Swab PCR Test COVID-19 (Hasil 1 Hari) - Laboratorium Klinik dan Kesehatan Cakra Medika

6077 melihat
Masa berlaku hingga 30 September 2021

Rp 900.000
Rp 495.000Hemat 45%

Kamu bisa hubungi kami untuk memesan promo ini
Beli Promo

Promo Berlaku di
Laboratorium Klinik dan Kesehatan Cakra MedikaJalan Cemp. Jalan Inspeksi Kalimalang No. 27, Kec. Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat, 17510Ruko Niaga Kalimas Blok D 26-27

Swab PCR Test COVID-19 (Hasil 1 Hari) di Laboratorium Klinik dan Kesehatan Cakra Medika

Laboratorium klinik dan kesehatan cakra medika menyediakan Paket PCR Test Covid-19 dengan harga Rp 495.000,-

Informasi Pemeriksaan

  • Paket yang telah dibeli tidak dapat dikembalikan (non-refundable)
  • Setelah menyelesaikan pembayaran, Anda akan mendapatkan voucher untuk ditukarkan di hadapan petugas Faskes saat akan melakukan pemeriksaan
  • Voucher berlaku 2 (dua) minggu setelah pembelian
  • Silahkan melakukan booking terlebih dahulu untuk mendapat slot pemeriksaan di faskes terkait
  • Waktu pemeriksaan setiap hari Senin - Sabtu pukul 08:00 -14:00
  • Hasil akan keluar H+1 hari kerja setelah pengambilan sampel
  • Hasil pemeriksaan akan dikirimkan melalui email atau pasien dapat menunggu untuk mengambil hasilnya
  • Harga promo belum termasuk biaya administrasi Rp10.000,-

Mengapa Anda membutuhkan PCR Swab Test COVID-19?

Virus corona bisa menyerang siapa saja, virus ini bisa menyerang pada sistem pernafasan. Penyebaran virus ini sangat cepat melalui droplet saluran pernafasan. Hingga saat ini pemerintah masih berupaya untuk menekan terhadap penyebaran virus ini.Di Indonesia sendiri pemeriksaan untuk mengetahui seseorang terinfeksi virus ini melalui pemeriksaan swab PCR test dan rapid test (swab antigen atau rapid antibodi). Namun pemeriksaan rapid test sendiri tidak seakurat dengan pemeriksaan swab PCR test.PCR test merupakan pemeriksaan molekul untuk pasien yang di duga terinfeksi virus corona. Pemeriksaan ini juga di anjurkan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) sejak pandemi ini terjadi. Sampel yang di ambil pemeriksaan ini di ambil pada bagian orofaring dan nasofaring.

Apa informasi penting mengenai PCR Swab Test COVID-19?

Pemeriksaan swab PCR test disarankan untuk kelompok atau orang seperti :
  • Orang dalam pemantauan (ODP)
  • Pasien dalam pengawasan (PDP)
  • Orang yang memiliki kontak erat dengan pasien COVID-19
  • Pasien dengan hasil rapid test yang positif

Yang harus dilakukan sebelum melakukan PCR Swab Test COVID-19?

Salah satu upaya untuk pencegahan terhadap virus ini yaitu :
  • Tetap lakukan social distancing.
  • Makan, minum, dan tidur secara teratur.
  • Rajin mencuci tangan.
  • Hindari menyentuh area wajah.
  • Olahraga secara rutin dan berjemur sekitar 15 menit untuk sumber vitamin D dari sinar matahari.
  • Gunakan masker bila berpergian, dan hindari menyentuh bagian luar masker.

Bagaimana PCR Swab Test COVID-19 dilakukan?

Pemeriksaan swab PCR test sampel yang digunakan melalui apus tenggorok di belakang hidung (nasofaring) atau belakang mulut (orofaring). Berikut merupakan prosedur pengambilan sampel di Laboratorium Klinik dan Kesehatan Cakra Medika :

1. Prosedur swab test corona lewat hidung

  • Pasien akan diminta untuk meniup napas melalui hidung guna memastikan tidak ada sumbatan.
  • Pasien akan diminta sedikit mendongak
  • Alat swab berbentuk cotton bud dengan tangkai panjang akan dimasukkan ke dalam lubang hidung pasien hingga mencapai bagian belakang hidung.
  • Dokter akan mengambil sampel dengan cara menyapukan dan memutar alat swab tersebut selama beberapa detik.

2. Prosedur swab test corona lewat tenggorokan

  • Pasien akan diminta membuka mulut lebar-lebar.
  • Dokter akan memasukkan alat swab ke mulut pasien hingga mencapai bagian belakang tenggorokan. Swab tidak boleh menyentuh lidah.
  • Dokter akan mengambil sampel dengan menyapukan dan memutar alat swab tersebut selama beberapa detik.

Seperti apa hasil PCR Swab Test COVID-19?

Hasil pemeriksaan swab PCR test berupa :
  • Positif

Hasil positif menunjukan adanya infeksi virus corona. Sebaiknya pasien melakukan isolasi madiri selama 14 hari jika pasien tidak mengalami gejala atau mengalami gejala ringan.
  • Negatif

Hasil negatif menunjukan bahwa tidak adanya infeksi virus corona. Namun pemeriksaan dengan hasil negatif pada sampel tunggal, terutama yang berasal dari hidung dan tenggorokan, belum tentu mengindikasikan ketiadaan infeksi.