Penyakit Lainnya

Sakit Lutut

29 Sep 2021 | Dedi IrawanDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Sakit Lutut
Sakit lutut terjadi pada ligamen dan tendon yang mengelilingi lutut
Sakit lutut adalah masalah pada sendi lutut yang disebabkan oleh kondisi yang memengaruhi ligamen dan tendon yang mengelilingi lutut. Sakit lpada bagian ini dapat hadir dalam berbagai bentuk.Beberapa mengalami sakit lutut yang ringan saja. Sementara itu, penderita yang lain mungkin akan merasakan lutu sakit dapat menjadi lemah dan mengganggu aktivitas sehari-hari.Pada kebanyakan kasus, kondisi ini bisa diatasi dengan melakukan perawatan mandiri. Namun, bisa saja keadaan ini membutuhkan bantuan dokter guna menyembuhkan atau meringankan penyakitnya. 
Sakit Lutut
Dokter spesialis Ortopedi
GejalaSakit saat menekuk lutut, nyeri di kedua lutut, bengkak pada lutut
Faktor risikoKegemukan, usia, pernah cedera
Metode diagnosisTes darah, pemeriksaan fisik, pencitraan
PengobatanOperasi, obat-obatan, terapi fisik
KomplikasiNyeri permanen, peradangan, pembengkakan
Kapan harus ke dokter?Mengalami sakit lutut yang tidak membaik dalam beberapa minggu, lutut tidak bisa digerakkan, ada suara klik saat lutut digerakkan
Sakit lutut dapat menimbulkan tanda-tanda, seperti:
  • Nyeri pada lutut, misalnya saat ditekuk, atau bertumpu pada lutut
  • Bengkak pada lutut
  • Lutut terasa hangat saat disentuh dan kulitnya berwarna kemerahan
  • Bengkak di bawah tempurung lutut
  • Tempurung lutut berubah bentuk dan arah secara tiba-tiba
  • Tidak bisa meluruskan lutut
  • Terdengar bunyi 'pop' saat lutut digerakkan
 
Penyebab sakit lutut meliputi:
  • Tendinitis (peradangan atau iritasi pada tendon yaitu jaringan yang menghubungkan otot dengan tulang)
  • Terkilir dan tegang (sprains and strains)
  • Dislokasi tempurung lutut
  • Pendarahan di sendi
  • Osteoartritis (pengapuran sendi)
  • Bursitis (peradangan pada bursa yaitu kantong berisi cairan pelumas yang terletak di sekitar sendi)
  • Gout (serangan akut peradangan sendi)
  • Septik artritis (masuknya bakteri ke dalam sendi yang menyebabkan infeksi)
 

Faktor risiko sakit lutut

Faktor-faktor risiko sakit lutut di bawah ini bisa meningkatkan kemungkinan munculnya nyeri pada lutut:
  • Obesitas
  • Usia
  • Cedera
  • Latihan fisik tertentu
 
Dokter dapat melakukan diagnosis sakit lutut melalui beberapa metode pemeriksaan berikut:
  • Pemeriksaan fisik untuk melihat kondisi lutut pasien
  • Tes darah guna melihat ada tidaknya infeksi atau inflamasi dalam tubuh pasien
  • Pencitraan, seperti rontgen, CT scan, dan MRI
 
Pengobatan sakit lutut yang diberikan dokter akan berdasarkan kondisi pasien. Dokter juga dapat merujuk Anda ke rumah sakit untuk perawatan spesialis. Selain itu, Dokter juga dapat memberikan resep obat atau fisioterapi.Selain itu, beberapa cara mengatasi sakit lutut yang direkomendasikan dokter antara lain:
  • Operasi
  • Obat
  • Terapi fisik
  • Suntikan
  • Kompres lutut dengan es selama 15 menit satu jam sekali selama 3-4 jam
  • Kenakan sepatu flat yang empuk yang dapat menopang kaki
  • Hindari permukaan keras
  • Hindari tidur miring agar tidak berguling ke samping, gunakan bantal di samping kanan dan kiri
Bila terus dibiarkan tanpa pengobatan, sakit lutut bisa memicu komplikasi berupa nyeri kronis bahkan permanen, peradangan, dan pembengkakan pada lutut.  
Cara mencegah sakit lutut yang bisa dilakukan meliputi:
  • Menjaga berat badan agar tetap pada batas ideal
  • Melakukan pemanasan sebelum olahraga
  • Memakai alas kaki yang nyaman dan dengan ukuran yang pas
  • Mengenakan sepatu yang sesuai dengan jenis olahraga yang dilakukan, misalnya sepatu khusus lari, sepatu khusus sepak bola, dan seterusnya
 
Konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami gejala di bawah ini:
  • Nyeri lutut yang tidak membaik dalam beberapa minggu
  • Lutut tidak dapat digerakkan, terdengar suara klik saat digerakkan dengan/tanpa rasa sakit
  • Tidak bisa menggerakkan atau bertumpu pada lutut
 
Sebelum melakukan kunjungan ke dokter, persiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buatlah daftar seputar gejala yang muncul.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang dialami oleh pasien. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang dikonsumsi oleh pasien.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin diajukan kepada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberi dukungan moral maupun membantu mengingat informasi yang disampaikan dokter.
 
Dokter kemungkinan akan mengajukan pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang dirasakan pasien?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait sakit lutut?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis sakit lutut? agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
MayoClinic. https://www.mayoclinic.org/symptoms/knee-pain/basics/definition/sym-20050688
Diakses pada 29 September 2021
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/knee-pain/
Diakses pada 29 September 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/chronic-knee-pain#prevention
Diakses pada 29 September 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email