Paket C Male Medical Check Up (MCU) - Rumah Indonesia Sehat (RIS) Hospital

54 melihat
Masa berlaku hingga 30 September 2021

Mulai dari
Rp 980.000

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Booking Sekarang

Promo Berlaku di
Rumah Indonesia Sehat (RIS) HospitalJalan Lengkong Gudang Timur Raya No.777, Kec. Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten 15310BSD City

Paket C Male Medical Check Up (MCU) di Rumah Indonesia Sehat (RIS) Hospital

Cek kesehatan di Rumah Indonesia Sehat (RIS) Hospital dengan membeli promo Paket C Male Medical Check Up (MCU) dengan harga Rp. 980.000,- meliputi tindakan :
  • Pemeriksaan dokter umum
  • Pemeriksaan dokter Gigi
  • Dokter Spesialis Bedah
  • Foto Thorax
  • EKG
  • Laboratorium :
    - Hematologi Lengkap
    - Urine Lengkap
    - Fungsi Hati : SGOT,SGPT
    - Fungsi Ginjal : Ureum , Kreatinin
    - Gula Darah Puasa
    - Gula darah 2 Jam PP
    - Profil Lemak : Kolesterol total , LDL , HDL, Triglireseride
    - HbsAg
  • Resume MCU

Informasi Pemeriksaan

  • Waktu pemeriksaan di Rumah Indonesia Sehat (RIS) Hospital Senin - Sabtu pukul 08:00 - 13:00 WIB (Hari Libur Nasional Tutup)
  • Wajib melakukan puasa selama 8-10 jam sebelum pemeriksaan
  • Hanya berlaku untuk pembayaran pribadi (Tunai, Debit, Kredit)
Jika Anda berminat dengan promo ini, silahkan melakukan pendaftaran atau booking dengan klik tombol "Beli Sekarang" di bawah ini atau melalui layanan Customer Care SehatQ (021) 3199 0388 dan WhatsApp +62 812-8858-8167

Mengapa Anda membutuhkan Medical Check Up?

Tujuan dilakukannya cek kesehatan di Rumah Indonesia Sehat (RIS) Hospital yaitu untuk menentukan kondisi kesehatan pasien secara menyeluruh. Pada pemeriksaan ini, pasien juga bisa langsung berkonsultasi terkait nyeri atau gejala lain yang sedang dialami oleh pasien.Pemeriksaan kesehatan disarankan untuk dilakukan dalam setahun sekali, terutama untuk usia di atas 50 tahun. Tujuannya meliputi:
  • Mengidentifikasi masalah yang mungkin menjadi gangguan medis di masa depan
  • Memperbaharui vaksin yang dibutuhkan
  • Memastikan pasien menerapkan pola makan yang sehat dan rutin berolahraga
  • Sebagai skrining rutin untuk membantu dokter dalam mengobati penyakit sebelum menjadi parah
  • Memeriksa kadar kolesterol, tekanan darah, dan kadar gula darah yang bisa saja tidak bergejala meskipun kadarnya tinggi
  • Memantau perkembangan penyakit yang dialami oleh pasien
  • Memeriksa kemungkinan penyakit supaya dapat diobati sejak dini

Apa informasi penting mengenai Medical Check Up?

Terdapat beberapa jenis pemeriksaan dalam medical check up (MCU). Tergantung dari usia, riwayat medis, atau riwayat keluarga, dokter akan merekomendasikan prosedur tes tambahan. Mencegah suatu penyakit lebih baik daripada mengobatinya. Oleh karean itu medical check up rutin sangat penting untuk dilakukan.Menurut ahli dari Center for Disease Control and Prevention (CDC), Amerika Serikat (AS), medical check up ada baiknya dilakukan setahun sekali. Misalnya, di akhir tahun atau awal tahun supaya tenggang waktunya mudah diingat. Selain itu, medical check up sebaiknya dilakukan ketika  seseorang sudah memasuki usia 18 tahun ke atas.

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan Medical Check Up?

Adapun persiapan khusus sebelum melakukan medical check up pasien harus mempersiapkan hal-hal berikut. Pasien juga dianjurkan untuk mengenakan pakaian yang nyaman dan tidak memakai perhiasan atau make up secara berlebihan. 
  • Alat medis yang terpasang di tubuh pasien, contohnya alat pacu jantung atau defibrilator
  • Daftar gejala atau nyeri yang pernah atau sedang dirasakan
  • Riwayat medis dan operasi
  • Hasil pemeriksaan kesehatan yang pernah dilakukan
  • Kunjungan dokter sebelumnya

Bagaimana prosedur Medical Check Up dilakukan?

Langkah-langkah pemeriksaan medical check up paket B di Rumah Indonesia Sehat (RIS) Hospital :
  • Pemeriksaan gigi (pasien akan diminta duduk di kursi gigi dan dokter akan memeriksa gigi, lidah, gusi, dan komponen mulut lainnya secara visual. Prosedur ini merupakan pemeriksaan awal struktus gigi dan mulut pasien)
  • Hematologi lengkap (Tes hematologi lengkap merupakan salah satu pemeriksaan penunjang untuk mendiagnosis penyakit atau memantau hasil pengobatan)
  • Urine lengkap (Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengevaluasi dan mendeteksi berbagai gangguan pada saluran kemih. Contoh penyakit yang bisa dideteksi lewat tes urine adalah infeksi saluran kemih, sakit ginjal, hingga diabetes. Saat melakukan pemeriksaan urine lengkap, pasien akan diminta untuk menampung air kencing dalam wadah khusus)
  • Fungsi Hati (fungsi hati adalah pemeriksaan untuk mengetahui kondisi organ hati. Tes ini dilakukan dengan memeriksa kadar enzim dan protein yang terdapat di dalam sampel darah. Hati memiliki banyak fungsi penting bagi tubuh, antara lain mencerna makanan, memproduksi protein, dan menyimpan energi)
  • Fungsi Ginjal (Pemeriksaan fungsi ginjal adalah adalah prosedur untuk mengetahui seberapa baik organ ginjal bekerja. Pemeriksaan ginjal juga bertujuan untuk mendeteksi gangguan pada organ tersebut. 
  • Gula Darah Puasa (pemeriksaan GDP mewajibkan Anda untuk puasa selama 8 jam sebelum tes. Karena cek gula darah puasa dilakukan pagi hari, maka pasien diminta tidak makan dan minum pada malam hari. Hasil pemeriksaan menunjukkan kurang dari 100 mg/dL, artinya gula darah normal)
  • Kolesterol Total (Tes kolesterol atau disebut juga pemeriksaan profil lipid adalah pemeriksaan medis berupa tes darah untuk mengukur jumlah total zat lemak (kolesterol dan trigliserida) dalam darah. Cek kolesterol berguna untuk menentukan apakah seseorang memiliki kolesterol tinggi atau tidak)
  • HDL/LDL (Hasil pemeriksaan kolesterol yang ideal adalah sebagai berikut: LDL: kurang dari 130 mg/dL (semakin rendah jumlahnya, semakin baik). HDL: lebih dari 60 mg/dL (semakin tinggi jumlahnya, semakin baik). Kolesterol total: kurang dari 200 mg/dL (semakin rendah jumlahnya, semakin baik).
  • Trigliserida (Pemeriksaan trigliserida merupakan pemeriksaan darah yang mengukur konsentrasi trigliserida di dalam darah. Trigliserida adalah salah satu jenis lemak yang ditemukan dalam darah. Saat kita makan, tubuh mengubah kalori yang tidak digunakan dalam bentuk trigliserida yang kemudian disimpan dalam sel lemak)
  • HBsAg (Test HBsAg (hepatitis B surface antigen) adalah tes yang dilakukan sebagai salah satu cara untuk mendeteksi penyakit hepatitis B)