Infeksi

Tali Pusar Bayi Bernanah

28 Jul 2021 | Dedi IrawanDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Tali Pusar Bayi Bernanah
Tali pusar bayi bernanah bisa terjadi karena beberapa masalah medis. Biasanya, nanah pada bagian tersebut muncul karena adanya infeksi. Di negara berkembang, infeksi demikian bisa berujung pada hilangnya nyawa bayi.Pada saat bayi lahir, tali pusat yang tidak memiliki ujung syaraf ini akan dijepit untuk kemudian dipotong. Dokter hanya akan menyisakan sedikit tali pusat yang di kemudian hari akan lepas dengan sendirinya. Normalnya, tali pusar ini akan lepas sekitar satu hingga tiga minggu setelah bayi lahir.Meski dilakukan sebersih mungkin, kuman bisa saja hadir dalam kehidupan bayi baru lahir ini. Hal ini bisa berasal dari proses persalinan, selama penjepitan dan pemotongan, hingga masa tunggu lepasnya tali pusar. 
Penyebab tali pusar bayi bernanah adalah infeksi yang bisa terjadi baik sebelum maupun sesudah bayi dilahirkan.
  • Korioamnionotos

Pada janin di dalam kandungan, infeksi biasanya berasal dari bakteri yang masuk melalui vagina dan menyebar ke kantung ketuban. Kondisi demikian memiliki nama medis korioamnionitis.
  • Funisitis

Meski masih di dalam kandungan, infeksi juga bisa merambah ke tali pusat. Jika infeksi melibatkan bagian tersebut, maka kondisi tersebut dalam istilah medis dinamakan dengan funisitis.Funisitis bisa meningkatkan risiko bayi meninggal saat lahir (stillbirth). Bayi yang lahir dengan funisitis mungkin akan mengalami berbagai komplikasi mulai dari kerusakan organ hingga gangguan perkembangan jangka panjang.
  • Omphalitis

Jika bakteri menginfeksi tali pusar bayi setelah dilahirkan, maka kondisi ini disebut dengan omphalitis. Masalah medis ini merupakan sesuatu yang jarang terjadi. Jika tidak diobati sesegera mungkin, omphalitis bisa menyebabkan kematian. 
Infeksi tali pusar harus segera diobati sebab bagian ini memiliki akses langsung dengan aliran darah. Infeksi ringan pun jika mendera tali pusar bisa berubah menjadi sesuatu yang serius. Jika infeksi memasuki aliran darah dan menyebar, maka sepsis bisa terjadi dan hal itu mengancam jiwa si Kecil.Anda harus segera menghubungi dokter jika mendapati tanda-tanda infeksi pada tali pusar bayi. Adapun tanda-tanda tali pusar mengalami infeksi antara lain:
  • Kulit di sekilar tali pusar memerah, bengkak, hangat, atau sensitif
  • Muncul nanah alias cairan kuning-kehijauan yang mengalir dari kulit di sekitar tali pusat
  • Muncul bau tidak sedap berasal dari tali pusat (ari-ari)
  • Bayi mengalami demam
  • Bayi menjadi rewel, tidak nyaman, atau sangat mengantuk
  • Gejala infeksi tidak membaik setelah dua hari
  • Gejala yang muncul makin memburuk
  • Bayi mengalami gejala-gejala baru terkait infeksi
 
Healthline. https://www.healthline.com/health/baby/infected-umbilical-cord
Diakses pada 21 Juli 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/infected-umbilical-cord
Diakses pada 21 Juli 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email