Medical Check Up (MCU) Pre-Marital Man - Laboratorium Klinik Kimia Farma (Jawa Tengah & DI Yogyakarta)

32 melihat
Masa berlaku hingga 31 Desember 2021

Rp 1.068.000
Rp 961.000Hemat 10%

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Beli Promo

Promo Berlaku diLihat semua lokasi
Laboratorium Klinik Kimia Farma Semarang SutomoJalan Dr. Sutomo No. 03, Barusari, Kec. Semarang Selatan, Kota Semarang, Jawa Tengah 50245
Laboratorium Klinik Kimia Farma Jogja KaliurangJalan Kaliurang KM.6 No.48, Purwosari, Sinduadi, Kec. Mlati, Kab. Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55582
Laboratorium Klinik Kimia Farma Yogyakarta AdisuciptoJalan Laksda Adisucipto No.63A, Ambarukmo, Caturtunggal, Kec. Depok, Kab. Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281

Medical Check Up (MCU) Pre-Marital Man di Laboratorium Klinik Kimia Farma (Jawa Tengah & DI Yogyakarta)

Lakukan pemeriksaan kesehatan dengan promo Medical Check Up (MCU) Pre-Marital Man di Laboratorium Klinik Kimia Farma (Jawa Tengah & DI Yogyakarta) dengan biaya medical check up Rp961.000,-. Promo ini meliputi pemeriksaan:
  • Pemeriksaan hematologi lengkap
  • Pemeriksaan golongan darah & rhesus factor
  • Pemeriksaan urin lengkap
  • Pemeriksaan kadar gula darah puasa
  • Pemeriksaan anti HIV
  • Pemeriksaan VDRL
  • Pemeriksaan HBsAg

Informasi Pemeriksaan

  • Paket yang telah dibeli tidak dapat dikembalikan (non-refundable)
  • Setelah menyelesaikan pembayaran, Anda akan mendapatkan voucher untuk ditukarkan di hadapan petugas Faskes saat akan melakukan pemeriksaan
  • Voucher berlaku 1 (satu) bulan setelah pembelian
  • Silahkan melakukan booking terlebih dahulu untuk mendapat slot pemeriksaan di faskes terkait
  • Waktu pemeriksaan pada hari Senin-Sabtu pukul 09.00-16.00 WIB (Hari Minggu dan hari libur nasional tutup)
  • Pasien diwajibkan berpuasa (tidak boleh makan, minum dan merokok) selama 8 jam sebelum pemeriksaan
  • Harga promo sudah termasuk biaya administrasi dan surat hasil keterangan dokter

Mengapa Anda membutuhkan Medical Check Up (MCU) Pre-Marital Man?

Medical Check Up adalah jenis pemeriksaan kesehatan yang dilakukan secara menyeluruh untuk mengetahui kondisi kesehatan pasien. Pemeriksaan ini sangat bermanfaat, terutama dalam mendeteksi penyakit dan mengidentifikasi faktor risiko yang bisa berkembang menjadi penyakit di masa mendatang.Dengan mendeteksi penyakit secara dini, pasien jadi bisa mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat sehingga tingkat keparahan penyakit bisa diminimalisisr. Selain itu dengan identifikasi faktor risiko penyakit juga bisa membantu pasien dan dokter dalam menentukan penanganan dan program kesehatan yang tepat serta pola gaya hidup sehat yang sesuai dengan kondisi kesehatan pasien.Medical Check Up adalah pemeriksaan yang bisa dilakukan oleh wanita maupun laki-laki. Pemeriksaan ini sangat penting dilakukan oleh keduanya karena manfaatnya yang sangat banyak. Namun pada laki-laki pemeriksaan ini sangat diperlukan karena laki-laki akan menjadi tulang punggung keluarga saat menikah. Terlebih laki-laki akan diandalkan menjadi keluarga dalam pengambilan setiap keputusan. Jadi laki-laki harus sehat guna bisa memimpin keluarga dengan baik.Oleh karena itu medical check up pre-marital man di Laboratorium Klinik Kimia Farma (Jawa Tengah & DI Yogyakarta) bisa menjadi pilihan Anda untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.

Apa informasi penting mengenai Medical Check Up (MCU) Pre-Marital Man?

Kesehatan adalah hal yang sangat penting. Namun sayangnya, saat ini banyak sekali orang yang tidak sadar akan kesehatannya. Padahal pemeriksaan kesehatan ini sangat penting dilakukan, terutama saat menjelang pernikahan. Pemeriksaan kesehatan ini berguna untuk mengetahui kondisi kesehatan para calon mempelai guna memastikan keduanya dalam keadaan sehat.Pemeriksaan kesehatan medical check up direkomendasikan untuk dilakukan secara berkala. Namun pemeriksaan kesehatan ini sebaiknya dilakukan minimal satu kali setahun pada pasien berusia 50 tahun ke atas. Sedangkan pada pasien yang berusia di bawah 50 tahun sebaiknya pemeriksaan ini dilakukan minimal 3 tahun sekali.Pada laki-laki pemeriksaan kesehatan ini penting untuk dilakukan guna mengetahui apakah calon mempelai memiliki infeksi menular seksual, kadar glukosa darah yang tinggi dan beberapa kondisi lainnya.

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan Medical Check Up (MCU) Pre-Marital Man

Pada pemeriksaan medical check up pre-marital man, tidak ada persiapan khusus yang perlu dilakukan oleh pasien. Namun pasien harus memerhatikan beberapa hal, yaitu:
  • Informasikan kepada dokter jika Anda memiliki penyakit tertentu atau riwayat penyakit keturunan dari keluarga
  • Informasikan kepada dokter mengenai obat-obatan, suplemen, vitamin atau produk herbal lainnya yang sedang Anda konsumsi
  • Informasikan kepada dokter jika Anda memiliki keluhan kesehatan yang sedang dirasakan
  • Informasikan kepada dokter jika Anda pernah menjalani tindakan medis tertentu seperti operasi atau kemoterapi
  • Informasikan kepada dokter jika Anda memiliki hasil pemeriksaan kesehatan sebelumnya

Bagaimana prosedur Medical Check Up (MCU) Pre-Marital Man dilakukan?

Prosedur medical check up untuk pria ini dilakukan dengan melalui beberapa tahapan pemeriksaan, yaitu:
  • Pemeriksaan hematologi lengkap: Pemeriksaan kesehatan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi darah dan jumlah sel darah merah, sel darah putih serta trombosit pada pasien.
  • Pemeriksaan golongan darah & rhesus factor: Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui golongan darah dan resus pasien.
  • Pemeriksaan urin lengkap: Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengamati kondisi urin seperti warna dan kandungan urin untuk mendeteksi gangguan atau penyakit pada pasien.
  • Pemeriksaan kadar gula darah puasa: Pemeriksaan kesehatan ini untuk mengukur kadar glukosa dalam darah.
  • Pemeriksaan anti HIV: Pemeriksaan ini bertujuan mendeteksi apakah pasien menderita infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus) atau tidak.
  • Pemeriksaan VDRL: Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi antibodi terhadap bakteri Treponema pallidum yang berisiko tinggi terhadap infeksi sifilis.
  • Pemeriksaan HBsAg: Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi apakah pasien memiliki hepatitis B atau tidak.