Rhinitis Alergi

Ditulis oleh Olivia
Ditinjau dr. Indra Wijaya
Rhinitis alergi dapat diatasi dengan pemberian antihistamin atau larutan garam dalam bentuk semprotan hidung.
Alergen penyebab hay fever dapat berasal dari serbuk sari bunga, tungau, kutu, atau bulu hewan.

Pengertian Rhinitis Alergi

Hay fever yang disebut juga rhinitis alergi adalah sebuah kondisi yang mempunyai gejala yang mirip dengan sakit flu, seperti hidung berarti, mata terasa gatal, hidung tersumbat, bersin, dan sakit kepala karena sinus. Tetapi tidak seperti flu, rhinitis alergi tidak disebabtkan oleh virus, namun karena respons tubuh terhadap alergi. Alergen (zat yang dapat memicu alergi) bisa berasal dari serbuk bunga, tungau, kutu kucing atau anjing dan bulu binatang.

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Gejala rhinitis alergi adalah:

  • Hidung berair dan hidung tersumbat
  • Mata berair, gatal, merah (konjungtivitis alergi)
  • Bersin
  • Batuk
  • Hidung, langit-langit mulut dan tenggorokan gatal
  • Kulit bawah mata bengkak berwarna biru
  • Lendir menetes di belakang hidung (postnasal drip)
  • Kelelahan

Penyebab

Rhinitis alergi terjadi ketika sistem kekebalan tubuh bereaksi terhadap alergen. Sel-sel akan melepaskan bahan kimia yang menyebabkan lapisan dalam hidung (selaput lendir) dipenuhi lendir. Alergen umum yang menyebabkan rhinitis alergi diantaranya adalah debu, spora jamur, tungau debu rumah, bulu hewan, atau air liur atau air seni hewan tertentu.

Diagnosis

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, memantau riwayat medis, serta melakukan tes tertentu untuk mendiagnosa keadaan pasien. Tes tersebut diantaranya adalah:

  • Tes tusukan kulit. Tes ini dilakukan untuk mengetahui reaksi alergi pasien.
  • Tes darah alergi. Sampel darah akan diambil dan diuji lebih lanjut di laboratorium. Tes ini mengukur respon sistem kekebalan terhadap alergen tertentu.

Pengobatan

Pengobatan rhinitis alergi diantaranya adalah:

  • Obat antihistamin.
  • Membersihkan saluran hidung dengan larutan garam
  • Semprotan hidung kortikosteroid yang direkomendasikan dokter untuk membantu mengurangi peradangan dan pembengkakan
  • Imunoterapi sebagai perawatan alergi

Pencegahan

Hindarilah alergen dan hal-hal yang menyebabkan gejala terjadi serta minumlah obat alergi sesuai anjuran dokter sebelum terpapar alergen.

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Temui dokter jika:

  • Demam memburuk
  • Obat alergi tidak meringankan gejala atau menyebabkan efek samping yang mengganggu
  • Anda memiliki kondisi lain yang dapat memperburuk gejala demam, seperti polip hidung, asma, atau infeksi sinus

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter?

Beberapa hal yang dapat Anda lakukan sebelum berkonsultasi dengan dokter, diantaranya adalah:

  • Tuliskan gejala yang dialami
  • Tuliskan perubahan baru-baru ini, seperti pindah rumah atau perjalanan ke negara lain
  • Buatlah daftar obat, vitamin, dan suplemen yang dikonsumsi
  • Tuliskan pertanyaan untuk dokter Anda

Apa yang Akan Dilakukan Dokter pada Saat Konsultasi?

Dokter akan mengajukan beberapa pertanyaan sebelum mendiagnosis, diantaranya adalah:

  • Kapan gejala tersebut dimulai?
  • Apakah gejala Anda berlangsung terus-menerus atau sesekali?
  • Seberapa parah gejala Anda?
  • Apa yang tampaknya memicu gejala Anda?
  • Apa yang tampaknya meringankan gejala Anda?
  • Apakah saudara terdekat anda menderita demam atau alergi lainnya?
  • Apakah gejala mengganggu produktivitas Anda?
Referensi

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/allergic-rhinitis/
Diakses pada 22 Oktober 2018.

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hay-fever/symptoms-causes/syc-20373039
Diakses pada 22 Oktober 2018.

Back to Top