Turun Peranakan

Ditulis oleh Maria Yuniar
Ditinjau dr. Reni Utari

Pengertian Turun Peranakan

Prolaps uteri atau turun peranakan terjadi ketika otot dasar panggul dan jaringan ikat meregang dan melemah, sehingga tidak dapat menyangga rahim (uterus). Akibatnya, bagian rahim dapat turun sampai menonjol keluar dari vagina. Turun peranakan dapat dialami pada wanita di segala usia. 

Namun, kondisi ini seringkali dikaitkan dengan usia menopause, maupun riwayat persalinan secara normal.  Prolaps uteri derajat ringan biasanya tidak membutuhkan perawatan. Tetapi jika kondisi tersebut menyebabkan ketidaknyamanan atau mengganggu kehidupan sehari-hari, Anda mungkin membutuhkan perawatan. 

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Prolaps uteri derajat ringan biasanya tidak menimbulkan gejala. Meski demikian, gejala bisa dikeluhkan pada derajat sedang sampai berat, berupa kondisi berikut ini.

  • Panggul terasa seperti tertarik ke bawah
  • Gangguan berkemih, seperti tidak bisa menahan kencing (inkontinensia) atau retensi urine (sulit kencing)
  • Sulit buang air besar
  • Merasa seolah-olah menduduki bola kecil atau terasa seperti ada sesuatu yang keluar dari vagina 
  • Keluhan berkaitan dengan fungsi seksual, seperti vagina terasa tidak kencang

Seringkali, gejala lebih terasa menjelang malam hari.

Penyebab

Prolaps uteri disebabkan oleh kelemahan pada otot, serta jaringan ikat panggul yang dapat dipicu oleh:

  • Kehamilan 
  • Kesulitan saat melahirkan atau cedera otot panggul saat melahirkan 
  • Melahirkan bayi yang cukup besar
  • Kelebihan berat badan atau obesitas
  • Kadar hormon estrogen yang lebih rendah setelah menopause 
  • Konstipasi kronik atau kebiasaan mengejan pada saat buang air besar 
  • Batuk kronik (menahun) atau bronkitis (radang saluran pernapasan)
  • Kebiasaan mengangkat beban berat

Beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko prolaps uteri adalah riwayat operasi panggul sebelumnya, riwayat turun peranakan atau hernia usus dalam keluarga, serta usia tua.

Komplikasi 

Prolaps uteri dapat disertai dengan turunnya organ dalam rongga panggul lainnya melewati vagina, seperti kandung kemih (prolapse anterior atau sistosel), dan rektum (ujung usus besar yang berdekatan dengan anus).

Turun peranakan derajat berat dapat menyebabkan kerusakan pada dinding vagina. Akibatnya, dinding vagina dapat menonjol keluar dari liang vagina. Jaringan vagina yang bergesekan dengan pakaian dapat menyebabkan luka, dan dapat mengakibatkan infeksi.

Diagnosis

Diagnosis mengenai turun peranakan dapat diketahui melalui pemeriksaan panggul. Saat pemeriksaan panggul, dokter meminta Anda untuk:

  • Mengejan seakan-akan sedang buang air besar. Melakukan ini akan membantu dokter mengetahui seberapa jauh uterus turun ke vagina.
  • Mengencangkan otot panggul seakan-akan sedang menahan kencing. Tes ini diperlukan untuk mengecek kekuatan otot panggul.

Pengobatan

Ada beberapa tata laksana yang dapat direkomendasikan dokter, seperti berikut ini.

  • Perawatan sendiri di rumah. Ini dapat direkomendasikan jika turun peranakan tergolong ringan atau tidak ada gejala. Yang dapat dilakukan adalah latihan kegel untuk menguatkan otot panggul, menurunkan berat badan dan mengobati konstipasi.
  • Pemakaian pessary atau alat khusus berbentuk cincin dari plastik atau karet, yang dimasukkan ke dalam vagina, untuk menyangga jaringan rahim yang turun. Alat ini harus dibersihkan secara teratur.
  • Operasi. Jika turun peranakan sudah dalam kondisi parah, dokter akan merekomendasikan operasi, untuk memperbaiki kelemahan jaringan panggul. Pengangkatan rahim (histerektomi) dapat direkomendasikan pada turun peranakan derajat berat. 

Pencegahan

Untuk menurunkan risiko prolaps uteri, berikut ini hal yang dapat Anda lakukan.

  • Latihan kegel secara teratur. Latihan ini dapat menguatkan otot pada panggul, terutama setelah melahirkan. 
  • Hindari konstipasi. Minum banyak cairan dan konsumsi makanan yang berserat seperti buah-buahan, sayuran, kacang dan sereal.
  • Hindari mengangkat barang berat. Jika terpaksa mengangkat barang berat, angkatlah dengan benar. Ketika mengangkat, tumpukan berat pada kaki, bukan pada pinggang atau punggung.
  • Kontrol batuk. Dapatkan perawatan jika Anda sedang batuk dan hindari kebiasaan merokok.
  • Menjaga berat badan ideal. Konsultasikan kepada dokter untuk menentukan berat badan ideal, dan dapatkan cara untuk menurunkan berat badan, jika dibutuhkan.

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Berkonsultasilah dengan dokter jika tanda dan gejala dari turun peranakan, sudah mengganggu dan menyebabkan ketidaknyamanan dalam aktivitas sehari-hari.

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter?

  • Tuliskan gejala yang dialami dan jangka waktu terjadinya gejala tersebut.
  • Tuliskan obat-obatan, vitamin dan suplemen yang Anda konsumsi, termasuk dosisnya. 
  • Tuliskan informasi pribadi. 
  • Siapkan pertanyaan yang ingin diajukan kepada dokter.

Apa yang Akan Dilakukan Dokter pada Saat Konsultasi?

Dokter mungkin akan mengajukan pertanyaan-pertanyaan ini. Sebaiknya Anda memberikan jawaban jelas, agar dokter bisa mendiagnosis dengan lebih baik.

  • Gejala apa yang Anda alami?
  • Kapan pertama kali Anda mengalaminya?
  • Apakah Anda merasakan sakit pada daerah panggul?
  • Apakah Anda merasakan kebocoran saat mengeluarkan urine?
  • Apakah Anda mengalami batuk yang parah dalam waktu yang lama?
  • Apakah Anda sering mengangkat barang berat dalam pekerjaan atau aktivitas sehari-hari?
Referensi

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/uterine-prolapse/diagnosis-treatment/drc-20353464
Diakses pada 14 November 2018

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/uterine-prolapse/symptoms-causes/syc-20353458
Diakses pada 14 November 2018

Back to Top