Medical Check Up Basic - RS Izza

216 melihat
Masa berlaku hingga 30 September 2021

Mulai dari
Rp 200.000

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Booking Sekarang

Promo Berlaku di
RS IzzaJalan Raya Ciselang, Kec, Cikampek Utara, Kec. Kotabaru, Kab. Karawang, Jawa Barat 41374

Medical Check up Basic di RS Izza

RS Izza menyediakan Medical Check up Basic dengan harga Rp.200.000 dengan pemeriksaan meliputi : 
  • Pemeriksaan Fisik
  • Tekanan darah
  • Visus Mata
  • buta warna
  • indeks masa tubuh
  • Darah Lengkap
  • Pemeriksaan Urine Lengkap dan sedimen
  • Rontgen thorax

Informasi pemeriksaan

  • Waktu pemeriksaan pada Hari Senin - Sabtu pukul 08.00-20.00
  • Hanya berlaku untuk Pembayaran pribadi (tunai, debit, dan kartu kredit)
  • Harga sudah termasuk biaya administrasi, konsultasi dokter.
  • Pasien tidak dalam keadaan demam (suhu diatas 37.5), batuk, sesak nafas dan keluhan lainnya.
  • hasil akan keluar maksimal 2-3 hari setelah pemeriksaan
Jika Anda berminat dengan promo ini, silahkan melakukan pendaftaran atau booking dengan klik tombol "Beli Sekarang" di bawah ini atau melalui layanan Customer Care SehatQ (021) 3199 0388 dan WhatsApp +62 812-8858-8167

Mengapa Anda membutuhkan medical check up?

Medical check up (MCU) merupakan sebuah pemeriksaan medis yang dilakukan dengan berkala pada orang sehat. MCU dilakukan sebagai upaya untuk pencegahan dan deteksi penyakit semasa dini, yaitu dengan mendeteksi adanya faktor risiko atau penyakit tertentu semasih belum bergejala dan belum berkembang menjadi lebih parah.Tujuan dilakukannya medical check up itu sendiri pada umumnya yaitu untuk mengetahui penyakit sedini mungkin jika ada gangguan kesehatan yang tersembunyi yang belum menunjukkan gejala berat, terutama pada penyakit-penyakit kardiovaskular, penyakit liver dan diabetes mellitus, serta penyakit ginjal.Semakin dini suatu penyakit itu diketahui, maka akan semakin cepat juga pertolongan yang bisa dilakukan. Dengan demikian, penyakit tidak berlanjut ke tahap yang lebih serius.

Apa informasi penting mengenai medical check up?

Medical check up bisa dilakukan dengan dokter untuk mengetahui kondisi kesehatan pasien secara keseluruhan. Pemeriksaan kesehatan dianjurkan setahun sekali untuk melakukan pemeriksaan, terutama untuk seseorang yang berusia di atas 50 tahun. Tujuan dilakukan pemeriksaan kesehatan atau medical check up yaitu:
  • Mengetahui kondisi kesehatan terkini
  • Mendeteksi penyakit yang tidak disertai gejala
  • mengetahui penyakit sedini mungkin
  • Mengetahui risiko penyakit yang bisa muncul di kemudian hari
  • Memastikan kondisi kesehatan pasien sebelum melakukan pengobatan tertentu
  • Mendorong pasien untuk beralih ke gaya sehat

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan medical check up?

Sebelum pasien menjalani pemeriksaan medical check up pasien di sarankan untuk menggunakan pakaian yang nyaman dan tidak memakai perhiasan ataupun make up secara berlebihan.  Berikut ini yang merupakan hal yang harus pasien perhatikan sebelum dan sesudah melakukan medical check up yaitu :Sebelum melakukan medical check up :
  • Istirahat dengan baik
  • Perbanyak minum air putih
  • Tidak mengkonsumsi obat-obatan dan alkohol
  • Hindari makanan yang bisa menyebabkan kolestrol
  • Konsumsi makanan yang sehat
  • Sebelum pemeriksaan kesehatan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan Untuk wanita jika sedang menstruasi mohon untuk di informasikan dengan petugas kesehatan terutama pada saat akan dilakukan pengambilan sampel urin
  • Sedangkan pada wanita yang sedang hamil tidak diperbolehkan untuk Rongent atau Thorax PA (Mohon untuk konfirmasi petugas kesehatan)
  • Tidak merokok
Setelah melakukan medical check up :
  • Berolahraga secara rutin dan teratur
  • Berhenti merokok
  • Mengkonsumsi makanan yang sehat
  • serta menjaga pola hidup yang sehat 

Bagaimana medical check up dilakukan?

Berikut merupakan tahapan medical check up (MCU)
  • Wawancara Riwayat Kesehatan. Tahapan pertama yaitu dengan menanyakan beberapa kondisi umum seperti, penyakit, dan operasi yang pernah dijalani dan obat-obatan yang dikonsumsi. Sehingga, dokter dapat melanjutkannya dengan pertanyaan tentang gaya hidup, seperti kebiasaan merokok, pola makan, dan olahraga. Dokter juga menanyakan tentang riwayat penyakit yaitu seperti penyakit bawaan dari keluarga, seperti diabetes mellitus, serangan jantung, atau kanker.
  • Pemeriksaan Fisik Menyeluruh. Pemeriksaan ini dilakukan bertujusn untuk mengetahui kondisi kesehatan secara menyeluruh. Beberapa pemeriksaan tersebut, yaitu pengukuran tekanan darah, pemeriksaan pernapasan, kulit, abdomen, leher, kelenjar getah bening, detak jantung, denyut nadi,  dan refleks saraf. Dengan dilakukan pemeriksaan  fisik, Dokter bisa mengetahui tanda-tanda penyakit yang bisa saja terjadi.
  • Pemeriksaan Pendukung. Selain pemeriksaan fisik, dokter juga perlu melakukan tes darah dan tes urine di laboratorium. Pemeriksaan dengan treadmill dilakukan bertujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran dan kesehatan jantung. Pemeriksaan darah dan urine ini tujuannya untuk mendeteksi kemungkinan gangguan metabolik, yaitu seperti diabetes mellitus atau penyakit ginjal. 
  • Tahapan Akhir. Setelah menjalani semua tes, maka diakhir wawancara dokter akan memberikan saran kesehatan terkait hasil pemeriksaan yang telah dilakukan.

Profil Faskes

Visi : Menjadi rumah sakit yang islami berdaya saing dan menjadi kebanggaan umatMisi :
  1. Melaksanakan dan menerapkan nilai - nilai islami kedalam seluruh aspek pelayanan dan pengelolaan rumah sakit
  2. Profesional dalam menyediakan pelayanan kesehatan yang di dukung oleh SDM dan peralatan mutahir
Motto : "Ihsan berikhtiar mewujudkan kesehatan anda"Tujuan :
  1. Merupakan bentuk pengabdian pada masyarakat dalam mewujudkan pembangunan manusia seutuhnya secara riil dalam penyediaan sarana prasarana Rumah Sakit.
  2. Memberikan peluang kerja kepada tenaga terdidik dari medis maupun non medis.
  3. Memecahkan persoalan kurangnya pelayanan kesehatan bagi pasien yang akan berobat serta memberikan nilai tambah dalam penyediaan layanan publik serta meningkatkan taraf kesehatan masyarakat.
  4. Memberikan dampak positif kepada pendapatan asli daerah.