logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Psikologi

Trypophobia

1 Jun 2021

| dr. Joni Indah Sari

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Secara medis, trypophobia belum diakuki sebagai salah satu jenis fobia

Trypophobia muncul ketika melihat tekstur lubang-lubang atau tonjolan

Pengertian trypophobia

Trypophobia adalah rasa takut, cemas, atau jijik berlebihan terghadap tekstur lubang-lubang atau tonjolan. Misalnya, sarang lebah, stroberi, bubble wrap, atau terumbu karang.

Namun para ahli menyatakan bahwa trypophobia tidak memenuhi kriteria fobia yang sebenarnya. Oleh karena itu, asosiasi dokter kejiwaan di Amerika tidak mengakui trypophobia dalam buku pedoman diagnosis gangguan jiwa.

Para pakar mengemukakan bahwa gejala trypophobia lebih mengawah pada rasa jijik daripada rasa takut.

 

Trypophobia

Dokter spesialisDokter Jiwa, Psikolog
Gejala

Rasa jijik, takut, berkeringat

Faktor risiko

Faktor genetik, gangguan mental lain

Metode diagnosis

Pengisian kuesioner

Pengobatan

CBT, obat, perubahan pola hidup

Obat

Obat antidepresan, anticemas

Komplikasi

Penurunan kualitas hidup penderita

Kapan harus ke dokter?

Ketakutan berlebihan ketika melihat pemicu tertentu

Tanda dan gejala trypophobia

Jika melihat pola banyak lubang, gejala trypophobia pada penderitanya bisa serupa dengan serangan panik yang meliputi:

  • Rasa mual.
  • Tubuh yang gemetaran.
  • Bulu kuduk berdiri atau merinding.
  • Berkeringat.
  • Jantung berdebar-debar.
  • Sesak napas.
  • Pusing.
  • Sensasi melayang seolah-olah mau pingsan.

Penderita menyadari bahwa rasa takut dan jijik yang ia miliki tidak wajar dan berlebihan. Namun mereka tidak mampu untuk mengendalikan perasaannya.

Ketakutan dan rasa jijik tersebut bisa sangat parah hingga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Penderita akan berusaha menghindari sumber fobia dengan berbagai cara.

Penyebab trypophobia

Hingga saat ini, penyebab trypophobia belum diketahui secara pasti. Namun para ahli mengemukakan beberapa teori di bawah ini yang dianggap bisa menyebabkan trypophobia:

  • Bentuk evolusi dari kecemasan terhadap parasit dan penyakit menular

Teori ini muncul dari fakta bahwa pola banyak lubang atau tonjolan sering berhubungan dengan penyakit (seperti cacar air, rubella, demam scarlet, dan kudis) dan hewan beracun.

Perasaan jijik bisa berasal dari respons untuk melindungi tubuh dari parasit dan penyakit. Namun pada penderita trypophobia, terdapat generalisasi terhadap semua objek dengan pola banyak lubang atau tonjolan.

  • Akibat kecemasan sosial

Teori lainnya mengatakan bahwa trypophobia berasal dari kecemasan sosial. Pola banyak lubang dapat terlihat seperti kelompok mata yang memandangi Anda.

Hal tersebut bisa menjadi momok yang menakutkan bagi orang dengan gangguan kecemasan sosial. Akibatnya, kondisi ini berujung pada fobia lubang.  

Di samping gangguan kecemasan, trypophobia juga kerap dihubungkan dengan kondisi depresi. Orang yang mengidap depresi bisa saja mengalami gejala trypophobia yang lebih parah dan berlangsung lebih lama.

Diagnosis trypophobia

Diagnosis trypophobia termasuk sulit dilakukan. Hingga saat ini, trypophobia juga belum termasuk dalam daftar gangguan jiwa.

Jika merasa mengalami trypophobia, Anda perlu menjalani pemeriksaan oleh dokter spesialis jiwa atau psikolog. Anda akan diminta untuk menjawab sederet pertanyaan yang tertera dalam kuesioner khusus.

Kuesioner tersebut akan menjadi patokan untuk memastikan diagnosis Anda. Kuesioner ini terdiri dari 17 pertanyaan mengenai dengan skala pilihan 1 (tidak sama sekali) hingga 5 (sangat parah), yang harus Anda jawab.

Advertisement

Cara mengobati trypophobia

Penanganan trypophobia umumnya ditangani dengan beberapa cara berikut:

  • Cognitive behavior therapy (CBT)

Cognitive behavior therapy merupakan terapi yang bertujuan perlahan-lahan mengubah cara pandang negatif penderita terhadap apa yang menjadi sumber fobianya. Tekniknya dengan mendiskusikan pemikiran yang tidak realistis, kemudian menggantikannya dengan yang lebih realistis, sehingga membuat perubahan perilaku. Dengan ini, rasa takut dan jijik yang ekstrem pada penderita pun berangsur-angsur dapat berkurang hingga akhirnya hilang.

  • Obat-obatan

Obat antidepresi maupun obat antikecemasan juga terkadang bisa diresepkan oleh dokter. Pasalnya, penderita trypophobia pun dapat mengalami stres, depresi, maupun gangguan kecemasan.

  • Teknik relaksasi

Untuk membantu dalam mengendalikan gejala trypophobia, penderita bisa mempelajari teknik-teknik relaksasi. Mulai dari latihan pernapasan dalam hingga meditasi

Ketika tidak sengaja melihat sumber fobia dan gejala mulai terasa, Anda bisa mengalihkan pandangan lalu membayangkan situasi atau hal-hal yang bisa menenangkan Anda. Misalnya, pantai, pegunungan, dan banyak lagi.

Cara mencegah trypophobia

Pencegahan trypophobia yang utama adalah dengan menghindar sumber fobia yang mungkin ada di sekitar Anda.

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter

Anda sebaiknya berkonsultasi ke dokter atau psikiolog jika Anda merasakan gejala trypophobia sebagaimana yang telah dijelaskan di atas.

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter

Sebelum pemeriksaan, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:

  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat objek yang menjadi sumber fobia Anda.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi dengan dokter atau psikolog. Mereka bisa membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.

Apa yang Akan Dilakukan Dokter pada Saat Konsultasi

Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:

  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Objek apa saja yang memicu reaksi Anda?
  • Apakah Anda sudah mencari pertolongan medis sebelumnya? Jika iya, penanganan apa saja yang pernah Anda coba?

Dokter kemudian meminta Anda mengisi kuesioner trypophobia untuk memastikan diagnosis dan memberikan penanganan yang sesuai.

Advertisement

mengatasi depresistresgangguan kecemasanfobiatrypophobia

Bagikan

Dokter Terkait

Penyakit Terkait

Artikel Terkait

no image

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved