Paket Medical Check Up (MCU) Prioritas Pria - Laboratorium Klinik IBL Semarang

319 melihat
Masa berlaku hingga 31 Desember 2021

Mulai dari
Rp 2.318.000

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Beli Promo

Promo Berlaku di
Laboratorium Klinik IBLJalan Tentara Pelajar No.16, Lamper Kidul, Kec. Semarang Selatan, Kota Semarang, Jawa Tengah 50256

Paket Medical Check Up (MCU) Prioritas Pria di Laboratorium Klinik IBL Semarang

Lakukan cek kesehatan Anda denga Medical Check Up di Laboratorium Klinik IBL - Semarang seharga Rp 2.318.000,- pemeriksaan ini meliputi : ECG, Foto Throax, Darah Lengkap, Treadmill, Urine Lengkap, SGOT, SGPT, GGT, Konsultasi Dokter, Pemeriksaan Dokter, Glukosa Puasa, Glukosa Puasa 2 Jam PP, Cholestrol Total, HDL Cholestrol, LDL Cholestrol, Trigliserida, Ureum, Creatinin, Asam Urat, HbsAg

Informasi Pemeriksaan

  • Paket yang telah dibeli tidak dapat dikembalikan (non-refundable)
  • Setelah menyelesaikan pembayaran, Anda akan mendapatkan voucher untuk ditukarkan di hadapan petugas Faskes saat akan melakukan pemeriksaan
  • Voucher berlaku 1 (satu) bulan setelah pembelian
  • Silahkan melakukan booking terlebih dahulu untuk mendapat slot pemeriksaan di faskes terkait
  • Waktu pemeriksaan setiap hari Senin - Sabtu pukul 07:00 - 19:00 WIB dan Minggu pukul 07:00 - 13:00 WIB (Hari Libur Nasional Tutup)
  • Tindakan dilakukan oleh perawat profesional
  • Hasil pemeriksaan akan keluar 2x24 jam setelah pengambilan sampel
  • Hasil pemeriksaan akan dikirimkan melalui email atau dapat diambil di lokasi terkait

Mengapa Anda membutuhkan Medical Check Up?

Medical Check Up atau General Check Up merupakan suatu usaha preventif dalam bidang kesehatan untuk tujuan pencegahan dan menemukan penyakit secara dini. MCU dianjurkan untuk mereka yang berusia lebih dari 35 tahun dengan keluhan sakit ataupun tanpa keluhan sakit, setahun sekali. Tujuan medical check up  sendiri pada umumnya untuk mendeteksi dini penyakit jika ada masalah kesehatan yang tersembunyi yang belum menunjukkan gejala, terutama penyakit-penyakit kardiovaskular, penyakit ginjal, penyakit liver dan diabetes mellitus.Untuk deteksi dini terhadap adanya gangguan kesehatan dengan pemeriksaan medical check-up teratur suapaya bisa dilakukan lagkah-langkah dengan melakukan terapi pengobatan dini atau pengaturan pola hidup sehat. Terdapat beberapa jenis pemeriksaan dalam medical check up (MCU). Tergantung dari usia, riwayat medis, atau riwayat keluarga, dokter akan merekomendasikan prosedur tes tambahan. Mencegah suatu penyakit lebih baik daripada mengobatinya. Maka dari itu medical check up rutin sangat penting untuk dilakukan.Menurut ahli dari Center for Disease Control and Prevention (CDC), Amerika Serikat (AS), medical check up ada baiknya dilakukan setahun sekali. Misalnya, di akhir tahun atau awal tahun supaya tenggang waktunya mudah diingat. Selain itu, medical check up sebaiknya dilakukan ketika  seseorang sudah memasuki usia 18 tahun ke atas.

Apa informasi penting mengenai Medical Check Up?

Tujuan dilakukannya MCU yaitu untuk menentukan kondisi kesehatan pasien secara menyeluruh. Pada pemeriksaan ini, pasien juga bilang langsung berkonsultasi terkait nyeri atau gejala lain yang sedang dialami oleh pasien.Pemeriksaan kesehatan disarankan untuk dilakukan dalam setahun sekali, terutama untuk usia di atas 50 tahun. Tujuannya meliputi:
  • Sebagai skrining rutin untuk membantu dokter dalam mengobati penyakit sebelum menjadi parah
  • Memeriksa kadar kolesterol, tekanan darah, dan kadar gula darah yang bisa saja tidak bergejala meskipun kadarnya tinggi
  • Memantau perkembangan penyakit yang dialami oleh pasien
  • Memeriksa kemungkinan penyakit supaya dapat diobati sejak dini
  • Mengidentifikasi masalah yang mungkin menjadi gangguan medis di masa depan
  • Memperbaharui vaksin yang dibutuhkan
  • Memastikan pasien menerapkan pola makan yang sehat dan rutin berolahraga

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan medical check up?

Sebelum Anda melakukan medical check up pasien harus mempersiapkan hal-hal berikut. Pasien juga dianjurkan untuk mengenakan pakaian yang nyaman dan tidak memakai perhiasan atau make up secara berlebihan. 
  • Riwayat medis dan operasi
  • Hasil pemeriksaan kesehatan yang pernah dilakukan
  • Kunjungan dokter sebelumnya
  • Alat medis yang terpasang di tubuh pasien, contohnya alat pacu jantung atau defibrilator
  • Daftar gejala atau nyeri yang pernah atau sedang dirasakan
  • Pertanyaan lain terkait kesehatan yang belum terjawab
  • Daftar obat-obatan yang sedang dikonsumsi, termasuk obat bebas, vitamin, suplemen, serta obat herbal
Cek kesehatan ini bertujuan untuk mendeteksi potensi diabetes di dalam tubuh pasien. Sebelum melakukan medical check-up ini, pasien akan terlebih dahulu diminta untuk berpuasa selama 8 jam.Selain itu pasien juga harus mempersiapkan hal-hal berikut sebelum melakukan MCU :
  • Perbanyak minum air putih
  • Istirahat yang cukup dan teratur melakukan tes
  • Berolahraga
  • Tidak mengkonsumsi obat-obatan dan alkohol
  • Hindari makanan yang bisa menyebabkan kolestrol
  • Konsumsi buah-buahan, sayur, dan karbohidrat
  • Tidak merokok

Bagaimana medical check up dilakukan?

Pada pemeriksaan ini dokter akan mengecek :
  • Wawancara Riwayat Kesehatan. Tahapan pertama yang dilakukan dengan menanyakan beberapa kondisi umum, penyakit, dan operasi yang pernah dijalani dan juga obat-obatan yang dikonsumsi. Kemudian, dokter melanjutkannya dengan pertanyaan tentang pola hidup, seperti kebiasaan merokok, pola makan, dan olahraga. Dokter juga menanyakan tentang riwayat penyakit tertentu seperti penyakit bawaan dari keluarga, seperti diabetes mellitus, serangan jantung, atau kanker.
  • Pemeriksaan Fisik Menyeluruh. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan secara menyeluruh. Beberapa pemeriksaan tersebut, meliputi pengukuran tekanan darah, detak jantung, denyut nadi,  dan refleks saraf. Dengan pemeriksaan  fisik ini, dokter bisa mengetahui tanda-tanda penyakit yang bisa saja terjadi.
  • Pemeriksaan Pendukung. Selain pemeriksaan fisik, dokter juga merujuk untuk melakukan tes darah dan tes urine di laboratorium. Pemeriksaan darah dan urine ini bertujuan untuk mendeteksi kemungkinan gangguan metabolik, seperti diabetes mellitus atau penyakit ginjal. 
  • Tahapan Akhir. Setelah menjalani semua tes, maka diakhiri wawancara akhir yang mana dokter memberikan saran kesehatan terkait hasil pemeriksaan.