Suara serak disertai radang tenggorokan, tenggorokan kering atau gatal, umumnya disebabkan oleh infeksi virus.
Suara serak dapat menjadi gejala penyakit lain seperti laringitis atau peradangan pada pita suara.

Suara serak adalah perubahan suara yang abnormal, yang sering muncul bersamaan dengan radang tenggorokan, tenggorokan kering, atau tenggorokan gatal. Suara serak terdengar seperti lebih kasar, tidak seperti biasanya. Suara serak merupakan salah satu gejala yang dapat muncul pada peradangan laring (laringitis) atau gangguan pada pita suara.

Suara serak umumnya disebabkan oleh infeksi virus pada saluran pernafasan bagian atas. Kemungkinan penyebab suara serak lainnya adalah:

  • Acid reflux yaitu ketika asam lambung mengalir naik (refluks) ke kerongkongan
  • Merokok
  • Minum minuman berkafein dan beralkohol
  • Teriak, bernyanyi, atau terlalu sering menggunakan pita suara
  • Alergi
  • Menghirup zat beracun
  • Batuk berlebihan
  • Polip (benjolan) pada pita suara
  • Kanker tenggorokan, tiroid, atau paru-paru
  • Trauma pada tenggorokan, misalnya saat pemasangan atau pelepasan tabung alat bantu pernafasan
  • Pelebaran abnormal pada pembuluh darah besar jantung (aneurisma aorta)
  • Kondisi saraf yang melemahkan otot-otot laring di tenggorokan

Dokter akan bertanya tentang riwayat kesehatan pasien dan berapa lama pasien telah mengalami suara serak. Jika diperlukan, dokter akan merujuk pasien ke spesialis THT.

Spesialis THT dapat menggunakan endoskopi (tabung lentur dengan lampu dan kamera kecil yang dimasukkan ke laring) untuk mendapatkan tampilan yang lebih baik dari pita suara. Dalam beberapa kasus, dokter mungkin merekomendasikan tes khusus untuk mengevaluasi suara atau aliran udara vokal.

Pengobatan untuk suara serak tergantung pada penyebab yang mendasarinya.

  • Laringitis akut yang disebabkan oleh infeksi saluran pernapasan atas biasanya akan membaik dengan sendirinya
  • Mengistirahatkan suara juga disarankan untuk menghindari iritasi atau cedera lebih lanjut pada pita suara
  • Antibiotik (tidak direkomendasikan untuk sebagian besar kasus laringitis akut yang disebabkan oleh virus)
  • Berhenti merokok sangat disarankan
  • Obat untuk refluks gastroesofageal (GERD) atau alergi
  • Operasi mungkin diperlukan untuk beberapa kasus nodul jinak atau polip, trauma pada laring/pita suara dan untuk kanker laring

Langkah-langkah pencegahan suara serak diantaranya adalah:

  • Hindari situasi yang membutuhkan penggunaan suara yang berlebihan. Gunakan mikrofon jika memungkinkan sehingga dapat menghindari berteriak atau berbicara dengan keras.
  • Pelatihan vokal
  • Berhenti merokok
  • Tidak mengonsumsi alkohol, kafein, dan makanan pedas

Temui dokter jika suara Anda serak selama lebih dari tiga minggu, terutama jika Anda tidak mengalami pilek atau flu. Anda juga perlu menemui dokter jika mengalami batuk berdarah, kesulitan menelan, merasakan benjolan pada leher Anda, mengalami rasa sakit saat berbicara atau menelan, kesulitan bernapas, atau kehilangan suara sepenuhnya selama lebih dari beberapa hari.

Health Line. https://www.healthline.com/symptom/hoarseness
diakses pada 23 Oktober 2018.

eMedicineHealth. https://www.emedicinehealth.com/script/main/art.asp?articlekey=77813
diakses pada 23 Oktober 2018.

MedicineNet. https://www.medicinenet.com/hoarseness/article.htm#how_are_the_causes_of_hoarseness_diagnosed
diakses pada 23 Oktober 2018.

National Institute of Health. https://www.nidcd.nih.gov/health/hoarseness
diakses pada 23 Oktober 2018.

Artikel Terkait