Penyakit Lainnya

Sering Buang Air Kecil

22 Mar 2021 | Dedi IrawanDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Sering Buang Air Kecil
Sering buang air kecil bisa muncul akibat terlalu banyak minum maupun gangguan medis lain
Sering buang air kecil adalah kondisi di mana seseorang memiliki keinginan untuk buang air kecil lebih sering dari biasanya. Keadaan demikian bisa mengganggu aktivitas harian seseorang dan siklus tidur. Jauh lebih dalam, hal ini bisa adi tanda adanya kondisi medis yang patut diwaspadai.Memiliki keinginan buang air lebih sering dari biasanya umum diderita oleh banyak orang. Kondisi ini secara medis dikenal dengan sebutan frekuensi. Namun jika penderitanya mengeluarkan urin lebih dari 3 liter per hari, maka kondisi ini disebut dengan poliuria.Umumnya, penyebab beser terus adalah hal sederhana yang bisa diatasi dengan menjalankan pengobatan yang tepat. Meski jarang, kondisi ini juga bisa mengindikasikan adanya masalah serius dalam tubuh.Untuk mengatasi kesulitan ini, diagnosis dini dan akurat sangat diperlukan. Makin cepat ditangani, makin besar kemungkinan hal ini disembuhkan. Bukan hanya itu, kecepatan dan ketepatan penanganan bisa mencegah penderita dari komplikasi yang mungkin muncul. 
Penyebab sering buang air kecil lebih dari delapan kali sehari atau membuat penderitanya bangun di malam hari adalah karena terlalu banyak minum. Bisa juga karena sebelum tidur minum terlebih dahulu. Beberapa masalah kesehatan bisa juga menjadi penyebab munculnya kondisi ini.  Sering buang air kecil yang disertai dengan demam, keinginan mendesak untuk kencing, nyeri, dan ketidaknyamanan di perut bisa jadi karena infeksi saluran kemih. Saluran kemih sendiri meliputi ginjal, saluran penghubung ginjal ke kandung kemih, dan saluran di mana urin keluar tubuh.Beberapa faktor bisa menjadi penyebab kondisi ini terkait infeksi saluran kemih antara lain:
  • Infeksi
  • Meningkatnya produksi urin
  • Perubahan otot, saraf, atau jaringan
  • Menjalani pengobatan kanker tertentu
  • Konsumsi obat atau minuman yang meningkatkan produksi urin
Selain itu, penyakit atau kondisi medis tertentu bisa menyebabkan kondisi ini antara lain:
  • Gangguan kecemasan
  • Prolaps anterior (sistokel)
  • Hiperplasia pristat jinak (BPH)
  • Batu kandung kemih
  • Perubahan fungsi ginjal
  • Konsumsi alkohol atau kafein berlebih
  • Sistitis intertisial
  • Infksi ginjal
  • Kandung kemih terlalu aktif (beser)
  • Pengobatan radisai yang memengaruhi panggul atau perut bagian bawah
  • Diabetes tipe 1
  • Diabetes tipe 2
  • Penyemputan saluran uretra (striktur uretra)
  • Inkontinensia urine
  • Infeksi saluran kemih
  • Vaginitis
  • Stroke dan gangguan otak atau sistem saraf lainnya
  • Tumor di daerah panggul
  • Kanker kandung kemih
  • Batu ginjal
  • Diverkulitis usus besar
  • Infeksi menular seksual (misal: klamidia)
  • Kehamilan
  • Masalah pada prostat
 
     Sebaiknya Anda mengunjungi dokter ketika sering buang air kecil disertai beberapa hal berikut:
  • Terjadi karena sebab yang tidak jelas
  • Kondisi ini mengganggu jam tidur dan aktivitas sehari-hari
  • Memiliki masalah terkait kencing lainnya atau punya gejala yang mengkhawatirkan
Jika memiliki gejala di bawah ini, maka Anda sebaiknya menghubungi layanan medis sesegera mungkin:
  • Urin berdarah
  • Urin berwarna merah atau cokelat tua
  • Ketika buang air kecil terasa menyakitkan
  • Terdapat nyeri di sisi tubuh, perut bagian bawah atau di area selangkangan
  • Susah buang air kecil hingga tuntas atau susah mengosongkan kantong kemih
  • Memiliki keinginan kuat kencing
  • Susah mengontrol kandung kemih
  • Timbul demam
Mendapatkan bantuan medis akan membantu Anda untuk mengatasi kondisi ini dan mendapatkan cara agar tidak beser lagi. 
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/70782
Diakses pada 6 Januari 2021
WebMD. https://www.webmd.com/urinary-incontinence-oab/frequent-urination-causes-and-treatments
Diakses pada 6 Januari 2021
Mayo Clinic.https://www.mayoclinic.org/symptoms/frequent-urination/basics/causes/sym-20050712
Diakses pada 6 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email