Kepala

Telinga Gatal

07 Dec 2021 | Nurul RafiquaDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Telinga Gatal
Menggaruk telinga tidak disarankan, apalagi dengan menggunakan benda tertentu
Telinga gatal adalah suatu sensasi menggelitik disertai keinginan untuk terus-menerus menggaruk telinga. Terkadang rasa gatal muncul bersamaan dengan gejala lain, seperti kemerahan, bengkak, nyeri atau kulit mengelupas di area yang gatal.Meskipun areanya kecil, telinga dipenuhi dengan serat saraf yang sensitif. Itu sebabnya, area ini jadi lebih peka terhadap gatal.Umumnya penyebab telinga gatal tidak perlu dikhawatirkan dan kondisi ini akan hilang dengan sendirinya. Anda tidak disarankan untuk menggaruk telinga. Apalagi memasukkan benda tertentu ke dalam telinga untuk meredakan gatal di bagian dalam. itu hanya dapat merusak struktur telinga yang halus dan memicu terjadinya iritasi bahkan infeksi.Akan tetapi, jika gatal terjadi terus-menerus, memeriksakan ke dokter dapat membantu menemukan penyebabnya.
Penyebab telinga gatal dapat meliputi beberapa kondisi berikut ini.

1. Reaksi alergi

Alergi adalah bentuk respons dari sistem imun terhadap alergen, yakni benda asing yang dianggap berbahaya oleh tubuh. Apabila zat alergen tersebut mengenai telinga dan masuk ke dalam tubuh, tubuh akan bereaksi dengan mengeluarkan senyawa kimia bernama histamin. Histamin inilah yang dapat memicu sensasi berupa rasa gatal. Terkadang reaksi ini juga membuat dan tenggorokan menjadi gatal.Adapun macam-macam zat alergen yang dapat memicu terjadinya alergi adalah:
  • Makanan tertentu
  • Kosmetik, pewarna atau deterjen
  • Lateks atau karet
  • Logam seperti yang digunakan dalam perhiasan
  • Tanaman tertentu seperti jelatang (poison ivy atau kayu oak)
  • Sengatan atau gigitan binatang tertentu
  • Partikel umum yang ditemukan di udara, seperti serbuk sari, tungau, debu, atau bulu binatang. Alergi terhadap zat-zat tersebut dinamakan juga sebagai rhinitis alergi.
  • Obat-obatan (alergi obat)

2. Infeksi telinga

Salah satu bentuk infeksi telinga yang paling sering menyebabkan telinga gatal adalah otitis eksterna atau swimmer’s ear. Infeksi ini terjadi di telinga luar akibat adanya cairan yang tertahan di saluran telinga. Cairan tersebut kemudian menjadi sarang bakteri maupun jamur yang bisa menginfeksi dan menimbulkan gejala tak nyaman pada telinga, termasuk gatal-gatal.Selain itu,otitis media atau infeksi telinga tengah juga dapat menyebabkan rasa gatal.

3. Cacar air

Cacar air adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus varicella zoster. Gejala cacar air yang paling khas adalah munculnya ruam atau lepuhan berwarna merah yang disertai rasa gatal. Ruam ini dapat muncul nyaris di seluruh bagian tubuh, termasuk di telinga.

4. Infeksi jamur kulit ringworm

Ringworm atau dermatofitosis adalah infeksi jamur kulit yang bisa menyerang berbagai bagian tubuh, tidak terkecuali juga di telinga. Gejala umum dari ringworm berupa ruam melingkar, berbentuk seperti cincin berwarna merah yang diliputi rasa gatal.

5. Radang tenggorokan

Radang tenggorokan adalah infeksi bakteri yang dapat membuat tenggorokan terasa sakit dan gatal. Terkadang rasa gatalnya menjalar hingga ke telinga.

6. Pilek dan flu

Pilek dan flu adalah penyakit yang disebabkan infeksi pada saluran pernapasan dengan virus penyebab yang berbeda. Hidung yang berada di saluran pernapasan pada dasarnya terhubung dengan telinga. Akibatnya, yang terjadi pada hidung juga dapat memengaruhi telinga. Itu sebabnya, terkadang apabila hidung tengah terinfeksi, telinga dapat merasakan efeknya seperti merasakan sensasi gatal.

7. Telinga kering

Telinga secara alami menghasilkan minyak dan kotoran telinga untuk menjaga saluran telinga tetap lembap dan sehat. Ketika kulit telinga kering atau tidak menghasilkan cukup kotoran telinga, hal ini dapat memicu rasa gatal pada telinga.

8. Penyakit kulit

Penyakit kulit seperti eksim, neurodermatitis bahkan psoriasis dapat terjadi di berbagai bagian kulit, termasuk telinga. Salah satu gejala dari berbagai penyakit kulit tersebut adalah gatal-gatal.

9. Penyebab lain

Sejumlah kondisi berikut ini dapat pula menyebabkan telinga gatal, antara lain:
  • Suhu yang ekstrem, seperti terlalu dingin atau panas
  • Pengobatan tertentu yang menyebabkan gatal-gatal pada bagian tubuh. Misalnya obat-obatan hipertensi, antikolesterol atau opioid.
  • Stres
  • Penggunaan alat bantu dengar
  • Penggunaan lilin telinga
  • Kotoran telinga yang menumpuk (serumen prop)
Membersihkan telinga dengan cara yang kurang tepat. Misalnya terlalu sering membersihkan telinga atau menggunakan alat-alat tertentu seperti cotton bud, peniti, korek api, atau jari.
Telinga gatal dapat diatasi dengan mengobati penyebabnya. Misalnya dengan:
  • Menggunakan obat tetes telinga yang dapat memecah kotoran telinga agar tidak menumpuk di dalam.
  • Jangan terlalu sering keramas, tanyakan pada dokter kulit atau penata rambut mengenai tipe rambut Anda dan perawatan rambut yang paling cocok.
  • Telinga gatal yang disebabkan peradangan biasanya dapat diobati dengan salep topikal steroid, seperti krim hidrokortison 1% atau krim betametason 0,1%.
  • Apabila penyebabnya karena infeksi telinga akibat bakteri, dokter biasanya akan meresepkan antibiotik untuk mengobati infeksi. 
  • Jika telinga gatal disebabkan kondisi seperti eksim atau psoriasis, temui dokter kulit,  untuk diberikan perawatan yang paling tepat. 
  • Apabila telinga gatal disebabkan reaksi alergi, jangan gunakan produk apa pun yang berpotensi menyebabkan iritasi. Contohnya, anting, sampo atau produk kecantikan dan perawatan tubuh lain yang biasa digunakan di area telinga.
Segera hubungi dokter apabila telinga gatal yang Anda rasakan disertai dengan berbagai kondisi berikut:
  • Telinga mengeluarkan banyak cairan
  • Telinga mengalami perdarahan hebat
  • Anda tiba-tiba mengalami gangguan pendengaran
  • Terlalu sering merasakan telinga gatal
  • Rasa gatal tidak juga menghilang meski telah diberikan pengobatan
Menunjukkan tanda-tanda alergi yang parah (anafilaksis). Contohnya kesulitan bernafas, detak jantung cepat, muntah-muntah atau hampir pingsan.
Cleveland Clinic. https://health.clevelandclinic.org/the-sticky-truth-about-itchy-ears-you-may-be-causing-the-problem/
Diakses pada 1 Desember 2021

NCBI. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/2909224/
Diakses pada 1 Desember 2021

Healthgrades. https://www.healthgrades.com/right-care/ear-nose-and-throat/ear-itching
Diakses pada 1 Desember 2021

Verywellhealth. https://www.verywellhealth.com/what-causes-itchy-ears-1191933
Diakses pada 1 Desember 2021

Pentadocs. https://pentadocs.com/why-do-your-ears-itch/
Diakses pada 15 Februari 2021

WebMD. https://www.webmd.com/cold-and-flu/ear-infection/why-do-my-ears-itch#1
Diakses pada 1 Desember 2021

Healthline. https://www.healthline.com/health/itchy-ear#when-to-seek-help
Diakses pada 15 Februari 2021

Medicalnewstoday. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324671#causes
Diakses pada 15 Februari 2021

The Hearing Journal. https://journals.lww.com/thehearingjournal/fulltext/2005/04000/Itchy_ears__Some_approaches_to_dealing_with_a.10.aspx
Diakses pada 15 Februari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email