Kulit & Kelamin

Komedo Putih (Whiteheads)

Diterbitkan: 19 Mar 2021 | Nurul RafiquaDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Komedo Putih (Whiteheads)
Whiteheads atau komedo putih putih terbentuk karena adanya minyak dan sel kulit mati yang menyumbat pori-pori
Whiteheads atau komedo putih adalah jenis jerawat yang berwarna putih dan menonjol dari dalam kulit. Jenis jerawat ini terbentuk karena pori-pori tersumbat, sehingga minyak dan sel kulit mati terperangkap di dalamnya.Biasanya, whiteheads timbul di bagian zona T, yaitu area wajah di sekitar dahi dan hidung yang membentuk huruf T. Sebab, area tersebut memiliki kandungan minyak lebih banyak dari bagian muka lainnya.Berbeda dari komedo hitam (blackheads) yang bisa didorong keluar, whiteheads tertutup di dalam pori-pori. Oleh karena itu, penanganannya bisa jadi lebih sulit dari jenis jerawat lainnya.Namun, masih ada harapan untuk menyingkirkan whiteheads yang mengganggu. Anda bisa mengatur gaya hidup, melakukan pengobatan alami, hingga obat-obatan yang dijual secara bebas mau pun yang diresepkan dokter.
Komedo Putih (Whiteheads)
Dokter spesialis Kulit
GejalaBenjolan putih tertutup di bawah pori-pori kulit
Faktor risikoGenetik, menopause, pemakaian make-up berbahan dasar minyak
Metode diagnosisPemeriksaan fisik
PengobatanPemberian obat-obatan, perubahan gaya hidup
ObatRetinoid, asam salisilat, benzoil peroksida
KomplikasiJaringan parut, kepercayaan diri yang rendah
Kapan harus ke dokter?Jika memiliki whiteheads yang tak kunjung hilang
Keberadaan whiteheads ditandai dengan munculnya benjolan putih berukuran kecil dan tertutup di bawah pori-pori kulit. Whiteheads biasanya ditemukan di:
  • Hidung
  • Dagu
  • Dahi
  • Dada
  • Punggung
  • Bahu
  • Lengan
Whiteheads terbentuk akibat pori-pori yang tersumbat. Pori-pori kulit dapat tersumbat karena adanya perubahan hormon yang meningkatkan produksi sebum atau minyak di kulit.Di samping itu, terdapat beberapa faktor dalam hidup yang membuat produksi sebum atau minyak menjadi meningkat, termasuk:
  • Pubertas
  • Menstruasi
  • Kehamilan
Obat kontrasepsi yang hanya mengandung progesteron juga berisiko menimbulkan perubahan hormon, sehingga membentuk jerawat di kulit. 

Faktor risiko

Beberapa faktor berikut ini diyakini dapat meningkatkan risiko munculnya whiteheads.
  • Faktor genetik, seperti memiliki keluarga dengan riwayat berjerawat
  • Faktor psikologis, seperti stres berlebihan atau mengalami gangguan kecemasan
  • Menopause
  • Kulit yang terlalu kering
  • Penumpukan sel kulit mati
  • Pemakaian produk make-up yang berbahan dasar minyak
 
Dokter dapat mendiagnosis whiteheads dengan melihat kondisi kulit pasien. Hal ini termasuk pemeriksaan pada lokasi tumbuhnya whiteheads dan mengidentifikasi bentuknya.Baca juga: Komedo Hitam vs. Komedo Putih, Ini Perbedaannya!       
Langkah utama dalam menangani whiteheads adalah dengan sama sekali tidak menyentuhnya. Menyentuh wajah tidak hanya mengundang lebih banyak kotoran, minyak, dan bakteri yang menyumbat pori, tetapi juga dapat menyebabkan iritasi.Meskipun begitu, ada beberapa perawatan yang dapat dilakukan untuk membantu penyembuhan whiteheads yang lebih cepat, dengan cara alami maupun menggunakan produk tertentu.

1. Bahan alami

Perawatan bisa dilakukan dirumah dengan menggunakan:
  • Penguapan dari air hangat untuk facial wajah, yang mampu mengeluarkan kotoran dari pori-pori
  • Scrub berbahan gandum yang dicampur yogurt
  • Masker berbahan dasar tanah liat (clay)

2. Produk tertentu

  • Krim vitamin A

    Vitamin A adalah nutrisi dengan sifat antioksidan kuat, untuk mengurangi kemerahan dan peradangan sekaligus meningkatkan pertumbuhan sel yang sehat.
    Anda dapat memilih vitamin A dalam bentuk krim yang dioleskan langsung ke wajah 1-2 kali sehari untuk membantu menghilangkan whiteheads.
    Namun, produk yang mengandung vitamin A dapat menyebabkan kemerahan dan membut kulit sensitif terhadap sinar matahari. Jadi, Anda harus selalu memakai tabir surya setiap hari saat menggunakan produk ini.
  • Tea tree oil

    Minyak tea tree memiliki sifat antiperadangan dan juga antimikroba yang dapat membantu membersihkan whiteheads.
  • Benzoil peroksida

    Benzoil peroksida dapat membantu menyingkirkan bakteri dan minyak berlebih. Jika Anda memiliki banyak whiteheads di satu bagian wajah, zat ini dapat membantu menghilangkannya sekaligus mengurangi peradangan di area sekitarnya.
  • Asam salisilat

    Asam salisilat dapat digunakan untuk menyingkirkan whiteheads karena berfungsi untuk mengurangi produksi minyak di pori-pori kulit dan mengangkat sel kulit mati penyumbat pori-pori.
  • Krim retinoid

    Krim retinoid adalah vitamin A dalam versi yang lebih kuat. Zat ini dapat membersihkan pori-pori kulit. Retinoid biasanya diresepkan oleh dokter untuk hasil perawatan yang lebih optimal.
  • Antibiotik

    Antibiotik akan diresepkan dokter jika kodisi kulit Anda telah mengarah ke kondisi yang lebih parah dibading whiteheads pada umumnya. Antibiotik yang biasa diberikan adalah klindamisin atau eritromisin dalam bentuk obat oles.
    Antibiotik bekerja dengan cara membunuh bakteri berlebih pada kulit dan mengurangi kemerahan. Umumnya, penggunaan antibiotik dikombinasikan dengan obat lainnya.
Baca juga: Anti Komedo Komedo Club, Ini 7 Cara Menghilangkan Komedo Secara Alami 

Komplikasi

Tanpa perawatan yang tepat, whiteheads dapat menimbulkan komplikasi berupa:

1. Iritasi dan jaringan parut

Memencet atau memecahkan whiteheads sangat dilarang karena hanya akan membuat kondisi kulit semakin parah dan berisiko menimbulkan komplikasi seperti iritasi atau terbentuk jaringan parut yang dapat bersifat permanen.

2. Penurunan kepercayaan diri

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa jerawat dapat menurunkan kepercayaan dan harga diri seseorang. Harga diri yang rendah selama masa remaja dan awal masa dewasa dapat berdampak negatif pada kehidupan di masa depan.

3. Depresi

Penelitian lainnya mengungkapkan, dibanding remaja tanpa masalah jerawat, remaja yang berjerawat memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami depresi, bahkan memunculkan pikiran untuk bunuh diri.Baca jawaban dokter: Bagaimana cara menghilangkan komedo dan bekas jerawat? 
Anda bisa mencegah whiteheads dengan:
  • Segera mengeringkan keringat di hidung menggunakan tisu, untuk mencegah minyak mengendap di pori-pori
  • Mencuci muka 2 kali sehari dengan sabun pembersih berbahan gel, untuk menghilangkan kotoran dan minyak dalam pori-pori. Langkah ini juga dapat membantu menghapus bekas make-up yang tersisa
  • Memilih pembersih yang diformulasikan khusus untuk jerawat. Produk-produk ini biasanya mengandung asam salisilat dan benzoil peroksida
  • Tidak menyentuh hidung dengan tangan
  • Mencuci rambut setiap hari, untuk mencegah minyak dari rambut turun ke area wajah
  • Memakai tabir surya dan pelembap bebas minyak
  • Memakai masker pengelupas untuk mengangkat sel kulit mati
    Memilih foundation bebas minyak, bila memang terbiasa menggunakannya. Sebab, riasan tebal atau produk kosmetik lain yang menyumbat pori-pori dapat menimbulkan jerawat
 
Temui dokter jika merasa bahwa whiteheads yang Anda alami, tidak dapat dihilangkan sepenuhnya. Apabila jerawat di hidung menyebabkan infeksi atau bekas luka, segera berkonsultasi dengan dokter.
Sebelum pemeriksaan ke dokter, Anda dapat melakukan beberapa hal di bawah ini.
  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
    
Dokter umumnya akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut ini.
  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Kapan gejala pertama kali Anda alami?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terhadap whiteheads?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis whiteheads agar penanganan yang tepat bisa diberikan.    
Healthline. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/whiteheads-on-nose
Diakses pada 26 Februari 2019
WebMD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/acne/qa/how-can-keeping-your-face-clean-help-prevent-acne
Diakses pada 26 Februari 2019
MedlinePlus https://medlineplus.gov/ency/article/003237.htm
Diakses pada 26 Oktober 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/how-to-get-rid-of-whiteheads#otc-options
Diakses pada 26 Oktober 2020
University of Michigan. https://www.uofmhealth.org/health-library/hw199295
Diakses pada 26 Oktober 2020
AAD. https://www.aad.org/public/diseases/acne/really-acne/symptoms
Diakses pada 26 Oktober 2020
NCBI. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/19119094/#
Diakses pada 26 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email