Kulit & Kelamin

Vagina Bau

Diterbitkan: 27 Jan 2021 | Dedi IrawanDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Vagina Bau
Bau vagina yang berasal dari organ kewanitaan sebenarnya bukan sesuatu yang aneh. Namun jika aromanya sudah menyengat, maka bisa jadi hal itu tidak normal. Bisa jadi, hal ini mengindikasikan ada masalah pada tubuh Anda.Vagina sendiri merupakan lokasi di mana ada milyaran bakteri dengan susunan yang berubah setiap hari, bahkan terkadang jam. Selain itu, organ ini juga berada di area selangkangan di mana kelenjar keringat berkumpul. Jadi, sebuah hal normal jika vagina mengeluarkan bau.Pada dasarnya, vagina memiliki mekanisme sendiri untuk menyeimbangkan bakteri agar bau yang dihasilkan normal. Ada bakteri dan jamur dalam organ intim wanita ini yang membantu merealisasikannya.Bau vagina yang tidak normal bisa saja disebabkan oleh infeksi yang mendera organ intim Anda. Jika penyebabnya adalah infeksi, bau vagina akan diikuti oleh beberapa gejala lain seperti gatal, merasakan sensasi terbakar, iritasi, atau keputihan. 
Penyebab vagina bau yang paling umum adalah vaginosis bakterial (VB). Gangguan ini secara fisik tidak memberikan gangguan. Hanya saja, kondisi ini mungkin akan menimbulkan ketidaknyamanan bagi para perempuan. Tanda vagina mengalami hal ini adalah munculnya keputihan berbau tak sedap dengan warna putih pucat atau keabuan.Bakteri ini biasa menimpa mereka yang memiliki kehidupan seksual aktif. Meski demikian, bakteri ini bukan termasuk penyakit menular seksual. Vaginosis bacterial merupakan indikasi ketidakseimbangan bakteri.Selain VB, kondisi lain yang mungkin menyebabkan vagina memiliki bau tak normal antara lain:
  • Sedang menstruasi
  • Lupa melepas tampon
  • Penyakit menular seksual
  • Mengonsumsi makanan tertentu
  • Kanker serviks
  • Keringat
  • Kebersihan yang kurang baik
  • Trikomoniasis
  • Peradangan vagina
  • Kanker vagina
  • Fistula rektovaginal
  • Tingkat keasaman vagina tinggi
  • Berhubungan seks
  • Pendarahan vagina
  • Penumpukan air seni di pakaian dalam
  • Stres
  • Kecemasan berlebih
 
Jika Anda merasa khawatir dengan bau vagina yang tidak normal dan terjadi terus-menerus, maka menghubungi dokter adalah tindakan yang bijaksana. Lakukanlah pemeriksaan vagina terutama ketika muncul gejala lain seperti gatal, sensasi terbakar, atau iritasi.Untuk meredakan gangguan ini, cara menghilangkan bau vagina yang dapat Anda lakukan adalah dengan rajin mencuci area luar organ intim Anda. Selain itu, hindarilah melakukan douching karena bisa mengganggu keseimbangan bakteri.Untuk berjaga-jaga dari penyebab yang lebih serius, segeralah hubungi dokter jika bau vagina disertai beberapa gejala berikut:
  • Vagina terasa gatal
  • Vagina terasa seperti terbakar
  • Muncul rasa nyeri pad vagina
  • Sakit saat melakukan hubungan intim
  • Keputihan menggumpal seperti keju
  • Pendarahan vagina bukan menstruasi
 
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/symptoms/vaginal-odor/basics/causes/sym-20050664
Diakses pada 27 Januari 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/womens-health/vagina-smells
Diakses pada 27 Januari 2021
Patient Info. https://patient.info/news-and-features/vaginal-odours-to-be-aware-of
Diakses pada 27 Januari 2021
Cleveland Clinic. https://health.clevelandclinic.org/embarrassing-vaginal-odor-it-could-be-bacterial-vaginosis/
Diakses pada 27 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email