Trakhoma

Ditulis oleh Maria Yuniar
Ditinjau dr. Reni Utari

Pengertian Trakhoma

Trakhoma adalah salah satu penyebab kebutaan akibat infeksi bakteri Chlamydia trachomatis. Trakhoma dapat ditularkan melalui cairan mata, hidung, tenggorokan, ataupun benda yang terkontaminasi (handuk atau pakaian) infeksi tersebut.

Lalat yang bersentuhan langsung dengan cairan orang yang terinfeksi juga dapat menyebarkan trakhoma. Penyakit ini umumnya diderita oleh anak-anak di tempat tinggal dengan sanitasi yang minim.

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Gejala trakhoma biasanya mulai muncul 5-12 hari setelah paparan terhadap bakteri. Gejala yang timbul bisa berupa:

  • Gatal dan iritasi ringan di sekitar mata
  • Keluarnya cairan berupa lendir atau nanah dari mata
  • Kornea (selaput jernih yang melapisi bilik mata depan) menjadi keruh
  • Pembengkakan pada kelopak mata
  • Pembengkakan kelenjar getah bening
  • Bulu mata yang mengarah masuk ke arah bola mata
  • Peningkatan sensitivitas mata terhadap cahaya 
  • Nyeri pada mata

Pada anak kecil, penyakit ini berkembang secara perlahan dan mungkin tidak menimbulkan gejala hingga beranjak dewasa.

Penyebab

Trakhoma disebabkan oleh infeksi bakteri Chylamydia trachomatis. Kondisi ini sering terjadi di area pedesaan pada negara berkembang. Anak-anak paling rentan untuk terjangkit penyakit ini.

Trakhoma menyebar melalui kontak langsung dengan mata yang terinfeksi, hidung atau cairan tenggorokan. Kondisi ini juga dapat ditularkan melalui kontak dengan objek yang terkontaminasi, seperti handuk atau pakaian.

Diagnosis

Trakhoma dapat didiagnosis melalui pemeriksaan pada mata dan kelopak mata oleh dokter spesialis mata. Trakhoma biasanya didiagnosis dari riwayat kesehatan dan gejala yang dialami pasien.

Jika tersedia peralatan yang memadai, dokter akan menganalisis mata pasien menggunakan slit lamp, yang akan menunjukkan perubahan karakteristik termasuk pada kelopak, lapisan air mata, konjungtiva, dan kornea.

Pengobatan

Antibiotik seperti salep tetrasiklin atau azitromisin oral, dapat digunakan untuk mencegah komplikasi jangka panjang, jika digunakan pada awal infeksi. Antibiotik diberikan untuk menghentikan perkembangan infeksi dan mengurangi penyebaran trakhoma. 

Jika sudah menimbulkan nyeri pada bagian kelopak mata, tindakan operasi seperti pembedahan dapat dilakukan, untuk menghentikan perkembangan jaringan parut pada kornea dan mencegah hilangnya penglihatan pada penderita trakhoma.

Prosedur penghilangan bulu mata juga dapat dilakukan, jika bulu mata menyentuh bagian mata.

Pencegahan

Penyebaran infeksi dapat dicegah dengan sering mencuci tangan dan wajah menggunakan air bersih, menjaga pakaian tetap bersih, serta tidak berbagi barang dengan orang lain, terutama yang telah terinfeksi trakhoma. Hal yang dapat Anda lakukan adalah:

  • Tidak menyentuh mata tanpa mencuci tangan terlebih dahulu 
  • Mencuci tangan perlahan dan secara rutin 
  • Gantilah handuk dan pakaian setiap hari, dan jangan meminjamkannya ke orang lain 
  • Gantilah sarung bantal sesering mungkin 
  • Hapus kosmetik pada mata, terutama maskara
  • Jangan gunakan kosmetik atau alat perawatan mata orang lain

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Hubungi dokter jika Anda atau anak Anda merasakan adanya gatal atau iritasi pada mata. Terutama jika tinggal atau telah bepergian ke area dengan banyak kasus trakhoma. Trakhoma adalah kondisi yang menular. Mengobati kondisi ini secepatnya, dan membantu mencegah infeksi lebih jauh.

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter?

Sebelum berkonsultasi dengan dokter, tuliskan gejala yang Anda rasakan, termasuk detail tentang perubahan penglihatan, informasi pribadi utama, seperti penggunaan produk kosmetik baru, perubahan kontak lensa, dan kacamata. Begitu pula untuk setiap obat, vitamin, maupun suplemen yang Anda konsumsi.

Selain itu, ada baiknya Anda menyiapkan pertanyaan untuk disampaikan pada dokter. Berikut ini daftar pertanyaan tentang trakhoma, yang bisa Anda ajukan.

 

  • Apa penyebab paling mungkin dari gejala-gejala ini?
  • Apa penyebab lain yang mungkin terjadi dari gejala ini?
  • Apa jenis tes yang dibutuhkan?
  • Apakah kondisi ini hanya sementara?
  • Apa tindakan terbaik pada kasus ini?

 

 

Apa yang Akan Dilakukan Dokter pada Saat Konsultasi?

Dokter dapat menanyakan pertanyaan berikut ini. Sebaiknya Anda memberikan jawaban jelas, agar dokter bisa mendiagnosis lebih baik.

  • Apakah Anda pernah mengalami keluhan yang serupa?
  • Kapan Anda mulai mengalami gejala tersebut?
  • Seberapa parah gejalanya? Apakah gejalanya memburuk?
  • Apakah ada yang memperburuk atau meringankan gejala tersebut?
Referensi

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/trachoma/symptoms-causes/syc-20378505
Diakses pada 14 Februari 2019

MedicineNet. https://www.medicinenet.com/trachoma/article.htm
Diakses pada 14 Februari 2019

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/ency/article/001486.htm
Diakses pada 14 Februari 2019

Back to Top