Saraf

Radikulopati Lumbal

13 Oct 2021 | Popy Hervi PutriDitinjau oleh dr. Reni Utari
image Radikulopati Lumbal
Radikulopati lumbal adalah kelainan yang menyebabkan nyeri pada punggung bawah dan pinggul yang menjalar ke bagian belakang paha hingga ke kaki. Kerusakan ini disebabkan oleh kompresi akar saraf yang keluar dari tulang belakang. Kompresi dapat menyebabkan kesemutan, nyeri yang menjalar, mati rasa, parestesia, dan terkadang nyeri tembak.Radikulopati dapat terjadi di bagian tulang belakang mana pun, tetapi paling sering terjadi di punggung bawah (radikulopati lumbal-sakral) dan di leher (radikulopati servikal). Kondisi ini jarang ditemukan di bagian tengah tulang belakang (radikulopati toraks).Radikulopati lumbal umumnya di derita oleh orang tua, yaitu usia 45-65 tahun. Selain itu, kondisi ini juga rentan dialami oleh perokok. 
Radikulopati Lumbal
Dokter spesialis Saraf
GejalaNyeri panggul, sakit lutut, mati rasa di lengan dan kaki
Faktor risikoUsia 45-64 tahun, merokok, stres
Metode diagnosisTanya jawab, pemeriksaan fisik, MRI
PengobatanObat-obatan, reknik intervensi, operasi
ObatObat pereda rasa sakit
KomplikasiKesulitan berjalan, mati rasa permanen
Kapan harus ke dokter?Mengalami gejala radikulopati lumbal
Secara umum, tanda dan gejala radikulopati lumbal meliputi:
  • Nyeri panggul atau nyeri yang menjalar di sepanjang saraf skiatika yang berada di bagian belakang paha dan betis ke kaki
  • Nyeri menjalar di bawah lutut ke kaki atau jari kaki
  • Rasa sakit saat meluruskan kaki
  • Mati rasa dan rasa sakit seperti tertusuk jarum di lengan atau kaki
  • Kelemahan atau hilangnya refleks di lengan atau kaki
 
Penyebab utama radikulopati lumbal adalah peradangan akar saraf. Selain itu, radikulopati lumbar juga disebabkan oleh lesi pada diskus intervertebralis dan penyakit degeneratif tulang belakang. 

Faktor risiko radikulopati lumbal

Beberapa faktor risiko radikulopati lumbal meliputi:
  • Usia 45-64 tahun
  • Merokok
  • Stres
  • Aktivitas berat seperti mengangkat beban
 
Diagnosis radikulopati lumbal dilakukan dengan ccara tanya jawab, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan tambahan. Berikut penjelasannya.Tanya jawab dan pemeriksaan fisikDokter akan bertanya menenai gejala dan riwayat kesehatan Anda. Selain itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, guna mengetahui fungsi motorik, sensorik, dan refleks.  Pemeriksaan tambahanBeberapa pemeriksaan tambahan yang biasanya disarankan dokter, yaitu:
  • Sinar X

Sinar X berfungsi mengidentifikasi adanya trauma, tanda-tanda awal tumor atau infeksi.
  • EMG

Elektromiografi atau EMG bermanfaat untuk melihat adanya keterlibatan akar saraf yang menyebabkan rasa sakit pada kaki.
  • MRI

MRI digunakan untuk melihat apakah terdapat kompresi akar saraf pada pasien dengan kecurigaan klinis radikulopati lumbosakral. 
Cara mengobati radikulopati lumbal umumnya akan tergantung dari tingkat keparahan penyakit dan seberapa lama pasien sudah mengalami kondisi tersebut. Beberapa pilihan penanganan dari dokter meliputi:
  • Konsumsi obat-obatan

Obat-obatan digunakan untuk mengatasi gejala nyeri dalam kasus yang parah. Beberapa obat-obatan yang biasanya disarankan adalah NSAID, asetaminofen, dan, opiat.Jika Anda mengalami nyeri punggung bawah akut, dokter mungkin akan memberikan steroid sistemik.
  • Teknik intervensi

Teknik intervensi umum digunakan, misalnya injeksi steroid epidural dan dekompresi diskus perkutan.Selain itu, terapi fisik, akupunktur, manipulasi chiropractic, dan traksi juga digunakan untuk mengobati radikulopati lumbar.
  • Operasi

Prosedur operasi hanya dilakukan, jika pengobatan setelah enam minggu melakukan pengobatan lain, gejala tidak juga mereda. 

Komplikasi radikulopati lumbal

Jika tidak ditangani dengan benar, radikulopati lumbal bisa menyebabkan komplikasi berupa: 
  • Mati rasa permanen dari lutut hingga pergelangan kaki
  • Kesulitan berjalan atau menjaga keseimbangan tubuh
 
Cara mencegah radikulopati lumbal yang bisa dilakukan meliputi:
  • Jaga fisik agar tetap bugar
  • Jaga berat badan agar tetap ideal
  • Pastikan postur tubuh selalu baik saat duduk, olahraga, atau mengangkat beban untuk mencegah cedera
 
Hubungi dokter bila Anda mengalami gejala yang mengarah pada radikulopati lumbal. Demikian pula jika Anda memiliki tanda atau gejala lain yang tidak disebutkan maupun kekhawatiran serta pertanyaan lainnya. 
Sebelum pemeriksaan ke dokter, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
 
Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Kapan gejala pertama kali Anda alami?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait radikulopati lumbal?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis radikulopati lumbal agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
John Hopkins Medicine. https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/radiculopathy
Diakses pada 13 Oktober 2021
Health Grade. https://www.healthgrades.com/right-care/spine-conditions/radiculopathy#complications
Diakses pada 13 Oktober 2021
Medscape. https://emedicine.medscape.com/article/95025-overview#showall
Diakses pada 13 Oktober 2021
Physiopedia. https://www.physio-pedia.com/Lumbar_Radiculopathy
Diakses pada 13 Oktober 2021
Saint Lukes. https://www.saintlukeskc.org/health-library/understanding-lumbar-radiculopathy
Diakses pada 13 Oktober 2021
Spine Health. https://www.spine-health.com/conditions/lower-back-pain/lumbar-radiculopathy
Diakses pada 13 Oktober 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email