Paket Premarital Ultimate Wanita - Eka Hospital

206 melihat
Masa berlaku hingga 31 Desember 2021

Mulai dari
Rp 3.499.000

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Beli Promo

Promo Berlaku diLihat semua lokasi
Eka Hospital BSDCentral Business District (CBD) Lot IXJalan Boulevard BSD Timur
Eka Hospital PekanbaruJalan Ir. Soekarno Hatta KM 6-5
Eka Hospital BekasiJalan Harapan Indah BoulevardKota Harapan Indah Blok I2-9 No. 9

Paket Premarital Ultimate Wanita di Eka Hospital

Lakukan pemeriksaan kesehatan pra-nikah di Eka Hospital BSD, Bekasi, Pekanbaru dan Cibubur. Paket pemeriksaan meliputi :
  • Konsultasi dengan dokter umum
  • Hematologi lengkap
  • Golongan darah ABO Rhesus
  • HB Elektrofosis
  • Urine lengkap
  • Anti HBS
  • HBSAG
  • Anti HCV Total
  • VDRL/RPR
  • Anti HSV 2 IGM
  • Anti Toxoplasma IGM
  • Anti Rubella IGM
  • Anti CMV IGM
  • X-Ray & EKG

Informasi Pemeriksaan

  • Paket yang telah dibeli tidak dapat dikembalikan (non-refundable)
  • Setelah menyelesaikan pembayaran, Anda akan mendapatkan voucher untuk ditukarkan di hadapan petugas Faskes saat akan melakukan pemeriksaan
  • Voucher berlaku 1 (satu) bulan setelah pembelian
  • Silahkan melakukan booking terlebih dahulu untuk mendapat slot pemeriksaan di faskes terkait
  • Customer Care SehatQ akan menghubungi Anda untuk membantu proses pendaftaran/booking jadwal pemeriksaan
  • Waktu pemeriksaan di Eka Hospital BSD, Bekasi, Cibubur, setiap hari Senin - Minggu pukul 08:00 - 13:00 WIB dan Eka Hospital Pekanbaru setiap hari Senin - Minggu pukul 07:00 - 21:00 WIB

Mengapa Anda membutuhkan medical check up premarital?

Pernikahan merupakan suatu momen yang sangat istimewa. Setiap pasangan yang akan melangsungkan pernikahan pasti harus  mempersiapkan segala keperluan hari bersejarah tersebut dari jauh-jauh hari. Satu hal yang tak bisa luput dari persiapan penikahan adalah pmeriksaan kesehatan pra-nikah. Sebagai calon pasangan yang akan melangsungkan pernikahan mendambakan pernikahan yang sehat. Pernikahan ini diartikan sebagai perkawinan yang telah mempertimbangkan dan memperhatikan aspek kesehatan psikis, seksual, serta sosial, agar keluarga yang dibangun sehat dan bahagia.Check-up premarital atau pranikah check-up adalah pemeriksaan laboratorium yang dipersiapkan untuk memastikan status kesehatan kedua calon mempelai. Hal ini dilakukan untuk mendeteksi adanya penyakit menular, menahun, atau diturunkan yang dapat memengaruhi kesuburan pasangan maupun kesehatan janin.Premarital check-up idealnya dilakukan 3 sampai 6 bulan sebelum pernikahan dilakukan, supaya memiliki waktu yang cukup untuk menangani masalah kesehatan yang mungkin ditemukan. Tidak hanya itu, premarital check-up sangat dibutuhkan supaya kedua calon mempelai bisa mempersiapkan kehadiran buah hati dengan baik, sehingga menghindari penyakit yang nantinya diturunkan kepada buah hati.

Apa informasi penting mengenai medical check up premarital?

Pemeriksaan kesehatan pra-nikah bisa dilakukan kapanpun, namun waktu yang baik yaitu 3-6 bulan sebelum melakukan pernikahan, sehingga jika ditemukan masalah kesehatan bisa segera dilakukan tindakan pengobatan pada calon mempelai agar risiko yang mungkin timbul (baik terhadap pasangan maupun calon anak kelak).  Alasan kenapa tes kesehatan pra nikah sangatlah penting yaitu :
  • Membatasi penyebaran penyakit menular seksual, seperti hepatitis B dan C, serta HIV/AIDS
  • Mencegah penyakit gangguan darah yang muncul akibat masalah genetik, contohnya anemia sel sabit dan thalasemia
  • Menghindari masalah sosial dan psikologis yang mungkin muncul apabila kondisi atau penyakit tertentu ditularkan kepada anak
  • Mengurangi beban keuangan pasangan, yang mungkin mengalami masalah saat merawat anak dengan kondisi medis tertentu
Penyakit keturunan bisa dicegah jika diketahui sejak dini. Oleh karena itu, para calon pasangan yang akan menikah perlu melakukan tes kesehatan pra-nikah atau premarital check-up supaya masing-masing dari calon pasangan bisa mengetahui kondisi kesehatannya.Ada beberapa penyakit kelainan genetik yang dapat diwariskan orang tua terhadap anak, yaitu:
  • Diabetes Melitus , merupakan penyakit yang umum diketahui, bahwa diabetes melitus merupakan kondisi di mana tingginya kadar gula dalam darah akibat insulin yang tidak bisa bekerja dengan normal.
  • Thalasemia, merupakan penyakit genetik di mana sel darah merah mudah rusak atau usianya lebih pendek dari sel darah merah normal, sehingga mereka mengalami anemia dan memerlukan transfusi darah seumur hidupnya.
  • Hepatitis B, hepatitis disebabkan oleh virus yang menyerang hati dan dapat menyebabkan peradangan, pembengkakan dan kerusakan pada sel-sel dan fungsi organ hati.

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan medical check up premarital?

Penyakit keturunan bisa dicegah jika diketahui sejak dini. Maka dari itu, para calon pasangan yang akan menikah perlu melakukan pemeriksaan kesehatan pranikah atau premarital check-up supaya masing-masing dari calon pasangan bisa mengetahui kondisi kesehatannya. Berikut merupakan beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan cek kesehatancheck up pra-nikah :
  • Informasikan riwayat kesehatan, termasuk obat-obatan yang sedang digunakan.
  • Istirahat yang cukup sebelum melakukan pemeriksaan
  • Hindari olahraga atau aktivitas fisik berat
Secara keseluruhan yang akan diperiksa pada check up pra nikah yaitu:
  • Yang berhubungan dengan penyakit hepatitis B,
  • Penyakit keturunan
  • Kencing manis
  • Golongan darah dan Rhesus
  • Ada tidaknya penyakit menular sexual

Bagaimana medical check up dilakukan premarital?

Serangkaian pemeriksaan yang akan dijalani oleh calon suami dan istri. Menurut Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan Indonesia, berikut beberapa jenis tes kesehatan pra nikah yang dianjurkan:
  • Tes golongan darah dan rhesus. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui kecocokan rhesus dan efeknya terhadap ibu dan bayi. Jika calon pasangan mempunyai rhesus yang berbeda, kemungkinan ibu akan mengandung anak dengan rhesus yang berbeda. Kondisi ini perlu dikhawatirkan karena bisa mengakibatkan bayi terkena penyakit kuning, anemia atau bahkan keguguran janin
  • Pemeriksaan penyakit menular seksual. Pemeriksaan ini terdiri dari pemeriksaan VDRL/RPR untuk mendeteksi ada penyakit sifilis atau tidak. Selain itu dilakukan juga pemeriksaan HbSAg untuk mendeteksi penyakit hepatitis B dan pemeriksaan anti HIV untuk mendeteksi penyakit HIV. 
  • Tes Hematologi. Tes ini bertujuan untuk mengetahui apakah terjadi kelainan pada jumlah sel darah atau tidak.
  • Tes Urine. Tes ini bertujuan untuk memeriksa apakah terdapat infeksi saluran kemih dan kelainan ginjal. Pemeriksaan ini bertujuan mengetahui apakah pasien dan pasangan menderita penyakit sistemik atau metabolisme tertentu.
  • Anti-Rubella IgG, Anti-Toxoplasma IgG, dan Anti-CMV IgG. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kekebalan terhadap paparan rubella, toksoplasma, dan cytomegalovirus.
  • HBsAg. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kemungkinan terinfeksi virus Hepatitis B.
  • VDRL/RPR. Pemeriksaan dilakukan untuk mendeteksi ada tidaknya sifilis yang dapat ditularkan kepada pasangan.

Profil Faskes

Visi Eka Hospital yaitu Menjadi Jaringan Penyedia Layanan Kesehatan Terdepan di Asia Pasifik.Misi Eka Hospital yaitu :
  • Mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pasien
  • Menerapkan standar layanan medis yang terbaik
  • Menyediakan layanan kesehatan terpadu
  • Melayani dengan tulus dan sepenuh hati
  • Aktif mempromosikan hidup sehat