Perut

Susah Kentut

Diterbitkan: 14 Apr 2021 | Dedi IrawanDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Susah Kentut
Susah kentut merupakan kondisi di mana gas dalam sistem pencernaan berada dalam posisi tidak normal. Padahal, normalnya gas dalam sistem pencernaan Anda adalah bagian dari proses pencernaan.Untuk mengurangi gas yang berlebihan di dalam sistem pencernaan, bisa dilakukan dengan du acara yaitu sendawa dan kentut. Namun saat gas terperangkap atau tidak bisa bergerak dengan baik, maka selain susah kentut bisa juga memunculkan nyeri.Terperangkapnya gas bisa menimbulkan rasa nyeri menusuk di dada atau perut. Bahkan, rasa nyerinya bisa saja membuat seseorang harus dirawat di ruang gawat darurat. Tak jarang, hal ini dianggap sebagai kondisi serangan jantung, usus buntu, atau kandung empedu. 
Penyebab susah kentut sangat beragam dan kebanyakan dari mereka terkait dengan proses pencernaan. Meski demikian, ada juga yang terjadi karena kondisi fisik yang membutuhkan perhatian serius.Beberapa kondisi yang bisa menyebabkan Anda mengalami susah kentut antara lain:
  • Gangguan sistem pencernaan
  • Intoleransi makanan
  • Bakteri berlebih dalam usus
  • Mengunyah permen karet
  • Makan berlebih
  • Merokok
  • Sindrom iritasi usus besar (IBS)
  • Konsumsi obat flu tanpa resep
  • Suplemen serat yang mengandung psyllium
  • Sorbitol
  • Mannitol
  • Xylitol
  • Stres
  • Operasi atau kehamilan sebelumnya yang mengubah otot panggul
  • Penyakit Crohn
  • Kolitis ulseratif
  • Tukak lambung
  • Alergi makanan
  • Pankreatitis
  • Penyakit celiac
  • Radang usus buntu
  • Batu empedu
  • Diverkulitis
  • Sembelit
 
Konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan cara mengatasi susah kentut. Kondisi ini juga sebaiknya dibicarakan jika susah kentut berkepanjangan atau parah sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari.Jika susah mengeluarkan gas disertai gejala lain bisa jadi ada kondisi serius di belakangnya. Pastikan Anda menemui dokter jika susah kentut disertai dengan gejala-gejala di bawah ini:
  • Tinja berdarah
  • Perubahan konsistensi tinja
  • Perubahan frekuensi buang air besar
  • Penurunan berat badan
  • Sembelit atau diare
  • Mual atau muntah yang terus-menerus atau berulang
Segera cari hubungi nomor gawat darurat guna mendapatkan perawatan sesegera mungkin jika Anda mengalami:
  • Sakit perut yang berkepanjangan
  • Sakit dada
 
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/gas-and-gas-pains/symptoms-causes/syc-20372709
Diakses pada 14 April 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/immediate-relief-for-trapped-gas-home-remedies-and-prevention-tips
Diakses pada 14 April 2021
Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/digestive-health-pictures/lets-hope-its-just-gas.aspx
Diakses pada 14 April 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email