Tortikolis merupakan gangguan otot leher yang menyebabkan kepala tampak miring

Tortikolis merupakan gangguan otot leher yang menyebabkan kepala tampak miring. Kondisi ini dapat disebabkan oleh bawaan saat lahir, kerusakan otot leher atau karena gangguan peredaran darah.

Terdapat beberapa gejala yang menandakan kondisi Tortikolis, seperti:

  • Tremor (gerakan seperti getaran atau menggigil yang tidak disadari) pada kepala
  • Sakit leher
  • Gerakan leher yang terbatas
  • Kaku pada otot leher
  • Pembengkakan otot leher
  • Bahu yang tampak lebih tinggi pada satu sisi
  • Sakit kepala

Tortikolis dapat disebabkan oleh kondisi bawaan sejak lahir yang biasanya berkembang dalam janin karena posisi kepala bayi berada di posisi yang salah atau karena kerusakan pada otot leher serta gangguan suplai darah ke leher. Kondisi ini juga dapat disebabkan karena cedera otot atau cedera pada sistem saraf. Tortikolis yang diakibatkan oleh kelainan struktur otot dan atau tulang, umumnya akan bersifat permanen (tortikolis permanen). Infeksi telinga atau pembengkakan kelenjar getah bening di daerah leher juga dapat menyebabkan tortikolis temporer (sementara), yang biasanya pulih dalam beberapa hari jika penyebabnya diatasi. Namun seringkali penyebabnya tidak diketahui (tortikolis idiopatik).

Untuk mendiagnosa kondisi tortikolis, dokter akan melakukan beberapa hal seperti:

  • Pemeriksaan fisik. Kepala pada penderita tortikolis dapat terlihat miring, condong ke depan atau ke belakang, seperti tertarik atau menoleh ke salah satu sisi
  • Tes lainnya seperti X-ray pada leher, CT scan, EMG (elektromiografi) yang berguna untuk melihat gangguan aktivitas otot, MRI kepala dan leher, serta tes darah untuk membantu mencari kondisi medis lain yang dapat memengaruhi kondisi

Perawatan Tortikolis yang dapat dilakukan:

  • Terapi panas pada bagian yang sakit dengan menggunakan lampu khusus terapi
  • Pijat pada bagian leher
  • Terapi fisik atau perawatan chiropractic
  • Latihan peregangan
  • Memakai penyangga leher

Obat-obatan yang biasanya dipakai, seperti:

  • Obat pereda nyeri
  • Obat yang digunakan untuk mengobati tremor pada penyakit Parkinson
  • Suntikan botulinum toksin yang diulang setiap beberapa bulan sekali

Tindakan operasi dapat direkomendasikan dokter jika dibutuhkan untuk memperbaiki struktur tulang dan otot.

Kondisi ini biasanya tidak dapat dicegah, namun melalui perawatan dini akan membantu mencegah kondisi menjadi semakin parah.

Konsultasikan dengan dokter jika gejala yang dialami tidak membaik setelah melakukan pengobatan dan jika tortikolis terjadi setelah cedera atau dengan penyakit serius.

Healthline. https://www.healthline.com/health/torticollis
Diakses pada 7 Desember 2018

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/ency/article/000749.htm
Diakses pada 7 Desember 2018

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK539857/
Diakses pada 15 Agustus 2019

Artikel Terkait