Tinea Korporis

Ditulis oleh Tim SehatQ
Ditinjau dr. Reni Utari

Pengertian Tinea Korporis

Tinea korporis adalah infeksi jamur pada tubuh yang sering terjadi. Kondisi ini merupakan salah satu jenis dermatofitosis atau tinea. Jenis dermatofitosis lainnya dinamakan sesuai dengan lokasi yang terinfeksi jamur, seperti tinea kapitis (infeksi di kulit kepala), tinea kruris (infeksi di area lipat paha dan bokong), dan tinea pedis (infeksi pada kaki).

Tinea korporis seringkali ditularkan melalui kontak langsung dengan kulit manusia atau binatang yang terinfeksi. Infeksi tinea korporis ringan dapat ditangani dengan obat antijamur topikal (digunakan pada kulit). Infeksi yang lebih serius membutuhkan obat antijamur oral (minum) selama beberapa minggu.

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Gejala tinea korporis biasanya berupa:

  • Merah pada kulit, gatal, bersisik, atau bercak yang agak menonjol pada kulit
  • Kulit melepuh atau mengeluarkan cairan
  • Bercak menyerupai cincin dengan tepi luar yang berwarna lebih merah
  • Bercak dengan batas yang jelas dan lebih menonjol dibanding kulit sekitarnya

Penyebab

Penyakit ini disebabkan oleh infeksi jamur Dermatofita yang mempunyai tiga jenis, yaitu trichophyton, microsporum dan epidermophyton. Jamur ini dapat hidup lama sebagai spora di dalam tanah.

Manusia dan binatang bisa terjangkit tinea korporis setelah kontak langsung dengan tanah yang mengandung spora tersebut. Infeksi juga dapat melalui kontak langsung dengan kulit binatang atau manusia yang terinfeksi, serta memakai pakaian, handuk, selimut, atau seprei yang digunakan oleh orang yang terinfeksi.

Faktor risiko

Beberapa faktor dapat meningkatkan risiko tinea korporis, antara lain:

  • Iklim lingkungan yang hangat
  • Kontak dekat dengan orang atau binatang yang terinfeksi
  • Berbagi pakaian, tempat tidur, atau handuk dengan orang yang memiliki infeksi jamur
  • Berpartisipasi dalam olahraga yang melakukan kontak kulit, seperti gulat
  • Menggunakan pakaian yang ketat
  • Memiliki sistem kekebalan tubuh rendah

Komplikasi

Orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah, seperti penderita HIV/AIDS, berisiko untuk mengalami penyebaran infeksi jamur yang lebih serius.

Diagnosis

Dokter akan dapat mendiagnosis tinea korporis melalui pemeriksaan fisik. Untuk memastikan diagnosis, dokter dapat mengambil contoh kulit yang terinfeksi sehingga dapat diteliti di bawah mikroskop.

Pengobatan

Terapi yang direkomendasikan adalah penggunaan obat antijamur topikal, seperti krim atau losion, di mana dapat dioleskan langsung ke kulit yang terinfeksi. Jika infeksi tergolong parah atau menyebar luas, dokter dapat meresepkan obat antijamur oral (minum).

Pencegahan

Tindakan pencegahan yang dapat dilakukan, di antaranya:

  • Jagalah kebersihan untuk mencegah penyebaran jamur
  • Hindarilah menggunakan pakaian ketat dan yang terlalu lama kotor karena dapat menimbulkan jamur
  • Usahakan untuk menghindari binatang yang terinfeksi karena kontak langsung dapat menyebabkan penularan tinea korporis
  • Hindari berbagi pemakaian barang-barang pribadi, seperti handuk, pakaian, sisir dengan orang lain

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Temui dokter jika memiliki ruam di kulit yang tidak membaik dalam dua minggu. Penderita membutuhkan obat yang diresepkan agar bisa sembuh.

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter?

Pertanyaan yang bisa diajukan pada dokter pada saat konsultasi, di antaranya:

  • Apa yang mungkin menyebabkan tanda dan gejala?
  • Apa pemeriksaan dibutuhkan untuk mengonfirmasi diagnosis?
  • Apakah pengobatan yang terbaik?
  • Apakah kondisi ini sementara atau kronik?

Apa yang Akan Dilakukan Dokter pada Saat Konsultasi?

Selama pemeriksaan, dokter biasanya akan menanyakan beberapa pertanyaan berikut:

  • Kapan Anda merasakan gejala?
  • Seperti apa ruam yang muncul pertama kali?
  • Apakah Anda pernah memiliki ruam seperti ini di masa lalu?
  • Apakah binatang atau anggota keluarga pernah mengalami hal ini?
  • Apakah ruam terasa sakit atau gatal?
  • Apakah Anda sudah mengonsumsi obat?
Referensi

Healthline. https://www.healthline.com/health/ringworm#causes
Diakses pada Desember 2018

Mayoclinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/ringworm-body/diagnosis-treatment/drc-20353786
Diakses pada Desember 2018

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/ringworm/
Diakses pada Desember 2018

Back to Top