Perut

Tali Pusar Bayi Berdarah

28 Jul 2021 | Dedi IrawanDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Tali Pusar Bayi Berdarah
Tali pusar bayi berdarah bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan, apalagi jika terjadi saat baru dilahirkan. Pendarahan yang terjadi merupakan hal yang alami ketika tali pusat terlepas atau setelahnya.Meski demikian, orang tua jangan pernah lengah. Pada kondisi tertentu, bisa jadi pendarahan di area tersebut menandakan adanya masalah pada si Kecil. Masalah yang ada kemungkinan bisa mengganggu sebab tali pusat memiliki peran yang strategis.Saat dalam kandungan, janin mendapatkan pasokan nutrisi dari ibu melalui tali pusat. Ketika lahir, fungsi tali pusat di atas sudah tidak diperlukan lagi. Itulah kenapa dokter kemudian memotong bagian ini.Setelah dipotong oleh dokter, bagian yang menempel di pusar di kecil akan mongering lalu lepas.  Selama proses ini, jarang sekali tali pusar bayi mengalami masalah. Namun, hal tersebut bukan mustahil terutama jika perawatan yang dilakukan sembarangan. 
Penyebab tali pusar bayi berdarah biasanya adalah popok bayi. Hal ini terjadi ketika popok menggesek bagian sisa tali pusat yang menempel pada perut. Namun, kondisi ini biasanya cepat mereda dan hanya meneteskan darah sedikit saja.Pada kondisi tertentu, pusar si Kecil mungkin akan mengeluarkan cairan bening seperti lendir. Bersama dengan cairan tersebut, pusar juga mungkin akan mengeluarkan darah dengan volume yang lebih banyak.Jangan khawatir sebab kondisi ini umumnya bisa dirawat di rumah. Anda cukup membersihkan area sekitar tali pusat dan memberi sedikit tekanan. Pemberian sedikit tekanan diperlukan guna memperlambat dan menghentikan perdarahan.Guna mencegah perdarahan di masa datang, pastikan popok bayi tidak menekan atau bergesekan dengan pusar.Selain itu, pastikan Anda tidak menarik sisa tali pusat bayi yang menempel diperut agar cepat lepas. Pastikan juga agar bagian tersebut tetap terjaga kebersihannya serta tidak terkena air agar cepat lepas. 
Perdarahan pada tali pusar bayi umumnya hal yang normal dan tidak membahayakan. Hanya saja, sebaiknya segera bawa bayi ke dokter jika perdarahan tidak bisa dihentikan.Anda juga harus segera membawa si Kecil ke dokter jika mendapati tanda-tanda infeksi berikut:
  • Tali pusar mengeluarkan nanah atau cairan keruh
  • Kulit di area pusat memerah dan hangat saat disentuh
  • Bayi mengalami demam di atas 37 derajat Celcius
  • Bayi merasa kesakitan saat area tali pusar disentuh
 
Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/newborn-belly-button-bleeding
Diakses pada 21 Juli 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323513
Diakses pada 21 Juli 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email