Kepala

Tumor Otak

Diterbitkan: 30 Sep 2019 | Tim SehatQDitinjau oleh dr. Anandika Pawitri
image Tumor Otak
Tumor otak merupakan penumpukan massa atau pertumbuhan sel-sel abnormal pada otak. Penyakit ini memiliki berbagai jenis, ada yang bersifat nonkanker (jinak) dan lainnya bersifat kanker (ganas).Tumor dapat berasal dari sel otak atau sel kanker pada bagian tubuh lain yang menyebar ke otak. Pertumbuhan tumor berbeda-beda karena dipengaruhi oleh letak tumor.Pengobatan tumor otak diberikan berdasarkan jenis, ukuran, dan lokasinya. Adapun jenis-jenis dari tumor otak, yaitu:
  • Neuroma akustik
  • Astrositoma
  • Metastasis otak
  • Karsinoma pleksus koroid
  • Kraniofaringioma
  • Tumor embrional
  • Ependimoma
  • Glioblastoma
  • Glioma
  • Meduloblastoma
  • Meningioma
  • Oligodendroglioma
  • Tumor otak anak
  • Pineoblastoma
  • Tumor hipofisis
Tumor Otak
Dokter spesialis Saraf, Onkologi
Tanda dan gejala pada tumor otak berbeda-beda, tergantung pada bagian otak yang terjangkit. Gejala umum dari penyakit ini, yaitu:
  • Mengalami sakit kepala yang terjadi secara terus menerus
  • Mengalami kejang
  • Mengalami mual, muntah, dan mengantuk secara terus-menerus
  • Mengalami perubahan mental atau perilaku, seperti masalah memori atau perubahan kepribadian
  • Mengalami kelemahan progresif atau kelumpuhan pada satu sisi tubuh
  • Penglihatan.
Penyebab tumor otak belum diketahui secara pasti, namun ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risikonya, seperti:
  • Usia. Risiko tumor otak meningkat seiring dengan bertambahnya usia walaupun sering terjadi pada anak-anak.

  • Riwayat Apabila sebelumnya pernah menderita kanker, maka peluang untuk terkena tumor otak menjadi lebih besar.

  • Terkena paparan radiasi. Paparan sinar radiasi juga meningkatkan risiko terkena penyakit ini. Biasanya lebih berpeluang pada orang yang telah menjalani radioterapi, CT scan, atau foto rontgen kepala. 

  • Riwayat keluarga. Beberapa gangguan genetik dapat meningkatkan risiko penyakit ini, seperti tuberous sclerosis, neurofibromatosis tipe 1, neurofibromatosis tipe 2, dan sindrom Turner.

  • HIV atau AIDS. Pengidap HIV memiliki risiko lebih besar untuk menderita tumor otak.
Dokter akan melihat riwayat medis Anda, lalu melakukan pemeriksaan fisik, seperti pemeriksaan neurologis dan melakukan tes. Beberapa tes tersebut, di antaranya:
  • Tes pencitraan, seperti CT scan atau MRI, yang berfungsi untuk menilai secara rinci kondisi otak Anda.

  • Angiogram atau MRA. Berfungsi untuk menemukan tanda dan gejala tumor atau pembuluh darah yang abnormal.

  • Biopsi dapat dilakukan untuk memastikan apakah penyakit berupa tumor atau kanker.
Pengobatan yang dapat dilakukan adalah pembedahan, terapi radiasi, dan kemoterapi. Pengobatan ini sebaiknya ditangani oleh ahlinya, seperti:
  • Ahli saraf onkologi
  • Ahli bedah saraf
  • Ahli onkologi medis
  • Ahli onkologi radiasi
Pengobatan sejak dini diperlukan karena memberikan peluang untuk sembuh lebih besar. Pengobatan bergantung pada ukuran, jenis, dan kondisi tumor otak Anda. Pengobatan bertujuan untuk menyembuhkan tumor, meredakan gejala, dan memperbaiki fungsi otak.Operasi diperlukan untuk tumor otak primer. Tumor sulit dihilangkan hanya dengan pembedahan karena dapat menyerang jaringan di sekitarnya.Oleh karena itu, terapi radiasi dan kemoterapi dapat digunakan bersamaan di samping pembedahan. Selain itu, beberapa obat juga akan membantu. Fisioterapi dan terapi okupasi mungkin diperlukan untuk memperbaiki kualitas hidup.
Segera berkonsultasi dengan dokter apabila memiliki tanda dan gejala yang mengarah pada penyakit ini.
Berikut pertanyaan umum yang dapat ditanyakan, yaitu:
  • Jenis tumor apa yang saya miliki?
  • Di mana letak tumor saya berada?
  • Seberapa besar ukurannya?
  • Apakah tumor ini ganas?
  • Apa saja pengobatan yang dapat saya lakukan?
  • Apa saja risiko dari pengobatan ini?
Berikut pertanyaan yang mungkin diajukan oleh dokter:
  • Kapan mengalami gejala ini?
  • Apakah gejala terjadi secara terus menerus?
  • Seberapa parah gejalanya?
  • Apa yang memperbaiki dan memperburuk kondisi?
MayoClinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/brain-tumor/symptoms-causes/syc-20350084
Diakses pada Oktober 2018
MedlinePlus. https://medlineplus.gov/ency/article/007222.htm
Diakses pada Oktober 2018
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/brain-tumours/
Diakses pada Oktober 2018
WebMD. https://www.webmd.com/cancer/brain-cancer/brain-tumors-in-adults#1
Diakses pada Oktober 2018
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Sudahkah Anda Kenal dengan Ciri-ciri Tumor Otak Berikut Ini?

Tumor otak dapat membuat Anda menunjukkan ciri-ciri dan gejala tertentu. Ciri-ciri tersebut, bisa bersifat umum maupun spesifik, tergantung pada lokasi pertumbuhan tumor. Kenali ciri-ciri tumor otak berikut ini, karena deteksi dini sangat berarti untuk penanganan yang tepat.
14 Oct 2019|Arif Putra
Baca selengkapnya
Ada banyak ciri-ciri tumor otak yang harus diwaspadai, mulai dari sakit kepala, kejang, hingga perubahan mood

Terapi Sinar Gamma, Operasi Otak Tanpa Pisau Bedah

Sinar gamma termasuk terapi radiasi untuk menangani gangguan pada otak. Terapi ini hampir tidak menimbulkan rasa sakit, minim risiko, dan hanya perlu dilakukan satu kali. Seperti apakah prosedurnya?
07 Apr 2020|Rieke Saraswati
Baca selengkapnya
Jaring dan alat khusus perlu digunakan dalam terapi sinar gamma

Jenis Obat Tumor dan Perawatan untuk Atasi Tumor Jinak dan Tumor Ganas

Pengobatan tumor jinak berbeda dari pengobatan tumor ganas. Tumor jinak yang tidak menimbulkan gejala bahkan bisa saja tidak perlu diobati. Sementara itu pada tumor ganas, kemoterapi, terapi radiasi, hingga transplantasi sumsum tulang belakang bisa dilakukan sebagai pilihan perawatan.
15 Jul 2020|Nina Hertiwi Putri
Baca selengkapnya
Pengobatan tumor dengan obat disebut sebagai kemoterapi