Penyakit Lainnya

Tarsal Tunnel Syndrome

Diterbitkan: 23 Sep 2019 | Tim SehatQDitinjau oleh dr. Reni Utari
image Tarsal Tunnel Syndrome
Sindrom kanal tarsal atau Tarsal Tunnel Syndrome (TTS) adalah kelainan saraf yang terjadi akibat kompresi (penekanan) saraf pada kaki. Kanal tarsal merupakan bagian berupa "terowongan" sempit yang terletak di bagian dalam pergelangan kaki.Kanal tarsal ditutupi dengan ligamen tebal (jaringan yang mengikat tulang) yang melindungi dan mempertahankan struktur di dalamnya, meliputi pembuluh darah, tendon (urat), dan saraf tibialis posterior. TTS akibat saraf tibialis posterior di pergelangan kaki tertekan karena tekanan yang berulang maupun akibat penyakit sistemik lainnya.
Tarsal Tunnel Syndrome
Dokter spesialis Saraf
Gejala-gejala yang dapat mengindikasikan TTS ,yaitu:
  • Mati rasa
  • Kesemutan
  • Rasa terbakar yang menjalar mirip seperti kesetrum
  • Rasa geli
  • Nyeri
Gejala biasanya dirasakan di bagian dalam pergelangan kaki atau di bagian bawah kaki. Gejala dapat terjadi hanya terbatas di daerah tertentu dan dapat menjalar sepanjang kaki. Gejala dapat muncul secara tiba-tiba, dan sering muncul akibat berdiri terlalu lama, berjalan, atau berolahraga.Penting untuk mencari pengobatan dini jika mengalami gejala TTS. Gejala penyakit ini mirip dengan sindrom lain dan sering diabaikan sehingga perlu diagnosis yang tepat untuk menentukan pengobatan yang sesuai. Jika tidak diobati, kondisi ini berkembang dan dapat menyebabkan kerusakan saraf permanen.
Penyebab tarsal tunnel syndrome tidak diketahui secara pasti. Orang dengan telapak kaki yang datar berisiko terkena TTS karena tekanan pada struktur kaki dan perubahan arah saraf dan tendon yang bisa menyebabkan tekanan pada saraf tibialis.Sindrom terowongan tarsal dapat disebabkan oleh aktivitas fisik yang menghasilkan kompresi pada saraf tibialis posterior. Misalnya cedera, keseleo, atau terkilir pada pergelangan kaki dapat menyebabkan peradangan dan pembengkakan di dalam atau di dekat kanal tarsal, yang mengakibatkan kompresi saraf.Kista atau tumor di daerah pergelangan kaki, varises, dan tendon bengkak juga mampu menghasilkan tekanan pada saraf. Penyakit lainnya, seperti diabetes atau rheumatoid arthritis (radang sendi), juga dapat menimbulkan pembengkakan karena saraf lebih rentan terkena kompresi.Pada penderita diabetes, pembuluh darah yang terletak di terowongan tarsal bisa membesar karena kadar glukosa darah yang lebih tinggi, serta juga menyebabkan lebih banyak tekanan pada saraf.Peradangan sendi yang disebabkan oleh arthritis akan mengurangi ruang yang tersedia untuk saraf sehingga meningkatkan tekanan. Selain itu, individu yang kelebihan berat badan atau obesitas mungkin rentan terhadap kondisi ini karena tekanan yang berlebihan pada saraf tibialis posterior.
Diagnosis dilakukan dengan memeriksa apakah kaki mengalami mati rasa. Selama pemeriksaan ini, dokter akan memposisikan kaki dan mengetuk saraf untuk melihat apakah gejalanya dapat muncul.Dokter juga akan menekan area tersebut untuk membantu menentukan apakah ada massa (kista atau tumor) kecil. Jika terdapat massa atau benjolan yang dicurigai, diagnosis dapat dilakukan dengan MRI maupun elektromiografi (EMG).
Pengobatan TTS tergantung pada gejala dan penyebab utama rasa sakit. Anda dapat minum obat antiperadangan nonsteroid untuk mengurangi pembengkakan, yang bisa meredakan kompresi saraf.Mengistirahatkan kaki untuk mencegah cedera lebih lanjut juga dianjurkan untuk mempercepat penyembuhan. Selain itu, mengompres daerah kaki yang terkena dengan es juga dapat mengurangi rasa nyeri.Untuk Anda yang memiliki kaki rata, Anda dapat membuat sepatu khusus (ortotik) yang mendukung lengkungan kaki Anda untuk membantu menjaga kelengkungan kaki dan membatasi gerakan berlebihan yang bisa menyebabkan kompresi saraf.Suntikan anestesi (bius) lokal berisi obat pereda nyeri dan kortikosteroid yang disuntikkan oleh dokter berguna dalam mengobati peradangan. Pemasangan gips atau braces (penyangga kaki) dapat digunakan untuk membatasi gerakan yang dapat menekan saraf.Dalam kasus yang parah dan jangka panjang, operasi dapat dilakukan untuk penyembuhan. Selama prosedur ini, dokter bedah akan membuat sayatan untuk melepaskan ligamen untuk menghilangkan saraf.Pengobatan TTS sangat dianjurkan. Jika kondisi ini dibiarkan tidak diobati, TTS bisa mengakibatkan kerusakan saraf permanen sehingga mengganggu aktivitas fisik secara normal dan menyulitkan penderitanya untuk berjalan.
Pencegahan sindrom kanal tarsal dimulai dengan pengetahuan tentang apa yang menyebabkannya dan menghindari keadaan tersebut. Prinsip dalam pencegahan TTS dapat dilakukan dengan meminimalkan tekanan pada kaki dan pergelangan kaki.Berikut adalah beberapa tindakan pencegahan yang bisa Anda lakukan:
  • Memilih alas kaki yang sesuai dan mengenakan ortotik khusus yang sesuai dengan bentuk kaki.

  • Mengurangi aktivitas kaki seperti berdiri, berjalan dan lari-lari.

  • Mengubah posisi ketika berdiri atau berjalan yang lama untuk membantu mengurangi tekanan pada terowongan tarsal dan saraf tibialis.

  • Melakukan pemanasan yang tepat sebelum memulai olahraga untuk mencegah cedera pada struktur di dalam dan di sekitar saraf, yang bisa mengurangi kemungkinan kompresi.

  • Menggunakan braces (penyangga kaki) saat melakukan kegiatan atletik, terutama pada permukaan yang tidak rata atau melibatkan perubahan arah mendadak
Gejala tarsal tunnel syndrome seringkali serupa dengan gejala penyakit lain. Bahkan, beberapa orang menganggap gejala tersebut merupakan hal yang normal.Namun, deteksi dini tanda dan gejala TTS diperlukan untuk membantu pengobatan dan dokter dalam memulai manajemen kondisi dengan tepat, yang dapat meningkatkan kesembuhan jangka panjang.Jika Anda merasakan mati rasa atau sensasi terbakar di kaki secara tiba-tiba, baik di titik tertentu maupun menjalar sepanjang kaki, konsultasikan kepada dokter.Luka terbuka pada kaki akibat diabetes juga dapat menyebabkan TTS, segera periksakan ke dokter untuk mengetahui apakah gejala tersebut merupakan gejala penyakit ini.
Berikut adalah hal-hal yang perlu dipersiapkan sebelum berkunjung ke dokter:
  • Buatlah janji dengan dokter Anda yang sesuai: dokter spesialis untuk tarsal tunnel syndrome adalah dokter spesialis ortopedi.

  • Bawalah hasil tes yang mendukung pemeriksaan: jika Anda telah melakukan pemeriksaan MRI atau EMG sebelumnya, Anda dapat membawa hasil pemeriksaan guna mempermudah dokter untuk mendiagnosis keadaan Anda.

  • Ingatlah riwayat aktivitas fisik yang Anda lakukan selama beberapa waktu terakhir yang menyebabkan dengan tekanan pada kaki.
Beberapa tes akan dilakukan dokter untuk menentukan diagnosis tarsal tunnel syndrome. Dokter terlebih dahulu akan menanyakan riwayat kesehatan secara keseluruhan, dan menanyakan gejala Anda saat ini.Selanjutnya dokter akan memeriksa dengan memposisikan kaki dan mengetuk saraf di pergelangan kaki untuk mulai pemeriksaan untuk melihat apakah gejala TTS akan muncul. Dokter mungkin memberikan obat antiperadangan atau suntikan steroid untuk mengurangi pembengkakan dan tekanan pada saraf.Selain itu, dokter dapat memasang braces (penyangga kaki) jika diperlukan untuk memberikan kelegaan dan mencegah penyakit memburuk. Jika perawatan tersebut tidak mengatasi gejala Anda dan tarsal tunnel syndrome menjadi semakin parah, dokter dapat merekomendasikan prosedur bedah.
American Physical Therapy Association. https://www.moveforwardpt.com/symptomsconditionsdetail.aspx?cid=aaea9c4b-e2e7-4b27-a855-2d4277dfa80d
Diakses pada Maret 2019
Foot Health Facts. t.thn. https://www.foothealthfacts.org/conditions/tarsal-tunnel-syndrome
Diakses pada Maret 2019
Health Line. Recognizing and Treating Tarsal Tunnel Syndrome. t.thn. https://www.healthline.com/health/tarsal-tunnel-syndrome
Diakses pada Maret 2019
Jonathan Cluett. Tarsal Tunnel Syndrome Symptoms and Treatment. t.thn. https://www.verywellhealth.com/tarsal-tunnel-syndrome-2548562
Diakses pada Maret 2019
Mariano De Prado, Manuel Cuervas-Mons, Pau Golano, E. Rabat, Javier Vaquero. The Tarsal Tunnel Syndrome. t.thn. https://www.researchgate.net/publication/283244526_The_tarsal_tunnel_syndrome
Diakses pada Maret 2019
Mayo Clinic. When to see a doctor. t.thn. https://www.mayoclinic.org/symptoms/burning-feet/basics/when-to-see-doctor/sym-20050809
Diakses pada Maret 2019
Stretch Coach. Tarsal Tunnel Syndrome. t.thn. https://stretchcoach.com/articles/tarsal-tunnel-syndrome/
Diakses pada Maret 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Tapak Kaki Sakit Tanda Penyakit Apa? Ini Beragam Penyebabnya

Tapak kaki sakit tanda penyakit apa? Anda mungkin sering bertanya-tanya. Hal ini ternyata bisa disebabkan oleh sindrom hingga kesalahan cara menapak kaki saat berjalan.
08 Oct 2019|Azelia Trifiana
Baca selengkapnya
Tapak kaki sakit tanda penyakit tertentu atau cara berjalan yang salah