Tetralogi Fallot

Ditinjau dr. Miranda Rachellina
Gejala tetralogi fallot bervariasi, tergantung dari tingkat obstruksi aliran darah keluar dari jantung dan ke paru-paru
Kombinasi empat cacat jantung bawaan disebut tetralogi fallot

Pengertian Tetralogi Fallot

Tetralogi fallot adalah kondisi langka akibat kombinasi empat cacat jantung sejak lahir. Cacat ini memengaruhi struktur jantung yang menyebabkan darah membawa sedikit oksigen keluar dari jantung, dan mengalir ke seluruh tubuh. Bayi dan anak kecil dengan tetralogi fallot biasanya memiliki kulit kebiruan, karena darah tidak membawa cukup oksigen. Tetralogi fallot didiagnosis saat pasien berusia bayi. Namun, tetralogi fallot juga dapat terdeteksi terlambat sampai usia dewasa. Pada beberapa kasus, pendeteksiannya tergantung tingkat kecacatan dan gejala yang dialami. Diagnosis yang diikuti dengan perawatan operasi layak, kebanyakan anak dan orang dewasa dengan tetralogi fallot, dapat hidup secara normal. Meski demikian, pasien tetap membutuhkan perawatan kesehatan rutin sepanjang hidupnya dan pembatasan aktivitas fisik. Terdapat 4 kelainan struktur jantung yang membentuk tetralogi fallot, yaitu:

  • Stenosis (penyempitan) katup pulmonalis
    Katup pulomonalis memisahkan bilik jantung kanan dengan arteri pulmonalis yang mengalirkan darah dari jantung menuju ke paru-paru. Penyempitan pada katup ini mengurangi aliran darah ke paru-paru.
  • Cacat septum ventrikel (bilik) jantung (Ventricular septal defect/VSD)
    VSD adalah lubang pada dinding pembatas (septum) yang memisahkan 2 bilik atau ventrikel (ruang bagian bawah) jantung, yaitu ventrikel kiri dan kanan. Akibatnya, darah dengan sedikit oksigen di ventrikel kanan, bercampur dengan darah penuh oksigen segar di ventrikel kiri.
  • Overriding aorta
    Biasanya aorta (pembuluh darah besar yang mengalirkan darah dari jantung ke tubuh, bercabang dari ventrikel kiri. Pada tetralogi fallot, aorta sedikit bergeser ke kanan dan terletak tepat di atas cacat septum ventrikel. Akibatnya, darah yang masuk ke aorta dan dipompa keluar jantung menuju tubuh, adalah darah miskin oksigen yang bercampur dengan darah beroksigen.
  • Hipertrofi (pembesaran) ventrikel kanan
    Hal ini disebabkan oleh kerja jantung yang berlebihan. Seiring berjalanya waktu, kondisi tersebut dapat semakin parah dan menyebabkan gagal jantung.

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Gejala tetralogi fallot bervariasi, tergantung dari tingkat obstruksi aliran darah keluar dari jantung dan ke paru-paru. Tanda dan gejalanya adalah:

  • Warna kebiruan pada kulit, bibir, selaput lendir di dalam mulut dan hidung bayi yang disebabkan oleh kurangnya oksigen dalam darah (sianosis).
  • Napas yang pendek dan cepat, terutama saat makan atau berolahraga.
  • Kehilangan kesadaran.
  • Pada anak-anak mudah lelah. Anak dapat bermain hanya dalam waktu yang singkat.
  • Clubbing fingers. Bentuk bulat pada kuku jari tangan dan kaki yang tidak normal.
  • Tangisan berkepanjangan dan mudah menangis.
  • Murmur jantung (bunyi jantung yang tidak normal).
  • Tet spells (serangan sianosis). Terkadang setelah menangis atau diberi makan atau ketika gelisah, bayi dengan tetralogi fallot secara mendadak tampak kebiruan pada kulit, kuku dan bibirnya. Hal ini disebut tet spells atau serangan sianosis, yang disebabkan oleh penurunan drastis jumlah oksigen dalam darah. Tet spell sangat umum terjadi pada bayi, yang berusia sekitar 2-4 bulan. Berjongkok dapat membantu meringankan sesak napas serta meningkatkan aliran darah ke paru-paru.

Penyebab

Tetralogi fallot terjadi pada masa pertumbuhan janin, ketika jantung berkembang dalam rahim. Penyebab pastinya belum diketahui. Faktor seperti kurangnya nutrisi, penyakit yang disebabkan oleh virus, atau kelainan genetik, dapat meningkatkan risiko terhadap penyakit ini.

Faktor risiko

Penyebab utama dari tetralogi fallot tidak diketahui. Berbagai macam faktor dapat meningkatkan risiko bayi dilahirkan dengan kondisi ini. Faktor tersebut termasuk:

  • Penyakit yang disebabkan oleh virus, seperti rubella
  • Konsumsi alkohol oleh ibu saat kehamilan
  • Kurangnya nutrisi semasa kehamilan
  • Usia ibu hamil lebih dari 40 tahun
  • Orangtua yang mengidap tetralogi fallot
  • Riwayat sindrom Down atau DiGeorge

Diagnosis

Dokter anak akan mencurigai adanya tetralogi fallot jika menyadari bayi memiliki kulit berwarna kebiruan atau murmur jantung – suara mendesing tak normal yang disebabkan oleh guncangan aliran darah. Berikut ini tes yang akan dijalankan:

  • Echocardiography
    Pemeriksaan ini menggunakan gelombang bernada tinggi untuk memproduksi gambar jantung. Suara gelombang yang melambung akan memproduksi gambar bergerak yang dapat dilihat di layar.
  • Electrocardiogram
    Electrocardiogram merekam aktivitas elektrik di dalam jantung ketika berkontraksi. Dalam prosedur ini, tambalan dengan kabel diletakkan di dada, pergelangan tangan, dan pergelangan kaki bayi. Elektroda mengukur aktivitas elektrik yang direkam pada kertas.
  • Tes darah
    Jumlah sel darah merah dan hemoglobin dapat meningkat hal ini dikarenakan tubuh berusaha untuk mengkompensasi kekurangan oksigen ke jaringan.
  • X-ray dada
    X-ray dada dapat menunjukkan struktur jantung serta paru-paru. Tanda tetralogi fallot adalah jantung yang berbentuk seperti sepatu boot, karena ventrikel kanan yang membesar.
  • Pengukuran level oksigen (oximetry)
    Tes ini menggunakan sensor kecil yang dapat diletakkan pada jari dan tumit untuk mengukur jumlah oksigen dalam darah.
  • Kateter jantung
    Dokter akan menggunakan tes ini untuk mengevaluasi struktur jantung dan merencanakan operasi. Saat menjalankan prosedur ini, dokter akan memasukkan kateter yang tipis dan fleksibel, ke arteri atau pembuluh darah di tangan, paha atau leher dan menuju ke jantung.

Pengobatan

Operasi merupakan penanganan yang efektif untuk tetralogi fallot. Yang termasuk operasi adalah perbaikan intracardiac, atau prosedur sementara yang menggunakan shunt (penghubung).

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Segera temui dokter jika terjadi kondisi di bawah ini:

  • Kesulitan bernapas
  • Warna kulit pucat
  • Pingsan atau kejang
  • Lemah

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter?

Ada baiknya Anda melakukan langkah-langkah berikut ini sebelum menemui dokter:

  • Perhatikan pantangan yang Anda jalankan sebelum berkonsultasi dengan dokter.
  • Tuliskan gejala yang dialami, termasuk yang tidak berhubungan dengan gejala penyakit.
  • Tuliskan riwayat kesehatan keluarga, termasuk detail dari kedua pihak orangtua.
  • Mintalah anggota keluarga atau teman untuk menemani dan membantu mengingat informasi yang disediakan.
  • Tuliskan pertanyaan yang ingin diajukan.

Apa yang Akan Dilakukan Dokter pada Saat Konsultasi?

Dokter akan mengajukan pertanyaan-pertanyaan berikut ini:

  • Kapan pertama kali Anda menyadari gejala yang muncul?
  • Apakah gejala tersebut berlanjut atau hanya pada saat tertentu?
  • Apakah ada sesuatu yang dapat mengobati gejala?
  • Apakah ada yang terlihat memperburuk gejala?
  • Bagaimana kondisinya saat tidur atau makan?
Referensi

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/tetralogy-of-fallot/symptoms-causes/syc-20353477

diakses pada 18 Oktober 2018.

WebMD. https://www.webmd.com/heart-disease/tetralogy-fallot#2

diaksespada 26 Februari 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/tetralogy-of-fallot/diagnosis-treatment/drc-20353482

diakses pada 18 Oktober 2018.

Back to Top