Kepala

Thunderclap Headache

22 Sep 2021 | Popy Hervi PutriDitinjau oleh dr. Reni Utari
image Thunderclap Headache
Thunderclap headache adalah sakit kepala sangat menyakitkan yang datang tiba-tiba seperti petir. Kondisi yang juga dikenal dengan istilah sakit kepala petir ini mencapai rasa sakit paling intens dalam waktu 1 menit dan berlangsung setidaknya 5 menit.Sakit kepala petir menyerang tanpa peringatan apapun, dan biasanya tidak berbahaya. Namun kondisi ini juga bisa menjadi tanda dari penyakit yang sangat serius dan melibatkan perdarahan di dalam dan sekitar otak.Oleh karena itu, jika mengalami gejala thunderclap headache, Anda sebaiknya segera memeriksakan kondisi ke dokter. Dengan ini, dokter bisa mengatasi masalah yang mendasari sakit kepala ini. 
Thunderclap Headache
Dokter spesialis Penyakit Dalam, Saraf
GejalaSakit kepala parah yang dating tiba-tiba, mual, muntah
Faktor risikoSobekan di arteri kepala atau leher, aneurisma, pembuluh darah tersumbat di kepala
Metode diagnosisMRI, CT scan, MRA
PengobatanObat-obatan
ObatOAINS, obat pengatur tekanan darah, nimodipine
KomplikasiMigrain, cedera kepala, tekanan darah tinggi
Kapan harus ke dokter?Mengalami gejala thunderclap headache
Secara umum, gejala thunderclap headache meliputi:
  • Sakit kepala parah yang menyerang secara tiba-tiba, selama kurang lebih 1 menit
  • Mual
  • Muntah
Sementara ciri atau gejala lainnya yang mungkin muncul berupa:
  • Kejang
  • Penglihatan buram
  • Kesulitan berbicara
  • Sakit kepala menjalar hingga leher atau punggung bawah
  • Pingsan
 
Penyebab utama thunderclap headache adalah perdarahan dari arteri ke ruang di sekitar otak. Kondisi biasanya dikenal dengan istilah perdarahan subarachnoid. 

Faktor risiko thunderclap headache

Beberapa faktor risiko sakit kepala jenis ini meliputi:
  • Sobekan di arteri kepala atau leher
  • Aneurisma
  • Pembuluh darah tersumbat di kepala
  • Cairan tulang belakang bocor
  • Perubahan tekanan darah yang cepat
  • Cedera kepala
  • Infeksi di otak
  • Stroke hemoragik
  • Stroke iskemik
  • Penyempitan pembuluh darah di sekitar otak
  • Pembuluh darah yang meradang
  • Tekanan darah sangat tinggi di usia akhir kehamilan
 
Diagnosis thunderclap headache dilakukan dengan CT scan, pungsi lumbal, MRI, dan MRA. Berikut penjelasannya.
  • CT scan kepala

CT scan menggunakan sinar X untuk menghasilkan gambar detail dari otak dan struktur kepala pasien. Saat melakukan prosedur ini, dokter biasanya juga akan menggunakan cairan pewarna berbasis yodium untuk menambah atau memperjelas gambar.
  • Lumbar pungsi

Lumbar pungsi dilakukan dokter dengan mengambil sedikit sampel cairan serebrospinal, yakni cairan yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang pasien. Sampel ini kemudian diuji untuk mencari tanda-tanda perdarahan atau infeksi.
  • MRI

Dalam beberapa kasus, tes pencitraan pencitraan seperti MRI mungkin dilakukan untuk penilaian lebih lanjut..
  • Magnetic resonance angiography (MRA)

Mesin MRI dapat digunakan untuk memetakan aliran darah di dalam otak pasien dalam tes pencitraan yang disebut MRA. 
Cara mengobati thunderclap headache umumnya akan tergantung pada tingkat keparahan penyakit, penyebab, dan seberapa lama pasien sudah mengalami kondisi tersebut. Dokter biasa akan memberikan beberapa pilihan berikut:
  • Jika sakit kepala petir terjadi bukan karena gangguan medis serius, dokter dapat memberikan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) untuk membantu dalam mengurangi pembengkakan
  • Obat untuk mengatur tekanan darah
  • Bila sakit kepala ini disebabkan oleh kejang pada pembuluh darah otak, dokter akan memberikan nimodipine melalui infus atau obat minum
Pada beberapa kasus, operasi mungkin diperlukan untuk memperbaiki pembuluh darah yang robek atau pecah, serta menghilangkan penyumbatan. 

Komplikasi thunderclap headache

Jika tidak ditangani dengan benar, sakit kepala ini bisa menyebabkan komplikasi berupa:  
Cara mencegah thunderclap headache yang bisa dilakukan meliputi:
  • Konsumsi makanan bergizi
  • Aktif olahraga
  • Berhenti merokok
  • Kontrol kadar kolesterol
  • Jika memiliki tekanan darah tinggi, konsultasikan ke dokter cara mengatasinya
 
Hubungi dokter bila Anda mengalami gejala yang mengarah pada thunderclap headache. Demikian pula jika Anda memiliki tanda atau gejala lain yang tidak disebutkan maupun kekhawatiran serta pertanyaan lainnya. 
Sebelum pemeriksaan ke dokter, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
 
Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Kapan gejala pertama kali Anda alami?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait thunderclap headache?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis thunderclap headache agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/17876-thunderclap-headaches
Diakses pada 22 September 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/thunderclap-headaches/symptoms-causes/syc-20378361
Diakses pada 22 September 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/thunderclap-headaches
Diakses pada 22 September 2021
WebMD. https://www.webmd.com/migraines-headaches/thunderclap-headaches
Diakses pada 22 September 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email