Skiatika adalah kondisi dimana saraf yang membentang dari punggung bagian bawah ke kaki terganggu
Saraf skiatik yang terjepit membentang dari punggung bagian bawah hingga kaki.

Skiatika adalah kondisi dimana saraf skiatik atau saraf yang membentang dari punggung bagian bawah atau pinggul ke kaki terganggu. Kondisi ini biasanya terasa sangat sakit dan akan membaik dalam 4-6 minggu atau dapat bertahan lebih lama. Saraf skiatik adalah saraf terpanjang dalam tubuh yang berfungsi mengontrol otot di bagian belakang lutut dan kaki bagian bawah, serta memberikan respons perasaan ke bagian belakang paha, bagian bawah kaki dan telapak kaki. Ketika saraf ini terganggu, seseorang akan mengalami skiatika. Skiatika biasanya terjadi pada orang-orang berusia 30 sampai 50 tahun.

Skiatika biasanya ditandai dengan rasa sakit yang mengalir dari punggung bawah melalui daerah bokong ke anggota tubuh bagian bawah.

Skiatika adalah hasil dari kerusakan atau cedera pada saraf skiatik, sehingga gejala lain dari kerusakan saraf biasanya timbul dengan disertai rasa sakit. Gejala lain skiatika, diantaranya adalah:

  • Rasa sakit yang semakin memburuk saat bergerak
  • Mati rasa atau kelemahan pada kaki yang terasa di sepanjang jalur saraf skiatik. Dalam kasus yang berat, seseorang akan mengalami kelumpuhan.
  • Sensasi tertusuk yang melibatkan kesemutan yang menyakitkan di jari-jari kaki atau telapak dan punggung kaki.
  • Inkontinensia atau ketidakmampuan mengendalikan buang air besar atau buang air kecil. Kondisi ini merupakan gejala yang jarang dari sindrom kauda equina, dan kondisi ini memerlukan pengobatan.

Skiatika terjadi ketika saraf skiatik terjepit. Hal ini biasanya terjadi karena herniasi (pergerseran jaringan) cakram tulang belakang atau oleh karena pertumbuhan tulang berlebihan pada vertebra (tulang–tulang dari tulang belakang). Penyebab lainnya adalah saraf yang dikompresi oleh tumor atau rusak oleh penyakit seperti diabetes, cakram tulang belakang yang pecah, penyempitan kanal tulang belakang yang menekan saraf (stenosis spinal), spondylolisthesis, sindrom piriformis yang merupakan gangguan neuromuskular yang jarang dan cedera seperti fraktur panggul.

Faktor Risiko

Faktor risiko dari skiatika antara lain:

  • Perubahan tulang belakang yang berhubungan dengan usia seperti herniasi cakram tulang belakang dan pertumbuhan berlebihan dari vertebra merupakan penyebab paling umum dari skiatika.
  • Dengan meningkatnya tekanan pada tulang belakang, kelebihan berat badan dapat berkontribusi pada perubahan tulang belakang yang memicu terjadinya skiatika.
  • Pekerjaan yang membutuhkan gerakan memutar punggung, mengangkat beban berat atau duduk dalam jangka waktu yang lama.
  • Menderita diabetes dapat meningkatkan risiko terjadinya kerusakan pada saraf.
  • Merokok dapat menyebabkan lapisan luar dari diskus tulang belakang rusak.

Skiatika memiliki gejala yang bervariasi pada setiap orang dan tergantung dari penyebab skiatika tersebut. Untuk mendiagnosa kondisi ini, dokter akan menanyakan secara lengkap riwayat penyakit Anda, ini termasuk apakah Anda mengalami cedera baru–baru ini, dimana lokasi sakit dan bagaimana rasa sakit itu terasa. Selain itu, kondisi yang menyebabkan rasa sakit membaik serta memburuk, kapan dan bagaimana itu terjadi. Dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik. Dokter akan memeriksa kekuatan dan refleks otot pasien. Misalnya, pasien akan diminta untuk berjalan jinjit atau bangkit dari posisi jongkok. Rasa sakit karena skiatika biasanya akan memburuk dari kegiatan ini. Setelah itu, akan dilakukan pemeriksaan untuk orang yang menderita skiatika lebih dari 1 bulan atau mempunyai kondisi medis berat seperti kanker. Pemeriksaan saraf dapat menunjukkan impuls saraf dari saraf skiatika dan apakah ada gangguan pada saraf tersebut.

Pemeriksaan pencitraan untuk melihat struktur tulang belakang dan membantu menentukan penyebab dari skiatika yang dialami.

Beberapa tes yang dapat dokter gunakan, diantaranya adalah:

  • X-ray. X ray tulang belakang dapat mengidentifikasi pertumbuhan berlebih tulang yang mungkin menekan saraf.
  • MRI. Prosedur ini dapat menghasilkan gambar rinci dari tulang dan jaringan lunak seperti herniasi cakram tulang belakang.
  • CT scan dan CT Myelogram. Prosedur ini dapat memberikan gambaran saraf tulang belakang.
  • EMG (electromyography). Pemeriksaan ini dapat mengukur impuls listrik yang dihasilkan oleh saraf dan respons otot pasien. Pemeriksaan ini dapat menguatkan dugaan kompresi saraf yang disebabkan oleh herniasi cakram tulang belakang atau penyempitan kanal tulang belakang (stenosis spinal).

Pada banyak orang dengan skiatika akan membaik dalam beberapa minggu dengan perawatan sendiri dirumah. Jika rasa sakit yang dirasakan masih tergolong ringan dan masih dapat melakukan aktivitas sehari–hari, maka dokter akan menyarankan beberapa kombinasi dari perawatan dirumah, seperti:

Pengobatan non operasi.
Pengobatan non operasi, diantaranya adalah terapi fisik untuk memperbaiki postur, peregangan untuk membantu meredakan sakit punggung bawah, latihan untuk memperbaiki rasa sakit, memastikan untuk tidur di tempat tidur yang keras, terapi alternatif seperti yoga, obat-obatan yang dijual bebas. Seperti acetaminophen dan NSAID, seperti aspirin, ibuprofen, dan naproxen, atau dengan kompres panas dan dingin yang dilakukan selama beberapa menit pada punggung bagian bawah, beberapa kali sehari. Kompres dingin (kompres es) terlebih dahulu selama 2 atau 3 hari untuk mengurangi pembengkakan, diikuti dengan kompres panas.

Jika semua metode gagal, maka operasi akan dilakukan.

Operasi.
Operasi adalah pilihan terakhir untuk sekitar 5%-10% penderita skiatika. Jika skiatika yang dialami adalah skiatika yang lebih ringan, tetapi masih tetap merasa sakit lebih dari 3 bulan setelah istirahat, melakukan peregangan dan mengonsumsi obat–obatan, maka operasi mungkin akan disarankan oleh dokter. Pada kasus yang jarang, skiatika dapat menyebabkan sindrom kauda equina, kondisi yang menyebabkan kehilangan kontrol akan buang air besar dan air kecil. Kondisi ini memerlukan operasi dengan segera.

Terdapat 2 prosedur pembedahan ,yaitu :

  • Disektomi
    Pada prosedur ini, dokter akan mengangkat apapun yang menekan saraf skiatik. Tujuan dari operasi ini adalah mengangkat hanya bagian yang menyebabkan skiatika, tetapi terkadang dokter harus mengangkat seluruh bagian untuk memperbaiki kondisi ini.
  • Laminektomi
    Operasi ini dilakukan dengan mengangkat lamina (bagian dari tulang belakang yang melindungi saraf tulang belakang) dan jaringan yang menekan saraf yang menyebabkan rasa sakit.

Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan adalah:

  • Berolahraga secara teratur
  • Memastikan untuk menjaga postur tubuh yang baik

Skiatika biasanya hilang seiring berjalannya waktu. Namun, segera hubungi dokter Anda jika tindakan pengobatan Anda tidak mampu meredakan gejala atau jika gejala Anda berlangsung lebih dari satu minggu atau menjadi semakin berat . Dapatkan perawatan medis segera jika:

  • Anda memiliki rasa sakit yang tiba-tiba dan berat dan mati rasa atau kelemahan di punggung bawah atau kaki
  • Rasa sakit yang disebabkan oleh cedera berat seperti karena kecelakaan lalu lintas.
  • Kesulitan mengendalikan buang air kecil atau buang air besar.
  • Rasa sakit yang memengaruhi produktivitas sehari-hari

Sebelum berkonsultasi dengan dokter, ada baiknya Anda:

  • Menuliskan gejala yang Anda rasakan
  • Membuat daftar informasi medis utama Anda
  • Mencatat kecelakaan atau cedera yang merusak punggung Anda
  • Membawa seorang anggota keluarga atau teman bersama untuk membantu Anda mengingat apa yang dikatakan dokter
  • Menuliskan pertanyaan yang ingin Anda ajukan kepada dokter

Dokter akan mengajukan beberapa pertanyaan sebelum mendiagnosa keadaan Anda. Pertanyaan tersebut, diantaranya adalah:

  • Apakah Anda mengalami mati rasa atau kelemahan di kaki Anda?
  • Apakah posisi atau kegiatan tubuh tertentu membuat rasa sakit Anda lebih baik atau lebih buruk?
  • Seberapa berat rasa sakit Anda sehingga membatasi kegiatan sehari–hari?
  • Apakah Anda melakukan pekerjaan fisik yang berat?
  • Apakah Anda berolahraga secara teratur? Jika ya, dengan jenis kegiatan apa?
  • Perawatan atau tindakan perawatan diri apa yang telah Anda coba? Apakah ada yang membantu?

 

Healthline. https://www.healthline.com/symptom/sciatica
Diakses pada 17 Desember 2018

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/sciatica/symptoms-causes/syc-20377435
Diakses pada 17 Desember 2018

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/sciatica.html
Diakses pada 17 Desember 2018

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/sciatica/
Diakses pada 17 Desember 2018

WebMD. https://www.webmd.com/back-pain/what-is-sciatica#
Diakses pada 17 Desember 2018

Artikel Terkait