Kulit & Kelamin

Vitiligo

Diterbitkan: 28 Jan 2019 | Nurul RafiquaDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Vitiligo
Vitiligo adalah kelainan kulit akibat hilangnya pigmentasi pada kulit
Vitiligo adalah kelainan warna kulit berupa bercak-bercak putih pucat. Penyakit ini muncul disebabkan hilangnya pigmentasi (hipopigmentasi) pada kulit.  Vitiligo dapat ditemukan pada kulit di seluruh tubuh, tetapi lebih sering terdapat pada wajah, leher, dan tangan.Vitiligo merupakan penyakit jangka panjang yang mungkin akan terus muncul seumur hidup. Hingga saat ini belum ada obat yang dapat menghilangkan vitiligo sepenuhnya. Meskipun begitu, telah ada beberapa pilihan perawatan yang dapat digunakan untuk memerbaiki penampilan kulit dengan vitiligo.Penyebab dari vitiligo belum diketahui secara pasti, namun diduga karena kelainan autoimun atau virus, oleh karena itu vitiligo bukan penyakit menular 
Vitiligo
Dokter spesialis Kulit
Tanda utama dari vitiligo adalah bercak putih pucat pada kulit. Biasanya bercak tersebut timbul di area yang terpapar sinar matahari, seperti tangan, kaki, lengan, wajah dan bibir. Tanda vitiligo termasuk:
  • Bercak berwarna putih pucat pada kulit
  • Uban pada rambut kepala, bulu mata, alis, atau jenggot yang muncul lebih cepat dari biasanya (pada usia lebih muda)
  • Jaringan yang berwarna lebih pucat pada bagian dalam mulut dan hidung
  • Perubahan warna menjadi lebih pucat pada retina (lapisan bagian dalam bola mata)
Vitiligo dibagi ke dalam dua jenis, yaitu vitiligo non-segmental dan segmental.
  1. Vitiligo non-segmental, ditandai dengan:
    • Letak bercak simetris muncul di kedua sisi tubuh
    • Perkembangannya lebih lambat
    • Sering muncul di area kulit yang sering terkena sinar matahari seperti:
      • punggung tangan
      • lengan
      • mata
      • lutut
      • siku
      • kaki
      • mulut
      • ketiak dan selangkangan
      • hidung
      • pusar
      • alat kelamin dan daerah rektal
  1. Vitiligo segmental
Vitiligo segmental ditandai dengan bercak yang hanya muncul pada salah satu sisi tubuh (kanan atau kiri) dan proporsinya tidak simetris. Vitiligo segmental seringkali muncul sedari anak-anak. Bercak yang muncul di kulit dapat meluas selama 1-2 tahun.Berdasarkan luas areanya, vitiligo segmental terbagi lagi menjadi beberapa sub-kategori, yakni:
  • Vitiligo generalisata: bercak vitiligo tersebar di area tubuh yang luas.
  • Vitiligo acrofacial: vitiligo muncul sebagian besar pada jari tangan atau kaki.
  • Vitiligo mukosa: vitiligo muncul sebagian besar di sekitar selaput lendir dan bibir.
  • Vitiligo universal: bercak menutupi sebagian besar bagian tubuh. Jenis vitiligo ini sangat jarang terjadi.
  • Vitiligo fokal (terlokalisir), jika hanya terdapat satu bercak atau hanya tampak di sebagian kecil area tubuh.
 
Vitiligo terjadi ketika sel yang memproduksi pigmen (melanosit) mati atau berhenti memproduksi melanin. Melanin adalah pigmen yang memberikan warna pada kulit, rambut dan mata. Hal tersebut menyebabkan munculnya bercak kulit yang berwarna putih atau lebih pucat.Penyebab kelainan produksi melanin tersebut belum diketahui dengan pasti. Namun diduga berhubungan dengan:
  • Gangguan sistem kekebalan tubuh (autoimun). Dimana sel-sel kekebalan tubuh menyerang dan menghancurkan melanosit pada kulit
  • Faktor keturunan, jika ada riwayat vitiligo dalam keluarga
  • Faktor pemicu seperti kulit terbakar matahari (sunburn), stres, atau paparan zat kimia
Faktor risikoBeberapa faktor berikut dapat meningkatkan risiko munculnya vitiligo pada seseorang, diantaranya adalah:
  • Vitiligo muncul juga pada anggota keluarga Anda yang lain
  • Ada riwayat keluarga dengan kondisi autoimun lainnya
  • Anda memiliki kondisi autoimun lainnya
  • Anda menderita melanoma (sejenis kanker kulit) atau limfoma non-Hodgkin (kanker sistem limfatik)
  • Anda memiliki perubahan gen tertentu yang diketahui terkait dengan vitiligo non-segmental
Komplikasi Komplikasi yang paling serius adalah gangguan telinga dan mata, tetapi hal ini jarang terjadi. Kulit penderita vitiligo lebih mudah terbakar sinar matahari akibat dari kehilangan pigmen kulit. Penderita dapat melindungi kulit mereka dengan menggunakan tabir surya dengan SPF 30 dan menggunakan pakaian yang melindungi dari sinar matahari.Komplikasi lain dapat berupa stres psikologis akibat penampilan. 
Jika dokter mencurigai vitiligo, dia akan menanyakan mengenai riwayat medis, dan melakukan pemeriksaan untuk memastikan diagnosis dan menyingkirkan kemungkinan penyakit lainnya seperti dermatitis atau psoriasis. Dokter dapat menggunakan lampu ultraviolet ke kulit atau melakukan biopsi (pengambilan contoh jaringan) untuk menegakkan diagnosis vitiligo. Pemeriksaan darah juga dapat direkomendasikan oleh dokter, untuk mendeteksi adanya autoimun, anemia, atau diabetes.Baca juga: Begini 5 Gejala Vitiligo pada Bayi yang Mudah Dikenali
Bercak putih yang disebabkan oleh vitiligo biasanya permanen dan tidak ada obatnya. Meskipun begitu telah tersedia pilihan perawatan yang dapat memerbaiki tampilan kulit yang mengalami vitiligo.Pilihan perawatan vitiligo tergantung pada usia pasien, seberapa banyak vitiligo yang muncul, seberapa cepat bercak berkembang, dan bagaimana hal itu memengaruhi hidup Anda. Termasuk ke dalamnya adalah:Obat-obatanObat-obatan yang biasa diresepkan oleh dokter bukanlah untuk menghentikan proses vitiligo tetapi untuk membantu memulihkan warna kulit yang memudar karena vitiligo. Beberapa jenis obat tersebut meliputi:
  • Obat yang mengontrol peradangan.
Beberapa krim kortikosteroid dapat mengembalikan warna kulit. Jenis obat ini paling efektif diberikan ketika vitiligo masih dalam tahap awal. Meskipun efektif dan mudah digunakan, tetapi Anda harus menggunakannya selama beberapa bulan. Dalam penggunaannya, juga terdapat kemungkinan efek samping termasuk penipisan kulit atau munculnya guratan pada kulit.
  • Pengobatan yang mempengaruhi sistem kekebalan.
Salep penghambat kalsineurin, seperti tacrolimus atau pimecrolimus merupakan obat yang efektif digunakan untuk vitiligo yang terjadi di area yang kecil, terutama pada wajah dan leher.Perawatan kulit
  • Terapi cahaya.
Fototerapi dengan ultraviolet B pita sempit (UVB) telah terbukti dapat menghentikan atau memperlambat perkembangan vitiligo aktif. Terapi ini akan lebih efektif bila dikombinasikan dengan kortikosteroid atau penghambat kalsineurin. Terapi cahaya untuk vitiligo harus rutin dilakukan selama enam bulan atau lebih untuk mendapatkan efek yang maksimal.
  • Gabungan psoralen dan terapi cahaya.
Perawatan ini dilakukan dengan menggabungkan suatu zat yang diolah dari tumbuhan yang disebut psoralen dan terapi cahaya (fotokemoterapi). Gabungan keduanya diyakini dapat mengembalikan warna awal kulit yang terkena vitiligo.
  • Menghilangkan warna yang tersisa (depigmentasi).
Terapi ini dapat menjadi pilihan jika vitiligo tersebar luas di tubuh dan pengobatan lain tidak berhasil mengatasinya. Zat depigmentasi diberikan ke area kulit yang tidak terkena vitiligo sehingga secara bertahap dapat menghasilkan warna kulit yang merata dengan bercak vitiligo. Terapi ini umumnya dilakukan sekali atau dua kali sehari selama sembilan bulan atau lebih. Operasi Operasi biasanya menjadi pilihan perawatan jika pengobatan dengan obat dan terapi cahaya tidak juga berhasil. Beberapa jenis operasi untuk vitiligo mencakup:
  • Cangkok kulit.
Dalam prosedur ini, dokter akan memindahkan bagian kulit sehat berpigmen ke area yang bercak vitiligo berada. Prosedur ini terkadang digunakan jika Anda memiliki bercak vitiligo dengan area yang kecil.
  • Blister grafting.
Pada tindakan ini, dokter akan membuat blister pada kulit berpigmen dari bagian tubuh Anda yang lain, biasanya dilakukan dengan penyedotan. Kemudian blister tersebut akan dipindahkan ke area vitiligo.
  • Transplantasi suspensi seluler.
Dalam prosedur ini, dokter akan mengambil beberapa jaringan pada kulit berpigmen, memasukkan sel-sel tersebut ke dalam larutan dan kemudian memindahkannya ke area vitiligo. Hasil dari prosedur repigmentasi ini mulai terlihat dalam empat minggu.Baca juga: Pantangan Penyakit Vitiligo dari Segi Pola Makan yang Harus Diperhatikan
Jika Anda memiliki faktor risiko terkait vitiligo, beberapa cara berikut dapat dilakukan sebagai upaya untuk mencegah munculnya vitiligo, yaitu:
  • Penuhi kebutuhan air agar dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh
  • Mengkonsumsi sayuran berdaun hijau, buah-buahan seperti pisang dan apel
  • Hindari konsumsi alkohol, kopi, ikan, daging merah secara berlebihan
  • Mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin B, C, asam amino dan asam folat.
  • Menambahkan mineral seperti tembaga, zinc, zat besi ke dalam menu makanan Anda.
  • Menghindari luka pada kulit, lantaran sel pigmen kulit bisa hancur ketika kulit terkena luka, luka bakar atau paparan sinar matahari.
 
Temui dokter jika area kulit, rambut atau mata kehilangan warna. Vitiligo tidak memiliki obat yang dapat menyembuhkan. Tetapi perawatan dapat membantu untuk menghentikan atau memperlambat proses pembentukan bercak vitiligo dan memperbaiki warna kulit.Baca jawaban dokter: Sudah 7 tahun mengidap vitiligo, bisakah disembuhkan? 
  • Apa yang menyebabkan gejala saya?
  • Apakah ada kemungkinan lain?
  • Apakah saya membutuhkan tes?
  • Apakah kondisi ini hanya sementara atau berkepanjangan?
  • Kapan anda menyadari bercak terang pada kulit anda?
  • Apakah anda pernah terbakar sinar matahari atau ruam kulit sebelum anda menyadari bercak muncul?
  • Apakah anda sensitif terhadap sinar matahari?
  • Apakah bercak tidak berwarna tersebut gatal atau menyebabkan gejala lain?
 
Healthline. https://www.healthline.com/health/skin-disorders/vitiligo-pictures#complications
Diakses pada 4 Desember 2018
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/vitiligo/diagnosis-treatment/drc-20355916
Diakses pada 4 Desember 2018
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/vitiligo/symptoms-causes/syc-20355912
Diakses pada 4 Desember 2018
WebMD. https://www.webmd.com/diabetes/qa/what-is-vitiligo
Diakses pada 4 Desember 2018
Medicoverhospital. https://www.medicoverhospitals.in/vitiligo/#vitiligo-prevention
Diakses pada 19 Agustus 2020
Medicalnewstoday. https://www.medicalnewstoday.com/articles/how-to-prevent-vitiligo#treatment
Diakses pada 19 Agustus 2020
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/vitiligo
Diakses pada 19 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

10 Penyebab Kulit Wajah Kering yang Bikin Gatal dan Tidak Nyaman

Penyebab kulit wajah kering mulai dari usia, cuci muka terlalu sering, hingga penggunaan produk perawatan kulit yang tidak tepat. Untuk mengatasinya, penting menggunakan pelembap dan mengurangi frekuensi cuci muka.
02 Feb 2020|Anita Djie
Baca selengkapnya
Salah satu penyebab kulit wajah kering adalah cuci muka terlalu sering

Beda dengan Jerawat di Wajah, Ini Penyebab Jerawat di Pantat dan Cara Mengobatinya

Jerawat di pantat memang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan nyeri. Namun, perlu diketahui bahwa penyebab jerawat di bokong dan cara mengobatinya tidak sama dengan jerawat di wajah.Baca selengkapnya
Penyebab jerawat di pantat dan cara mengobatinya tidak sama dengan jerawat di wajah

Malu Wajah Belang? Ini 5 Cara Meratakan Warna Kulit Wajah yang Bisa Dilakukan di Rumah

Sengatan sinar matahari atau pengaruh hormon sering membuat warna kulit menjadi tidak rata. Tak perlu pusing, cara meratakan warna kulit wajah berikut ini bisa dengan mudah Anda lakukan.
04 Dec 2019|Arif Putra
Baca selengkapnya
Cara meratakan warna kulit wajah salah satunya yakni mengoleskan pelembap