Jantung

Tamponade Jantung

Diterbitkan: 24 Jun 2019 | Lenny TanDitinjau oleh dr. Miranda Rachellina
image Tamponade Jantung
Tamponade jantung adalah kondisi darurat yang membutuhkan penanganan khusus di rumah sakit.
Tamponade jantung suatu kondisi kompresi (penekanan) jantung yang dapat mengancam jiwa akibat penumpukan cairan berlebihan di ruang antara perikardium (selaput pembungkus jantung) dan jantung yang mengurangi kinerja jantung. Apabila kondisi ini dibiarkan begitu saja dapat menyebabkan tekanan darah rendah yang berbahaya, renjatan (syok), sampai kematian. 
Tamponade Jantung
Dokter spesialis Jantung
Tanda dan gejala yang ditimbulkan penyakit ini diantaranya adalah:
  • Merasa cemas dan gelisah
  • Tekanan darah rendah dan denyut nadi teraba lemah
  • Merasa lemas
  • Terasa nyeri tajam (seperti ditusuk) pada dada, leher, dan bahu serta punggung
  • Sulit untuk bernapas
  • Bernapas dengan cepat
  • Rasa tidak nyaman yang dapat membaik saat duduk tegak atau condong ke depan
  • Pusing
  • Tampak pucat
  • Pingsan
Hal-hal yang dapat menyebabkan tamponade jantung adalah:
  • Robekan pada pembuluh darah besar yang mengalirkan darah keluar dari jantung (aorta)
  • Menderita kanker paru stadium akhir
  • Serangan jantung
  • Operasi jantung
  • Infeksi perikardium (perikarditis) yang disebabkan oleh bakteri atau virus
  • Luka atau trauma pada jantung
  • Tumor jantung
  • Kelenjar tiroid yang kurang aktif
  • Gagal ginjal
  • Leukemia
  • Pernah melakukan radioterapi pada dada
  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah
Tamponade jantung memiliki beberapa tanda khusus yang disebut Trias Beck.  Beberapa tanda tersebut adalah:
  • Tekanan darah rendah dan denyut nadi yang lemah karena volume darah yang dipompa jantung rendah.
  • Pembuluh darah balik di leher (vena jugularis) terlihat jelas dan agak menonjol akibat sulitnya mengembalikan darah ke jantung.
  • Detak jantung terdengar lebih cepat dan lebih redup (tidak sekeras biasanya) karena adanya cairan di rongga perikardium.
Tes lain dapat direkomendasikan untuk memastikan kondisi ini. Misalnya pemeriksaan ekokardiogram yang berfungsi untuk melihat struktur perikardium dan jantung, apakah perikardium mengalami pembesaran dan apabila ventrikel (bilik) jantung mengalami kolaps yang diakibatkan jumlah darah yang rendah dalam jantung. Pemeriksaan sinar-X Ray dada memperlihatkan pembesaran jantung. Selain itu adapun beberapa tes lain yang dapat dilakukan adalah:
  • CT scan thorax (dada). Untuk melihat penumpukan cairan di dada
  • Angiografi resonansi magnetik. Untuk menunjukkan bagaimana kondisi aliran darah melalui jantung
  • Elektrokardiogram. Untuk mengevaluasi kondisi jantung Anda
Tamponade jantung merupakan kondisi darurat yang membutuhkan perawatan di rumah sakit. Pengobatan ini bertujuan untuk mengurangi tekanan pada jantung dan mengatasi kondisi lain penyebab tamponade jantung. Dokter dapat mengeluarkan cairan yang berada di kantung perikardial dengan jarum. Tindakan tersebut dinamakan pericardiocentesis. Pengobatan lain yang dapat direkomendasikan adalah prosedur pembedahan yang disebut torakotomi, dengan tujuan mengeluarkan darah dan gumpalan darah apabila mempunyai luka penetrasi, seperti luka tusuk, agar dapat mengurangi kompresi (tekanan) pada jantung.Dokter juga dapat membedah perikardium untuk meredakan tekanan pada jantung. Keberhasilan pengobatan tergantung dari kecepatan penentuan diagnosis, penyebab terjadinya tamponade dan ada tidaknya kondisi penyulit (komplikasi).
Belum ada cara pasti untuk mencegah kondisi ini dan kebanyakan kasus memang tidak dapat dicegah. Mengenali faktor risiko penyakit pribadi yang dapat menyebabkan tamponade dapat membantu diagnosis dan penatalaksanaan secepatnya.
Segera berkonsultasi dengan dokter atau menuju unit gawat darurat apabila gejala Anda mengarah pada kondisi ini, atau jika Anda mengalami trauma di bagian dada.
Healthline. https://www.healthline.com/health/cardiac-tamponade
diakses pada 30 November 2018.
Medicine Net. https://www.medicinenet.com/script/main/art.asp?articlekey=7235
diakses pada 30 November 2018.
Medline Plus. https://medlineplus.gov/ency/article/000194.htm
diakses pada 30 November 2018.
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Berbeda dari Penanganan untuk Pasien Dewasa, Ini Kriteria Donor Jantung Anak

Ketika anak mengalami gagal jantung, dokter akan menyarankan untuk mencari donor jantung dan melakukan operasi transplantasi. Seperti apa prosedurnya?
22 Sep 2020|Asni Harismi
Baca selengkapnya
Donor jantung untuk anak memiliki prosedur dan kriteria yang berbeda dari pasien dewasa.

Hipertensi Emergensi Sebabkan Kerusakan Organ, Apa yang Jadi Penyebabnya?

Hipertensi emergensi terjadi saat tekanan darah mencapai 180/120 mmHg atau lebih dan disertai kerusakan atau perburukan organ target. Ada sejumlah faktor yang menyebabkan kondisi ini, di mana pengobatannya dilakukan tergantung apa yang menjadi penyebab hipertensi emergensi.
26 Sep 2020|Bayu Galih Permana
Baca selengkapnya
Hipertensi emergensi adalah kondisi di mana tekanan darah mencapai 180/120 mmHg atau lebih dengan disertai bukti kerusakan baru atau perburukan organ target

Tanda-tanda Penyakit Jantung ini Tidak Boleh Anda Biarkan

Tanda-tanda penyakit jantung tidak boleh dibiarkan begitu saja. Sebab, jika dibiarkan akan memberikan dampak buruk terhadap kesehatan jantung Anda. Tanda-tanda penyakit jantung, meliputi: sakit dada, nyeri lengan, nyeri leher atau rahang, kelelahan tidak biasa, dan sebagainya.
09 Apr 2019|Aby Rachman
Baca selengkapnya
Tanda-tanda penyakit jantung, meliputi: sakit dada, nyeri lengan, nyeri leher atau rahang dan kelelahan tidak biasa