec. Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah 50149

PCR Swab Test COVID 19

Laboratorium Klinik Ultra Medica Semarang menyediakan Paket PCR Swab Test dengan harga Rp 900.000,-

Informasi penting mengenai PCR Swab Test COVID-19

  • Promo ini berlaku pada jam operasional pada hari Senin - Jumat, Pukul 06.30.00 - 19.00 WIB, Sabtu, Pukul 06.30.00 - 17.00 WIB
  • Promo ini termasuk hasil PCR Test, Konsultasi hasil dengan dokter umum dari pukul 9.00 sampai pukul 14.00 dan Surat keterangan Dokter
  • Hasil akan keluar dalam 2 hari kerja, akan diinformasikan melalui hardcopy/email
  • Pembayaran dapat dilakukan melalui tunai, debit, kredit, asuransi swasta (tergantung asuransi masing-masing)
  • Mohon untuk melakukan reservasi terlebih dahulu maksimal H-1 sebelum kedatangan pasien
Jika Anda berminat dengan promo ini, silahkan melakukan pendaftaran atau booking dengan klik tombol "Beli Sekarang" di bawah ini atau melalui layanan Customer Care SehatQ (021) 3199 0388 dan WhatsApp +62 812-8858-8167

Mengapa Anda membutuhkan PCR Swab Test COVID-19?

Selain swab test corona, jenis tes deteksi infeksi virus corona lainnya adalah tes cepat atau rapid test corona yang menggunakan sampel darah. Namun pasien dengan hasil tes cepat yang positif perlu menjalani pemeriksaan PCR agar diagnosis bisa dipastikan. Oleh karena itu, tes cepat antibodi menjadi tes skrining awal dan pemeriksaan PCR tetap menjadi tes konfirmasi.

Bagaimana PCR Swab Test COVID-19 dilakukan?

Pada paket screening Covid-19 ini, sampel yang biasa digunakan adalah apus tenggorok di belakang hidung (nasofaring) atau belakang mulut (orofaring). Swab test corona dengan sampel nasofaring lebih direkomendasikan. Sementara sampel orofaring diambil sebagai alternatif.

1. Prosedur swab test corona lewat hidung

  • Pasien akan diminta untuk meniup napas melalui hidung guna memastikan tidak ada sumbatan.
  • Pasien akan diminta sedikit mendongak
  • Alat swab berbentuk cotton bud dengan tangkai panjang akan dimasukkan ke dalam lubang hidung pasien hingga mencapai bagian belakang hidung.
  • Dokter akan mengambil sampel dengan cara menyapukan dan memutar alat swab tersebut selama beberapa detik.

2. Prosedur swab test corona lewat tenggorokan

  • Pasien akan diminta membuka mulut lebar-lebar.
  • Dokter akan memasukkan alat swab ke mulut pasien hingga mencapai bagian belakang tenggorokan. Swab tidak boleh menyentuh lidah.
  • Dokter akan mengambil sampel dengan menyapukan dan memutar alat swab tersebut selama beberapa detik.
Setelah selesai, alat swab akan dimasukkan ke dalam tabung khusus dan dikirim ke laboratorium untuk dilakukan PCR. Paket Screening Covid-19 corona mungkin akan terasa tidak nyaman bagi pasien. Namun pasien sebaiknya tetap kooperatif sampai proses pengambilan sampel selesai agar bisa mendapatkan hasil yang akurat.

Apa informasi penting mengenai PCR Swab Test COVID-19?

Paket screening Covid-19 ini corona diperlukan bagi:
  • Orang dalam pemantauan (ODP)
  • Pasien dalam pengawasan (PDP)
  • Orang yang memiliki kontak erat dengan pasien COVID-19
  • Pasien dengan hasil rapid test yang positif

Seperti apa hasil PCR Swab Test COVID-19?

Hasil swab test corona umumnya akan keluar dalam waktu dua hari. Hasilnya bisa berupa:
  • Positif

Hasil positif menandakan adanya infeksi virus corona. Bila Anda memiliki hasil ini dari laboratorium regional, konfirmasi ulang akan dilakukan oleh Laboratorium Pusat Penyakit Infeksi Prof. Dr. Oemijati – Puslitbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan.
  • Negatif

Hasil negatif menandakan bahwa tidak adanya infeksi virus corona. Namun hasil tes pemeriksaan negatif pada sampel tunggal, terutama yang berasal dari hidung dan tenggorokan, belum tentu mengindikasikan ketiadaan infeksi.Karena itu, swab test corona tidak hanya cukup dijalani satu kali. Pengulangan tes ini tetap perlu dilakukan sesuai dengan anjuran dari dokter maupun tenaga medis.