Kulit & Kelamin

Vagina Kering

Diterbitkan: 26 Nov 2019 | Nurul RafiquaDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Vagina Kering
Vagina kering sering dialami wanita pada masa menopause
Vagina kering adalah kondisi yang terjadi akibat vagina kekurangan cairan pelapisnya. Kekurangan cairan tersebut dapat menganggu berbagai fungsi vagina dan memengaruhi kualitas kehidupan seksual dan fungsi reproduksi seorang wanita.Cairan pelapis vagina dihasilkan oleh kelenjar di leher rahim dan berfungsi untuk:
  • Menjaga vagina tetap licin dan lembap
  • Melumasi sekaligus mengurangi gesekan saat berhubungan seksual. Hal ini penting agar tidak muncul rasa nyeri saat berhubungan intim.
  • Mengontrol tingkat keasaman dalam vagina. Kondisi asam pada vagina akan menjauhkan organ intim ini dari infeksi.
  • Menciptakan kondisi basa saat berhubungan seksual agar sperma tetap hidup dan masuk menuju rahim
Perubahan hormonal, seperti kurangnya kadar estrogen dalam tubuh adalah penyebab paling umum dari vagina kering. Kondisi ini dapat dialami wanita segala usia, meski paling sering terjadi ketika menopause.Meskipun begitu, vagina kering bukanlah bagian dari penuaan layaknya menopause, karena diperkirakan hanya setengah dari wanita menopause yang mengalaminya. 
Vagina Kering
Dokter spesialis Kandungan, Lainnya
GejalaNyeri saat berhubungan seksual, sensasi panas pada vagina, infeksi saluran kemih berulang
Faktor risikoMenopause, melahirkan, menyusui
Metode diagnosisWawancara, pemeriksaan panggul, pap smear
PengobatanTerapi hormon estrogen, pemakaian lubrikan vagina, pengaturan gaya hidup
ObatHormon estrogen
KomplikasiRentan terkena infeksi bakteri dan jamur, sulit berhubungan seksual, luka atau retakan pada vagina
Kapan harus ke dokter?Jika mengalami gejala vagina kering
Gejala vagina kering umunya meliputi:
  • Rasa sakit saat berhubungan seksual. Gejala ini bisa membuat wanita kehilangan hasrat untuk berhubungan intim.
  • Sensasi panas seperti terbakar pada vagina
  • Perdarahan setelah berhubungan seks
  • Rasa perih atau gatal di vagina
  • Infeksi saluran kemih yang berulang atau sulit untuk sembuh
     
Produksi cairan pelapis vagina dipengaruhi oleh hormon estrogen. Hormon ini berperan dalam perkembangan tubuh wanita, siklus menstruasi, dan kehamilan.Jika kadar estrogen dalam darah tergolong rendah, produksi cairan pelapis vagina akan menurun. Beberapa hal berikut ini dapat menurunkan kadar hormon estrogen:
  • Menopause
  • Melahirkan
  • Menyusui
  • Pengobatan kanker, seperti kemoterapi dan radioterapi
  • Operasi pengangkatan indung telur (ovarium)
  • Obat antiestrogen untuk menangani endometriosis dan kanker payudara
 

Faktor risiko

Di samping kondisi-kondisi tersebut, vagina kering pun bisa terjadi akibat:

1. Sindrom Sjogren

Sindrom ini termasuk kondisi autoimun yang menyebabkan peradangan, terutama pada kelenjar air mata dan kelenjar ludah. Namun sindrom Sjorgen juga dapat memicu peradangan pada vagina, sehingga vagina menjadi kering.

2. Konsumsi antihistamin

Antihistamin merupakan obat yang digunakan untuk mengatasi alergi. Salah satu contohnya adalah diphenhydramine. Obat antihistamin bekerja dengan mengurangi peradangan dan menghambat kelenjar dalam memproduksi cairan. Efek sampingnya meliputi vagina kering dan kesulitan buang air kecil.

3. Konsumsi antidepresan

Obat antidepresan memiliki sejumlah efek samping, seperti vagina kering, penurunan gairah seks, dan sulit mencapai orgasme. 
Tidak ada tes khusus untuk memastikan diagnosis vagina kering. Namun, dokter akan melakukan diagnosis berdasarkan gejala dan pemeriksaan penunjang berikut ini untuk menghapus kemungkinan adanya penyakit lain.

1. Pemeriksaan fisik dan wawancara

Dalam proses tanya jawab, dokter akan mengajukan sederet pertanyaan seputar keluhan penderita dan faktor risiko terhadap vagina kering.

2. Pemeriksaan panggul

Pemeriksaan panggul dilakukan untuk memastikan bahwa kekeringan vagina bukan disebabkan oleh infeksi vagina. Pada pemeriksaan panggul, pasien akan diminta untuk berbaring di atas meja pemeriksaan dengan posisi seperti hendak melahirkan.Selanjutnya dokter akan mengambil sedikit sampel jaringan dan cairan dari dalam vagina, kemudian memeriksanya di bawah mikroskop.

3. Pap smear

Dokter juga dapat melakukan pap smear untuk menguji sel-sel dinding vagina atau leher rahim pasien. Tes ini biasanya dilakukan sebagai bagian dari pemeriksaan panggul.Baca jawaban dokter: Kenapa setelah minum obat keputihan, vagina jadi kering? 
Dokter biasanya merekomendasikan perawatan berikut ini untuk mengatasi vagina kering.

1. Terapi hormon

Ada beberapa jenis obat maupun alat medis yang bisa digunakan untuk meningkatkan kadar hormon estrogen dalam tubuh penderita vagina kering, sebagai berikut ini.
  • Estrogen topikal

    Vagina kering akibat rendahnya kadar estrogen bisa diatasi dengan penggunaan estrogen yang dioleskan ke dalam vagina. Penyerapan estrogen bentuk oles ke dalam darah lebih rendah daripada pil estrogen, sehingga cara ini relatif lebih aman.

    Namun estrogen topikal tidak boleh digunakan oleh wanita yang mengidap kanker payudara, kanker rahim, sedang hamil, atau sedang menyusui.
  • Tablet estrogen

    Tablet yang mengandung estrogen bisa dimasukkan ke dalam vagina dengan alat khusus. Perawatan ini dilakukan setiap hari pada dua minggu pertama pemakaian, kemudian dua minggu sekali.
  • Cincin vagina

    Dokter dapat memasukkan cincin lentur ke dalam vagina. Cincin ini akan mengeluarkan estrogen dan harus diganti setiap tiga bulan.
Ingat, efek samping pemakaian obat estrogen tetap ada. Misalnya, nyeri payudara dan perdarahan dari vagina.

2. Penggunaan produk pelumas vagina

Lubrikan vagina merupakan sejenis cairan yang dapat digunakan saat berhubungan seksual. Cairan ini akan membuat vagina lembap dan licin, sehingga mengurangi rasa sakit saat berhubungan intim.Jika ingin menggunakannya, Anda dianjurkan untuk memilih jenis produk lubrikasi berbahan dasar air. 

Tips untuk menangani vagina kering

Beberapa hal berikut ini dapat dilakukan untuk membantu mengatasi vagina kering.

1. Mengonsumsi makanan kaya phytoesterogen

Phytoesterogen adalah zat yang mirip dengan estrogen. Zat ini bisa Anda dapatkan dari beberapa jenis makanan tertentu, seperti tahu, kedelai, dan kacang-kacangan.

2. Tidak menggunakan produk pembersih vagina

Vagina sebenarnya tidak memerlukan produk permbersih, karena apat membersihkan dirinya sendiri. Beberapa produk pembersih vagina juga mengandung senyawa kimia yang dapat memicu iritasi pada organ ini.

3. Melakukan pemanasan sebelum berhubungan seks

Banyak wanita mengalami vagina kering saat berhubungan seks, karena tidak terangsang secara seksual. Foreplay atau pemanasan sebelum berhubungan seksual seringkali dapat mengatasi kondisi tersebut.Baca juga: Variasi Makanan yang Mengandung ‘Estrogen’, dari Kedelai Hingga Brokoli


Komplikasi

Tanpa perawatan yang tepat, vagina kering dapat menimbulkan komplikasi berikut ini.
  • Peningkatan risiko terhadap infeksi bakteri atau jamur pada vagina
  • Luka atau retakan pada dinding vagina
  • Rasa sakit saat berhubungan seksual, yang dapat memengaruhi hubungan dengan pasangan
    Peningkatan risiko terhadap infeksi saluran kemih (ISK)
 
Vagina kering umumnya berhubungan dengan menopause, sehingga kondisi ini tidak bisa dicegah. Namun Anda mungkin bisa menurunkan risikonya dengan:
  • Menghindari penggunaan produk-produk pembersih vagina
  • Tidak melakukan douching, yang dapat menyebabkan iritasi
  • Menggunakan sabun tanpa pewangi, untuk membasuh area di sekitar vagina
  • Menghindari pemakaian kondom yang mengandung nonoyxnol-9, atau N-9, karena bahan tersebut dapat menyebabkan vagina kering
Baca juga: Begini Cara Jaga Kesehatan Vagina Tanpa Sabun Pembersih Kewanitaan    
Anda sebaiknya berkonsultasi ke dokter jika mengalami gejala vagina kering maupun sakit saat berhubungan seks.
Sebelum menjalani pemeriksaan oleh dokter, Anda dapat melakukan beberapa hal di bawah ini:
  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
Dokter umumnya akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut ini.
  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Kapan gejala pertama kali Anda alami?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terhadap vagina kering?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis vagina kering agar penanganan yang tepat bisa diberikan.
Harvard Health Publishing. https://www.health.harvard.edu/womens-health/dont-ignore-vaginal-dryness-and-pain
Diakses pada 26 November 2019
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321615.php
Diakses pada 26 November 2019
WebMD. https://www.webmd.com/women/guide/vaginal-dryness-causes-moisturizing-treatments#1
Diakses pada 26 November 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/vaginal-dryness
Diakses pada 2 November 2020
UF Health. https://ufhealth.org/vaginal-dryness#
Diakses pada 2 November 2020
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/vaginal-dryness/
Diakses pada 2 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

4 Fase Menstruasi Ini Perlu Anda Ketahui dan Pahami

Terdapat 4 fase menstruasi yang terjadi secara bertahap dalam siklus haid seorang wanita. Fase tersebut penting untuk diketahui untuk menentukan normal tidaknya siklus haid Anda.
30 Oct 2019|Dina Rahmawati
Baca selengkapnya
4 fase menstruasi merupakan kondisi normal yang umum dialami wanita

Cara Melancarkan Haid dengan Alami dan Obat yang Aman

Cara melancarkan haid ada banyak, tergantung dari penyebab yang membuatnya tidak lancar. Salah satu cara alami yang bisa Anda lakukan agar haid lancar adalah dengan berolahraga
23 Oct 2019|Asni Harismi
Baca selengkapnya
Cara melancarkan haid yang aman dan alami salah satunya dengan berolahraga

Berbagai Manfaat Beras Merah, yang Bisa Selamatkan Nyawa dari Kanker

Beras merah sudah dikenal dari dulu sebagai makanan sehat, yang baik untuk semua kalangan, dari anak kecil hingga orang dewasa. Ada kandungan apa saja di balik sederet manfaat beras merah untuk kesehatan?
24 Jan 2020|Maria Natasha
Baca selengkapnya
Manfaat beras merah bisa Anda rasakan ketika sedang menjalani diet.