Septic Arthritis

Ditinjau dr. Widiastuti
Septic Arthritis adalah infeksi pada sendi yang berasal dari bakteri, virus atau jamur yang menyebar ke sendi
Septic Arthritis adalah infeksi pada sendi yang berasal dari bakteri, virus atau jamur yang menyebar ke sendi.

Pengertian Septic Arthritis

Kebanyakan jenis arthritis menyebabkan rasa sakit dan bengkak di persendian. Sendi adalah tempat dimana dua tulang bertemu. Septic Arthritis adalah infeksi pada sendi yang berasal dari bakteri, virus atau jamur yang menyebar ke sendi atau cairan yang menyelubungi sendi dari bagian tubuh lain melalui aliran darah. Infeksi juga dapat masuk ke tubuh melalui operasi, luka terbuka, atau suntikan.

Septic arthritis biasanya hanya terjadi pada satu sendi saja. Kondisi ini biasanya memengaruhi sendi besar seperti lutut, pinggul atau bahu dan biasanya terjadi lebih sering pada anak-anak, lanjut usia, serta orang-orang yang menggunakan obat-obatan terlarang. Infeksi yang terjadi dapat merusak tulang rawan dan tulang didalam sendi dengan cepat dan berat, oleh karena itu pengobatan cepat dan segera sangat penting.

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Gejala septic arthritis bervariasi bergantung pada usia dan obat yang dipakai. Gejala-gejalanya meliputi:

  • Rasa sakit yang berat dan memburuk dengan pergerakan
  • Pembengkakan sendi
  • Kemerahan dan rasa hangat di sekitar sendi
  • Demam
  • Meriang
  • Kelelahan
  • Lemah
  • Nafsu makan menurun
  • Denyut jantung cepat
  • Mudah marah atau mudah tersinggung
  • Ketidakmampuan untuk menggerakan sendi yang terinfeksi

Septic arthritis tidak menular. Tetapi mikroba yang menyebabkan septic arthritis dapat ditularkan dari orang yang terinfeksi ke orang lain.

Penyebab

Septic arthritis dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, virus atau jamur. Infeksi bakteri seperti Staphylococcus aureus (Staph) adalah penyebab paling umum. Staphylococcus umumnya hidup di kulit yang sehat.

Septic arthritis dapat berkembang ketika infeksi, seperti infeksi kulit atau infeksi saluran kemih  menyebar melalui aliran darah ke sendi. Penyebab yang kurang umum adalah luka tusukan, suntikan obat, atau operasi di dekat sendi dapat memberikan jalan masuk bagi kuman ke dalam ruang sendi.

Lapisan dari sendi (synovium) mempunyai sedikit kemampuan untuk melindungi dirinya dari infeksi. Reaksi tubuh terhadap infeksi seperti peradangan dapat meningkatkan tekanan dan mengurangi aliran darah didalam sendi, sehingga memperberat kerusakan pada sendi.

Faktor risiko

Beberapa orang lebih rentan terkena septic arthritis, dengan faktor risiko diantaranya:

  • Memiliki masalah pada sendi seperti arthritis, gout (asam urat yang tinggi), atau lupus.
  • Pernah menjalani operasi sendi sebelumnya.
  • Memiliki kondisi kulit tertentu seperti psoriasis dan eksim.
  • Memiliki luka terbuka.
  • Menyalahgunakan obat–obatan terlarang atau alkohol.
  • Mengonsumsi obat yang menekan sistem kekebalan tubuh.
  • Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.
  • Menderita kanker.
  • Menderita diabetes.

Diagnosis

Dokter akan memeriksa sendi dan mengajukan pertanyaan tentang gejala yang timbul. Jika dokter mencurigai adanya septic arthritis, pemeriksaan tambahan dapat dilakukan. Pemeriksaan  tersebut, diantaranya adalah:

  • Analisis cairan sendi. Sampel cairan sendi (cairan synovial) dapat diambil dari sendi yang terkena Anda dengan jarum. Tes laboratorium dapat menentukan organisme apa yang menyebabkan infeksi Anda, sehingga dokter Anda akan tahu obat mana yang diresepkan.
  • Tes darah. Tes ini dapat menentukan apakah ada tanda-tanda infeksi dalam darah Anda dan beratnya infeksi yang dialami. 
  • Tes pencitraan. Tes ini dapat mengidentifikasi sendi yang terkena dan dapat menilai kerusakan pada sendi. Tes pencitraan yang dapat dilakukan antara lain foto rontgen, MRI, CT scan, Nuclear scan.

Pengobatan

Septic arthritis dapat diobati dengan antibiotik dan drainase cairan sendi (cairan synovial) yang terinfeksi .

Antibiotik akan diberikan segera. Biasanya dokter atau ahli kesehatan akan memeberikan antibiotik intravena di Rumah Sakit. Antibiotik diberikan berdasarkan hasil kultur dari cairan sendi. Sebelum hasil kultur diketahui, maka antibiotik akan diberikan dengan spektrum seluas mungkin, untuk mencakup berbagai kemungkinan penyebab infeksi. Terkadang, kombinasi antibiotik diberikan.

Drainase sangat penting untuk membersihkan infeksi secara cepat. Drainase efusi sendi dapat dilakukan dengan aspirasi biasa dengan jarum dan jarum suntik. Arthroscopy dapat digunakan untuk mengirigasi sendi dan mengangkat lapisan  jaringan  sendi yang terinfeksi. Jika drainase yang adekuat tidak dapat diselesaikan dengan aspirasi sendi atau arthroscopy, maka akan dilakukan operasi terbuka pada sendi untuk mendrainase sendi yang terinfeksi. Setelah arthroscopy atau operasi terbuka, drainase terkadang akan dibiarkan untuk mendrainase kelebihan cairan yang terakumulasi setelah prosedur.

Operasi terkadang diperlukan untuk mengangkat kerusakan pada bagian tertentu sendi atau menggantikan sendi, tetapi operasi ini hanya dapat dilakukan setelah infeksi teratasi.

Metode lain yang dapat dilakukan untuk mengurangi rasa nyeri dan dapat diberikan bersamaan dengan pengobatan untuk infeksi, antara lain:

  • Obat anti inflamasi non–steroid.
  • Mengistirahatkan sendi.
  • Membalut (splinting) sendi yang terkena.
  • Menjalankan terapi fisik.

Pencegahan

Pencegahan septic arthritis yang paling tepat adalah dengan menghindari infeksi, luka tusukan dan luka atau kerusakan pada kulit.

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Jika Anda mengalami nyeri berat pada sendi secara mendadak, Anda dapat membuat janji dengan dokter atau spesialis sendi (rheumatologist).

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter?

Beberapa hal di bawah dapat membantu Anda mempersiapkan kunjungan Anda:

  • Tanyakan apakah Anda perlu melakukan sesuatu sebelum konsultasi, seperti puasa untuk menjalani pemeriksaan tertentu
  • Buat daftar gejala yang Anda rasakan
  • Tuliskan informasi pribadi Anda, seperti stres dan perubahan hidup
  • Tuliskan obat-obatan, vitamin dan suplemen yang Anda konsumsi, termasuk dosisnya.
  • Tuliskan pertanyaan yang ingin Anda ajukan kepada dokter.

Apa yang Akan Dilakukan Dokter pada Saat Konsultasi?

Dokter akan mengajukan beberapa pertanyaan sebelum mendiagnosa keadaan Anda, pertanyaan tersebut diantaranya adalah:

  • Kapan gejala Anda dimulai?
  • Apakah gejala Anda terus menerus atau sesekali?
  • Seberapa berat gejala Anda?
  • Jika ada, apa yang tampaknya memperbaiki gejala Anda?
  • Jika ada, apa yang tampaknya memperburuk gejala Anda?
  • Pernahkah Anda menjalani operasi sendi atau penggantian sendi?
  • Apakah Anda pengguna narkoba?
Referensi

Healthline. https://www.healthline.com/health/septic-arthritis
diakses pada 12 Desember 2018.

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/bone-and-joint-infections/symptoms-causes/syc-20350755
diakses pada 12 Desember 2018.

Medicine Net. https://www.medicinenet.com/septic_arthritis/article.htm
diakses pada 12 Desember 2018.

Medline Plus. https://medlineplus.gov/infectiousarthritis.html
diakses pada 12 Desember 2018.

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/septic-arthritis/
diakses pada 12 Desember 2018.

Back to Top