Paket Medical Check Up (MCU) Prioritas Wanita - Laboratorium Klinik IBL Semarang

150 melihat
Masa berlaku hingga 31 Desember 2021

Mulai dari
Rp 2.478.000

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Beli Promo

Promo Berlaku di
Laboratorium Klinik IBLJalan Tentara Pelajar No.16, Lamper Kidul, Kec. Semarang Selatan, Kota Semarang, Jawa Tengah 50256

Paket Medical Check Up (MCU) Prioritas Wanita di Laboratorium Klinik IBL Semarang

Lakukan cek kesehatan Anda denga Medical Check Up di Laboratorium Klinik IBL - Semarang seharga Rp 2.478.000,- pemeriksaan ini meliputi : ECG, Foto Throax, USG, Papsmear, Darah Lengkap, Tredmill, Urine Lengkap, SGOT, SGPT, GGT, Konsultasi Dokter, Pemeriksaan Dokter, Glukosa Puasa, Glukosa Puasa 2 Jam PP, Cholestrol Total, HDL Cholestrol, LDL Cholestrol, Trigliserida, Ureum, Creatinin, Asam Urat, HbsAg.

Informasi Pemeriksaan

  • Paket yang telah dibeli tidak dapat dikembalikan (non-refundable)
  • Setelah menyelesaikan pembayaran, Anda akan mendapatkan voucher untuk ditukarkan di hadapan petugas Faskes saat akan melakukan pemeriksaan
  • Voucher berlaku 1 (satu) bulan setelah pembelian
  • Silahkan melakukan booking terlebih dahulu untuk mendapat slot pemeriksaan di faskes terkait
  • Waktu pemeriksaan setiap hari Senin - Sabtu pukul 07:00 - 19:00 WIB dan Minggu pukul 07:00 - 13:00 WIB (Hari Libur Nasional Tutup)
  • Tindakan dilakukan oleh perawat profesional
  • Hasil pemeriksaan akan keluar 2x24 jam setelah pengambilan sampel
  • Hasil pemeriksaan akan dikirimkan melalui email atau dapat diambil di lokasi terkait

Mengapa Anda membutuhkan Medical Check Up?

Medical Check Up atau pemeriksaan kesehatan merupakan suatu usaha preventif dalam bidang kesehatan untuk tujuan pencegahan dan menemukan penyakit secara dini. MCU dianjurkan untuk mereka yang berusia lebih dari 35 tahun dengan keluhan sakit ataupun tanpa keluhan sakit, setahun sekali.Pemeriksaan kesehatan atau medical check up, berguna untuk memeriksa kondisi kesehatan pasien secara menyeluruh. Pemeriksaan kesehatan ini bisa dilakukan oleh dokter ataupun dengan perawat. Medical check up bisa membantu pasien mengetahui kondisi kesehatan diri sendiri. Karena dalam proses pemeriksaan kesehatan ini, pasien bisa berdiskusi dengan dokter atau perawat, mengenai gangguan kesehatan yang sedang dialami.Terdapat beberapa jenis pemeriksaan dalam medical check up (MCU). Tergantung dari usia, riwayat medis, atau riwayat keluarga, dokter akan merekomendasikan prosedur tes tambahan. Mencegah suatu penyakit lebih baik daripada mengobatinya. Maka dari itu medical check up rutin sangat penting untuk dilakukan.

Apa informasi penting mengenai Medical Check Up?

Tujuan dilakukannya MCU  atau tes kesehatan yaitu untuk menentukan kondisi kesehatan pasien secara menyeluruh. Pada pemeriksaan ini, pasien juga bilang langsung berkonsultasi terkait nyeri atau gejala lain yang sedang dialami oleh pasien.Pemeriksaan kesehatan disarankan untuk dilakukan dalam setahun sekali, terutama untuk usia di atas 50 tahun. Tujuannya meliputi:
  • Sebagai skrining rutin untuk membantu dokter dalam mengobati penyakit sebelum menjadi parah
  • Memeriksa kadar kolesterol, tekanan darah, dan kadar gula darah yang bisa saja tidak bergejala meskipun kadarnya tinggi
  • Memantau perkembangan penyakit yang dialami oleh pasien
  • Memperbaharui vaksin yang dibutuhkan
  • Memastikan pasien menerapkan pola makan yang sehat dan rutin berolahraga
  • Memeriksa kemungkinan penyakit supaya dapat diobati sejak dini
  • Mengidentifikasi masalah yang mungkin menjadi gangguan medis di masa depan
Pada pasien wanita, dokter akan melakukan pemeriksaan pada payudara dan panggul. Dokter juga melihat ada tidaknya kelainan di payudara dan puting pasien, serta menekan area payudara. Dokter juga mengecek kondisi kelenjar getah bening dengan meraba ketiak, untuk mendeteksi ada tidaknya benjolan.Organ dalam panggul pasien wanita pun tidak luput dari pemeriksaan. Mulai dari vagina, vulva, leher rahim (serviks), ovarium, hingga rahim. Langkah ini tujuannya untuk mendeteksi ada tidaknya penyakit menular seksual atau gangguan kesehatan lain. Sementara tes Pap smear atau HPV bisa dilakukan sebagai langkah skrining kanker serviks.

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan medical check up?

Sebelum Anda melakukan medical check up pasien harus mempersiapkan hal-hal berikut. Pasien juga dianjurkan untuk mengenakan pakaian yang nyaman dan tidak memakai perhiasan atau make up secara berlebihan. 
  • Riwayat medis dan operasi
  • Hasil pemeriksaan kesehatan yang pernah dilakukan
  • Kunjungan dokter sebelumnya
  • Alat medis yang terpasang di tubuh pasien, contohnya alat pacu jantung atau defibrilator
  • Daftar gejala atau nyeri yang pernah atau sedang dirasakan
  • Pertanyaan lain terkait kesehatan yang belum terjawab
  • Daftar obat-obatan yang sedang dikonsumsi, termasuk obat bebas, vitamin, suplemen, serta obat herbal
Cek kesehatan ini bertujuan untuk mendeteksi potensi diabetes di dalam tubuh pasien. Sebelum melakukan medical check-up ini, pasien akan terlebih dahulu diminta untuk berpuasa selama 8 jam.Selain itu pasien juga harus mempersiapkan hal-hal berikut sebelum melakukan MCU :
  • Perbanyak minum air putih
  • Hindari makanan yang bisa menyebabkan kolestrol
  • Konsumsi buah-buahan, sayur, dan karbohidrat
  • Istirahat yang cukup dan teratur melakukan tes
  • Berolahraga
  • Tidak mengkonsumsi obat-obatan dan alkohol
  • Tidak merokok

Bagaimana medical check up dilakukan?

Pada pemeriksaan ini dokter akan mengecek :
  • Wawancara Riwayat Kesehatan. Tahapan pertama yang dilakukan dengan menanyakan beberapa kondisi umum, penyakit, dan operasi yang pernah dijalani dan juga obat-obatan yang dikonsumsi. Kemudian, dokter melanjutkannya dengan pertanyaan tentang pola hidup, seperti kebiasaan merokok, pola makan, dan olahraga. Dokter juga menanyakan tentang riwayat penyakit tertentu seperti penyakit bawaan dari keluarga, seperti diabetes mellitus, serangan jantung, atau kanker.
  • Pemeriksaan Fisik Menyeluruh. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan secara menyeluruh. Beberapa pemeriksaan tersebut, meliputi pengukuran tekanan darah, detak jantung, denyut nadi,  dan refleks saraf. Dengan pemeriksaan  fisik ini, dokter bisa mengetahui tanda-tanda penyakit yang bisa saja terjadi.
  • Pemeriksaan Pendukung. Selain pemeriksaan fisik, dokter juga merujuk untuk melakukan tes darah dan tes urine di laboratorium. Pemeriksaan darah dan urine ini bertujuan untuk mendeteksi kemungkinan gangguan metabolik, seperti diabetes mellitus atau penyakit ginjal. 
  • Tahapan Akhir. Setelah menjalani semua tes, maka diakhiri wawancara akhir yang mana dokter memberikan saran kesehatan terkait hasil pemeriksaan.