Obesity Screening Package - Eka Hospital

127 melihat
Masa berlaku hingga 31 Desember 2021

Mulai dari
Rp 2.150.000

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Beli Promo

Promo Berlaku di
Eka Hospital BSDCentral Business District Lot. IX, Jl. Boulevard BSD Timur, Lengkong Gudang, Kec. Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten 15321

Obesity Screening Package di Eka Hospital

Lakukan pemeriksaan Obesity Screening Package di Eka Hospital cabang BSD dengan harga Rp.2.150.000,- Paket layanan pemeriksaan obesity screening package ini meliputi :
  • Biaya Adminstrasi, Konsultasi dokter umum, dokter spesialis gizi, doter spesialis penyakit dalam
  • Xray Thorax, EKG, USG Abdomen atas
  • Pemeriksaan lab : Hematologi lengkap, Glukosa Toleransi Test (GTT), HBA1C, TSHS, HDL, LDL, Trigliserida, SGOT, SGPT, Gamma GT, Fostastase alkali, Creatinin, Asam Urat, Urine lengkap
  • Pemeriksaan komposisi tubuh

Informasi Pemeriksaan

  • Paket yang telah dibeli tidak dapat dikembalikan (non-refundable)
  • Setelah menyelesaikan pembayaran, Anda akan mendapatkan voucher untuk ditukarkan di hadapan petugas Faskes saat akan melakukan pemeriksaan
  • Voucher berlaku 1 (satu) minggu setelah pembelian
  • Silahkan melakukan booking terlebih dahulu untuk mendapat slot pemeriksaan di faskes terkait
  • Customer Care SehatQ akan menghubungi Anda untuk membantu proses pendaftaran/booking jadwal pemeriksaan
  • Wajib melakukan booking H-1 sebelum melakukan pemeriksaan, tidak menerima pasien yang tidak melakukan booking
  • Waktu layanan pemeriksaan setiap hari Senin-Jumat pukul 08.00-20.00 WIB dan Sabtu pukul 10.00-13.00 WIB (sesuai jadwal poliklinik penyakit dalam)
  • Pasien diwajibkan berpuasa 10-12 jam sebelum pemeriksaan laboratorium

Mengapa anda membutuhkan obesity screening?

Obesitas merupakan permasalahan dunia. Menurut World Health Organisation (WHO), pada tahun 2014, di seluruh dunia ada sekitar 600 juta orang dewasa dan sekitar 41 juta anak-anak yang masuk ke kategori obesitas. Angka ini diperkirakan meningkat karena miliaran orang di seluruh dunia kelebihan berat badan.Satu-satunya pengobatan untuk obesitas adalah menurunkan berat badan. Pada banyak kasus, makan makanan bergizi, pola makan seimbang, dan gaya hidup yang lebih aktif sudah cukup untuk mewujudkan hal ini. Namun untuk kasus yang parah, penderita sering kali memerukan obat penurun berat badan atau operasi.

Apa informasi penting mengenai obesity screening?

Orang-orang dapat mengalami obesitas karena:
  • Makan terlalu banyak - Dewasa ini, orang cenderung makan lebih banyak daripada porsi mereka seharusnya. Ini dapat disebabkan oleh kemudahan dalam menemukan makanan. Dahulu, orang-orang harus berbelanja ke pasar dan memasak agar dapat makan atau memberi makan keluarga mereka. Kini, restoran cepat saji ada di mana-mana. Situasi ini membuat orang-orang dapat makan kapan saja mereka inginkan, bahkan saat mereka tidak merasa lapar.
  • Pasif - Orang yang makan terlalu banyak, namun tidak bergerak, cenderung akan bertambah berat badan. Tubuh akan menyimpan kalori yang tidak terbakar sebagai lemak.
  • Usia - Orang-orang akan kesulitan menghilangkan kelebihan berat badan saat mereka bertambah tua. Ini karena perubahan hormon dan metabolisme yang menurun.
  • Gangguan tidur - Penelitian telah membuktikan bahwa kurang tidur dapat meningkatkan nafsu makan seseorang. Hal ini pun berlaku bagi orang yang tidur terlalu lama.
  • Kehamilan - Sebagian besar wanita akan mengalami kenaikan berat badan saat mereka hamil. Namun, beberapa di antara mereka kesulitan untuk menurunkan berat badan pasca melahirkan.
  • Berhenti merokok - Rokok dan tembakau dapat mengurangi nafsu makan. Seorang perokok yang berhenti merokok akan kerap merasa lapar.

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan obesity screening?

Prosedur ini tidak memerlukan persiapan apapun sebelumnya. Anda bisa makan, minum, dan minum obat sesuai yang diresepkan dokter seperti biasanya.

Bagaimana prosedur obesity screening dilakukan?

Selain menghitung IMT, dokter juga dapat melakukan:
  • Pengukuran ketebalan lipatan kulit untuk mengetahui ukuran lemak tubuh.
  • Perbandingan ukuran pinggang dan pinggul.
  • Pemindaian dengan USG, CT scan, atau MRI guna mengetahui kadar lemak dan distribusinya di dalam tubuh.
Di samping pengukuran dan pemindaian tersebut, dokter bisa melakukan tes penunjang untuk mengetahui adanya risiko penyakit yang terkait dengan obesitas. Tes tersebut dilakukan melalui tes darah. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui:
  • Kadar kolesterol
  • Gula darah
  • Fungsi ginjal
  • Hormon tiroid.
Selain tes darah, dokter juga dapat memeriksa kondisi jantung dengan melakukan elektrokardiografi.

Profil Faskes

VisiMenjadi Jaringan Penyedia Layanan Kesehatan Terdepan di Asia Pasifik.Misi
  • Mengutamakan keselamatan & kenyamanan pasien.
  • Menerapkan standar layanan medis yang terbaik.
  • Menyediakan layanan kesehatan terpadu.
  • Melayani dengan tulus dan sepenuh hati.
  • Aktif mempromosikan hidup sehat.