Trikotilomania

Ditulis oleh Olivia
Ditinjau dr. Miranda Rachellina
Trikotilomania adalah gangguan mental yang ditandai dengan adanya dorongan untuk menarik rambut secara berulang
Penderita trikotilomania cenderung sulit menghentikan perilaku menarik rambutnya sendiri.

Pengertian Trikotilomania

Trikotilomania adalah gangguan mental yang diindikasikan dengan dorongan tidak tertahankan untuk menarik rambut yang terdapat di kepala, alis mata, ataupun rambut pada area lain pada tubuh. Perilaku ini merupakan perilaku berulang, sering terjadi, serta sulit untuk dihentikan. Terkadang penarikan rambut dilakukan sebagai cara untuk mengatasi stres.  Beberapa penderita dapat mengendalikan trikotilomania yang dialami tetapi bagi yang lain, dorongan untuk menarik rambut tidak dapat dikontrol. 

Gangguan ini pada umumnya dialami oleh remaja dan dewasa muda serta lebih banyak dialami oleh wanita daripada pria. Trikotilomania dapat mengganggu kehidupan sosial dari penderita karena terkadang penarikan rambut menimbulkan kebotakan pada rambut di kepala dan pada akhirnya penderita harus mencari cara untuk menutupi kebotakan tersebut. 

Penderita trikotilomania bisa saja menyadari dan secara sengaja menarik rambutnya, tetapi terdapat juga penderita yang tidak menyadari perilaku tersebut dan hanya secara otomatis menarik rambutnya (contoh, saat bosan, saat menonton televisi, dan sebagainya). Saat menarik rambut, penderita dapat merasa senang dan puas saat menarik rambut atau menjadikan perilaku ini sebagai cara untuk mengatasi emosi negatif yang dirasakan (contoh, stres, rasa cemas, kesedihan, kesepian, dan sebagainya).

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Berdasarkan Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders edisi kelima (DSM-5) yang menjadi panduan untuk Asosiasi Psikiater Amerika (American Psychiatrist Association), gangguan trikotilomania ditandai dengan perilaku yang berfokus pada badan berupa penarikan rambut secara berulang-ulang dan adanya usaha yang berulang-ulang untuk mengurangi atau menghentikan perilaku. Perilaku dapat dilakukan di saat-saat rileks atau stres, tetapi terkadang terdapat ketegangan yang sudah tertumpuk sebelum penderita mulai menarik rambutnya. Kriteria-kriteria trikotilomania adalah:

  • Berkali-kali menarik-narik rambut secara terus-menerus yang akhirnya membuat rambut rontok.
  • Terdapat usaha-usaha yang dilakukan untuk mengurangi atau menghentikan perilaku menarik rambut secara berulang-ulang.
  • Penarikan rambut yang dilakukan menimbulkan gangguan secara sosial, pekerjaan, ataupun aspek-aspek kehidupan individu lainnya.
  • Penarikan rambut atau kerontokan rambut tidak dapat dijelaskan dengan kondisi medis lainnya (contoh, kondisi dermatologis).
  • Penarikan rambut tidak dapat dijelaskan dengan gejala-gejala dari gangguan mental lainnya (contoh, body dismorphic disorder).

Penyebab

Tidak ada penyebab yang jelas terkait gangguan ini. Namun, terdapat beberapa hal yang mungkin dapat memengaruhi perkembangan trikotilomania:

  • Riwayat keluarga, terdapat anggota keluarga yang mengalami gangguan mental yang serupa. 
  • Usia, penderita trikotilomania biasanya remaja awal yang berada pada kisaran umur 10-13 tahun.
  • Stres dan rasa cemas, kejadian-kejadian yang membuat stres dan cemas atau traumatis dapat memicu trikotilomania dan membuat individu menjadikan perilaku menarik rambut sebagai suatu cara untuk menangani stress dan rasa cemas yang dirasakan.
  • Perubahan tingkat hormon saat pubertas.
  • Adanya ketidakseimbangan zat-zat kimia di otak. 
  • Adanya abnormalitas pada jalur-jalur otak yang berhubungan dengan regulasi emosi, pergerakan, pembentukan kebiasaan, dan kontrol impuls. 

Perlu diketahui bahwa penderita bisa saja memiliki beberapa area yang mengalami kebotakan pada kulit kepala, bulu mata, atau alis jika penderita menarik-narik rambut pada area tersebut. Penderita juga mungkin dapat menggigit, menguyah, ataupun memakan rambut yang rontok karena ditarik. 

Diagnosis

Dokter dan ahli kesehatan mental lainnya biasanya melakukan diagnosis berdasarkan:

  • Kriteria-kriteria dari DSM-5
  • Evaluasi, seperti memeriksa jumlah rambut rontok berdiskusi mengenai kerontokan rambut, dan mengidentifikasi masalah medis lainnya.
  • Wawancara, untuk melihat apakah individu memiliki gangguan dalam kontrol impuls.

Pengobatan

Trikotilomania dapat ditangani dengan beberapa cara, yaitu:

  • Medikasi, belum ada obat khusus untuk trikotilomania. Namun, obat-obatan dapat digunakan untuk meringankan gejala-gejala yang dialami, misalnya antidepresan.
  • Terapi, beberapa terapi yang cukup efektif dalam membantu penderita trikotilomania adalah:
    • Terapi kognitif, membantu mengidentifikasi dan memeriksa pemikiran-pemikiran yang terganggu mengenai perilaku menarik rambut.
    • Terapi penerimaan dan komitmen, dapat membantu penderita untuk menerima dorongan yang dirasakan untuk menarik rambut tanpa melampiaskannya dalm bentuk perilaku.
    • Pelatihan pembalikan kebiasaan (habit reversal training), terapi ini yang biasanya paling sering digunakan untuk membantu penderita trikotilomania. Dalam terapi ini, penderita akan diajarkan untuk membuat catatan harian mengenai perilaku menarik rambut yang dilakukan, menyadari situasi apa yang membuat penderita mungkin akan menarik rambutnya dan belajar untuk menghindari situasi tersebut, serta belajar untuk mengganti perilaku menarik rambut dengan perilaku lainnya (misalnya, penderita dapat mengepalkan tangan untuk menghentikan dorongan yang dirasakan).  Terapi ini juga meliputi pemberian dukungan emosional dari orang-orang terdekat.

Jika Anda mengalami trikotilomania, terdapat beberapa hal yang dapat Anda lakukan:

  • Tetap mengikuti penanganan yang diberikan.
  • Menggunakan stress ball atau fidget toy untuk mendistraksi Anda dari perilaku menari-narik rambut.
  • Menggunakan bandana, topi, dan sebagainya yang dapat menghalangi Anda untuk menarik rambut Anda.
  • Mengepalkan tangan serta menegangkan otot pada lengan dan tangan yang digunakan untuk menarik-narik rambut.
  • Membuat suatu kalimat yang dapat diucapkan berulang-ulang sampai dorongan untuk melakukan perilaku tersebut menghilang.
  • Menaruh plester obat pada ujung-ujung jari.
  • Menggunting pendek rambut.
  • Menerapkan teknik-teknik untuk menangani stres dan relaksasi, seperti yoga, meditasi, dan sebagainya.

Pencegahan

Tidak ada cara untuk mencegah trikotilomania, tetapi konsultasi dini dengan dokter dan ahli kesehatan mental lainnya dapat membantu untuk mengurangi keparahan dari gejala-gejala yang dialami. Penderita juga dapat mempelajari teknik-teknik dalam menangani stres dan relaksasi yang sehat, seperti meditasi, yoga, dan sebagainya.

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Jika Anda atau orang-orang terdekat Anda merasa tidak dapat berhenti menarik rambut atau mengalami gejala-gejala yang tertera di atas, segeralah berkonsultasi dengan dokter dan ahli kesehatan mental lainnya. 

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter?

Sebelum berkonsultasi dengan dokter dan ahli kesehatan mental lainnya, sebaiknya Anda menyiapkan beberapa daftar gejala-gejala yang dialami, informasi pribadi, obat-obatan dan zat-zat yang dikonsumsi, serta pertanyaan-pertanyaan untuk dokter dan ahli kesehatan mental lainnya, seperti:

  • Apa penyebab dari gejala yang saya alami?
  • Apa penanganan yang cocok untuk gejala saya?
  • Apakah gangguan ini dapat hilang dengan sendirinya?
  • Jika saya harus mengonsumsi obat, apa efek samping dan kontra indikasi dari obat-obatan yang diresepkan?

Apa yang Akan Dilakukan Dokter pada Saat Konsultasi?

Saat berkonsultasi, dokter dan ahli kesehatan mental lainnya mungkin akan menanyakan beberapa pertanyaan, seperti:

  • Apa saja gejala yang Anda alami?
  • Apakah gejala tersebut sering dialami?
  • Apa perasaan yang Anda rasakan sebelum dan sesudah Anda menarik rambut Anda?
  • Apakah terdapat situasi atau waktu-waktu yang memicu Anda untuk menarik-narik rambut Anda?
  • Kapan Anda pertama kali menarik-narik rambut Anda?
  • Apakah Anda pernah mengunyah atau menggigit atau menelan rambut yang telah ditarik?
  • Pernahkah Anda menjalani penanganan lain terkait menarik rambut atau masalah emosi?
  • Rambut bagian mana yang pernah Anda cabut?
  • Pernahkah Anda mencoba untuk berhenti menarik rambut? Apa hasilnya?
  • Bagaimana gangguan ini memengaruhi kehidupan keseharian Anda?
Referensi

Mayo Clinic. 
https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/trichotillomania/symptoms-causes/syc-20355188
Diakses pada 19 Oktober 2018.

Medscape. 
https://emedicine.medscape.com/article/1071854-overview
Diakses pada 19 Maret 2019

NHS.
https://www.nhs.uk/conditions/trichotillomania/
Diakses pada 19 Maret 2019

WebMD.
https://www.webmd.com/anxiety-panic/guide/trichotillomania#1
Diakses pada 19 Maret 2019

Back to Top