Rhabdomyosarcoma

Ditinjau dr. Widiastuti
Tanda dan gejala rhabdomyosarcoma tergantung pada lokasi kanker. Kanker dapat terjadi di kepala, leher, sistem reproduksi, lengan, kaki, dan lainnya
Tanda dan gejala rhabdomyosarcoma tergantung pada lokasi kanker

Pengertian Rhabdomyosarcoma

Rhabdomyosarcoma (RMS) adalah kanker yang jarang terjadi, dan terbentuk di jaringan lunak seperti jaringan otot rangka atau organ berongga seperti kandung kemih, maupun rahim. Kanker ini dapat terjadi pada semua usia, meski umumnya menyerang anak-anak.

RMS dapat tumbuh di berbagai area tubuh. Namun, ada beberapa area yang biasa terkena RMS, yaitu kepala, leher, kandung kemih, organ reproduksi seperti vagina, rahim, testis, serta tangan dan kaki.

Prognosis dan pengobatan ditentukan oleh tipe RMS, asal dan ukuran tumor, serta penyebaran kanker. Pengobatan dari RMS meliputi operasi, kemoterapi dan radiasi

Banyak kemajuan besar dalam bidang pengobatan yang secara signifikan memperbaiki hasil pengobatan.

Terdapat tiga tipe Rhabdomyosarcoma, yaitu:

  1. RMS embrional:
    Ini adalah tipe yang paling umum terjadi dan biasanya menyerang anak-anak berusia di bawah 6 tahun. Jenis tumor ini paling sering ditemukan di daerah kepala dan leher, atau sekitar kandung kemih dan genitalia.
  2. RMS alveoral:
    Jenis tumor ini umum dialami oleh remaja dan biasanya ditemukan pada perut, dada, tangan dan kaki. Tumor ini berkembang lebih cepat daripada tipe embrional, dan membutuhkan penanganan yang lebih intensif.
  3. RMS pleomorphic:
    Ini merupakan tumor jenis rhabdomyosarcoma yang sering terjadi pada orang dewasa.

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Tanda dan gejala rhabdomyosarcoma tergantung pada lokasi kanker.

Jika kanker terdapat pada kepala atau leher, berikut ini gejala yang ditimbulkan:

  • Sakit kepala
  • Pembengkakan pada mata
  • Pendarahan pada hidung, tenggorokan, dan telinga

Jika kanker terdapat pada sistem reproduksi atau kandung kemih, berikut ini gejala yang ditimbulkan:

  • Kesulitan buang air kecil dan terdapat darah di dalam urine
  • Terdapat benjolan dan terjadi pendarahan di vagina atau rektum
  • Susah buang air besar

Jika kanker terdapat pada lengan atau kaki, berikut ini gejala yang ditimbulkan:

  • Terdapat benjolan atau pembengkakan pada lengan atau kaki
  • Terasa nyeri pada daerah yang terjangkit, meski terkadang tidak ada rasa sakit.

Jika tumor terdapat didalam perut, maka gejala yang dapat ditimbulkan adalah muntah, rasa sakit dan konstipasi.

Penyebab

Penyebab rhabdomyosarcoma belum diketahui sampai dengan saat ini, sama seperti tipe kanker lainnya, rhabdomyosarcoma muncul ketika terjadi pertumbuhan sel-sel yang abnormal dan tidak terkendali.

Pada anak-anak yang menderita RMS, biasanya tidak ditemukan adanya riwayat kanker dalam keluarga. Walaupun masih perlu dilakukan banyak penelitian, tetapi diduga bahwa risiko untuk terserang RMS tipe embrional meningkat pada anak dengan keluarga dekat seperti orangtua atau saudara kandung dengan kanker. Terutama, ketika keluarga tersebut didiagnosis menderita kanker sebelum berumur 30 tahun.

Memiliki kelainan genetik seperti neurofibromatosis tipe 1, sindrom Li-Fraumeni (LFS), sindrom Beckwith-Wiedemann, atau sindrom Costello, diduga dapat meningkatkan risiko untuk menderita RMS.

Diagnosis

Dokter akan melakukan pemeriksaan awal, yang meliputi pertanyaan tentang riwayat medis, penyakit secara lengkap, pemeriksaan fisik dan tes penunjang maupun laboratorium, seperti tes darah lengkap. Dokter mungkin menyarankan beberapa tes untuk menemukan kanker dan mencari tahu jangkauan penyebarannya, melalui:

  • X-ray
  • Komputerisasi tomografi (CT)
  • Magnetic resonance imaging (MRI)
  • Positron emission tomography (PET)
  • Pemindai tulang

Namun, pemeriksaan pencitraan ini tidak dapat menentukan jenis tumor.

Jenis dan keganasan tumor hanya dapat ditentukan dengan proses biopsi, yaitu pengambilan sampel jaringan dan dibawah diperiksa di bawah mikroskop. Ada dua tipe biopsi yang dilakukan untuk pemeriksaan RMS, yaitu:

  • Biopsi jarum:
    Dokter memasukkan jarum melalui kulit ke tumor, dan jarum tersebut digunakan untuk mengangkat potongan kecil jaringan dari tumor.
  • Biopsi bedah:
    Dokter mengambil seluruh tumor atau sebagian dari tumor untuk diuji.

Pengobatan

Pengobatan untuk rhabdomyosarcoma diberikan berdasarkan jenisnya. Beberapa jenis menggunakan operasi dan yang lainnya dengan kemoterapi. Beberapa pengobatan rhabdomyosarcoma yang dapat dijalani pasien adalah:

  • Operasi:
    Tujuan utama dari operasi adalah mengangkat sel-sel kanker. Oleh karena itu, jika ternyata tumor yang diderita adalah ganas, maka akan dilakukan operasi untuk mengangkat seluruh atau sebagian besar tumor tersebut, dan berusaha untuk mempertahankan fungsi dan memperkecil risiko cacat. Tingkat kerumitan operasi yang akan dilakukan, tergantung dari lokasi dan besar tumor serta respons terhadap kemoterapi.
  • Kemoterapi:
    Kemoterapi menggunakan obat untuk mematikan sel kanker, terutama yang luput pada waktu operasi pengangkatan tumor. Untuk RMS, kemoterapi biasanya diberikan untuk 6 bulan-1 tahun, dengan pemberian seminggu sekali di awal masa kemoterapi, lalu dikurangi intervalnya secara perlahan.
  • Terapi radiasi menggunakan sinar bertenaga tinggi yaitu sinar-X:
    Terapi ini bertujuan mengecilkan, menghancurkan, dan membunuh sel-sel kanker yang tidak hilang dengan operasi, namun, radiasi dapat dilakukan pada tumor yang tidak dapat dioperasi karena lokasinya, atau dengan operasi dapat menyebabkan kecacatan.

Pencegahan

Rhabdomyosarcoma tidak dapat dicegah. Namun, jika Anda mengalami tanda dan gejala apapun, harus diperiksa sesegera mungkin.

Informasi Dokter

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter?

Buat janji dengan dokter jika Anda memiliki gejala yang mengkhawatirkan. Apabila diduga menderita rhabdomyosarcoma, Anda akan dirujuk ke dokter spesialis kanker. Pada saat membuat janji, pastikan untuk menanyakan yang perlu Anda lakukan terlebih dahulu. Kemudian, buatlah daftar yang berisi tanda dan gejala yang dialami, informasi tentang semua obat, vitamin dan suplemen yang dikonsumsi serta dosisnya, dan informasi pribadi seperti perubahan yang terjadi dalam hidup atau peristiwa traumatis yang dialami. Selain itu, sertakan hasil pemeriksaan pencitraan seperti X-Ray atau CT scan yang sudah ada. Jika memungkinkan, ajak keluarga atau kerabat untuk mendampingi Anda dalam proses konsultasi tersebut.

Menyiapkan daftar pertanyaan sebelum konsultasi, akan membuat kunjungan Anda ke dokter lebih efektif.

Untuk rhabdomyosarcoma, berikut ini pertanyaan dasar untuk ditanyakan kepada dokter Anda:

  • Jenis kanker apa yang saya miliki?
  • Sejauh mana rhabdomyosarcoma saya telah menyebar?
  • Tes apa saja yang saya perlukan?
  • Apa saja pilihan pengobatan untuk saya?
  • Apakah risiko dan efek samping dari pengobatan tersebut?
  • Seberapa besar kemungkinan pengobatan ini dapat menyembuhkan kanker saya?

Apa yang Akan Dilakukan Dokter pada Saat Konsultasi?

Dokter mungkin akan memberikan beberapa pertanyaan dan sebaiknya Anda memberikan informasi yang jelas, agar dokter dapat mendiagnosis lebih baik. Berikut ini pertanyaan yang mungkin diajukan:

  • Sejak kapan Anda mengalami gejala seperti ini?
  • Apakah indikasi terjadi secara terus menerus atau sesekali?
  • Seberapa parah indikasi yang terjadi pada Anda?
  • Hal apa yang memperbaiki kondisi Anda?
  • Hal apa yang memperburuk kondisi Anda?
Referensi

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/rhabdomyosarcoma/diagnosis-treatment/drc-20390966

Diakses pada 24 Oktober 2018

Penn Medicine. https://www.pennmedicine.org/cancer/types-of-cancer/sarcoma/rhabdomyosarcoma/types-of-rhabdomyosarcoma

Diakses pada 3 November 2018

WebMD. https://www.webmd.com/cancer/rhabdomyosarcoma-cancer#1

Diakses pada 3 November 2018

Back to Top