Perut

Radang Usus

Diterbitkan: 31 Mar 2021 | Dedi IrawanDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Radang Usus
Radang usus atau inflammatory bowel disease (IBD) terjadi saat adanya peradangan kronis pada saluran pencernaan.
Inflammatory bowel disease atau penyakit radang usus adalah istilah untuk beberapa kondisi jangka panjang yang melibatkan radang pada saluran pencernaan. Saluran pencernaan sendiri mencakup beberapa bagian yang meliputi:
  • Mulut
  • Kerongkongan
  • Perut
  • Usus halus
  • Usus besar
Saluran pencernaan bertugas memecah makanan, mengekstrasi nutrisi, dan menghilangkan bahan yang tak diperlukan serta produk limbah. Semua organ dalam saluran cerna bisa terkena peradangan. Kondisi ini tentu akan mengganggu proses pencernaan yang seharusnya berjalan normal.Selain mengganggu, radang usus bisa juga sangat menyakitkan penderitanya. Dalam beberapa karus, kondisi ini bahkan bisa mengancam jiwa pasien. Gangguan radang yang menimpa saluran pencernaan atau usus bisa berlangsung lama sebelum akhirnya pergi. Namun, kondisi ini umumnya kambuh berulang kali. 

Jenis-jenis radang usus

Jenis radang usus terbagi menjadi dua tipe utama yaitu kolitis ulseratif dan penyakit Crohn.

Kolitis ulseratif

Jenis ini biasanya menyerang bagian usus halus dan usus besar. Berdasarkan lokasi dan tingkay keparahannya, jenis ini terbagi menjadi beberapa yaitu:
  • Proktitis ulseratif

Jenis ini merupakan peradangan tetap yang menyerang rektum. Kondisi ini merupakan kolitis ulseratif yang paling ringan.
  • Kolitis universal atau pankolitis

Jika peradangan sudah menyebar ke seluruh usus besar maka Namanya adalah kolitis universal atau pankolitis.
  • Proctosigmoiditis

Jenis ini adalah peradangan yang menyerang rektum dan ujung bawah dari usus besar.
  • Kolitis distal

Kolitis distal adalah peradangan yang meluas dari rektum dan usus besar bagian kiri.
  • Kolitis ulseratif parah akut

Ini merupakan jenis yang langka di mana peradangan terjadi di seluruh usus besar. Kondisi ini menyebabkan gejala dan nyeri yang parah.

Penyakit Crohn

Penyakit Crohn merupakan jenis penyakit radang usus yang paling umum. Kondisi ini bisa menyerang seluruh saluran pencernaan mulai dari mulut hingga anus, tapi paling sering terjadi pada usus kecil dan usus besar.

Jenis lainnya

Ketika radang usus tidak termasuk kolitis ulseratif atau penyakit Crohn, maka dokter memasukkannya ke jenis lainnya. Terkadang, jenis ini jiuga biasa disebut dengan kolitis tak tentu. Jenis lain yang mungkin muncul adalah kolitis limfositik dan kolitis kolagen. 
Radang Usus
Dokter spesialis Penyakit Dalam
GejalaSakit perut, penurunan berat badan, diare
Faktor risikoUsia <30 tahun, keturunan, merokok
Metode diagnosisPemeriksaan fisik, tes darah dan feses, endoskopi atau sigmoidoskopi
PengobatanObat-obatan, operasi
ObatKortikosteroid, azathioprine, obat antidiare
KomplikasiKanker usus besar, peradangan kulit, mata, dan sendi
Kapan harus ke dokter?Jika mengalami perubahan secara terus menerus pada kebiasaan buang air besar atau gejala radang usus
Gejala penyakit radang usus akan bergantung pada tingkat keparahan peradangan dan lokasi terjadinya peradangan. Gejala juga dapat terjadi secara ringan maupun berat. Berikut ini gejala yang ditimbulkan oleh radang usus.
  • Demam dan kelelahan
  • Nafsu makan yang berkurang
  • Penurunan berat badan yang tidak diinginkan
  • Diare
  • Terdapat darah pada dubur
  • Kram perut
  • Sakit perut yang hilang dan timbul
 
Terdapat beberapa penyebab dari radang usus, antara lain:
  • Faktor keturunan genetika yang dapat diwariskan 
  • Sistem kekebalan tubuh lemah yang tidak dapat melindungi tubuh dari penyakit penyebab infeksi
 
Pada saat konsultasi, dokter dapat mendiagnosis penyakit radang usus dengan melakukan beberapa hal, seperti:
  • Pemeriksaan fisik dengan mendengarkan dan menggambarkan gejala yang dialami
  • Tes darah dan tinja, untuk membedakan penyakit Crohn dan kolitis ulseratif
  • Prosedur endoskopi atau sigmoidoskopi, dengan menggunakan tabung sempit fleksibel, dilengkapi kamera kecil untuk melihat langsung ke dalam perut, usus besar, dan usus kecil
  • CT Scan dan MRI, untuk memeriksa usus kecil, mendeteksi komplikasi radang usus dan memeriksa jaringan lunak
  • X-ray,  untuk melihat kemungkinan pecahnya usus 
 
Beberapa jenis obat ini dapat digunakan untuk meredakan peradangan yang menyebabkan gejala radang usus.
  • Obat antiinflamasi seperti kortikosteroid dan aminosalisilat
  • Obat penekan sistem kekebalan tubuh untuk mengurangi respons imun melepaskan bahan kimia yang merangsang peradangan pada lapisan usus, seperti azathioprine
  • Antibiotik seperti Ciprofloxacin dan Metronidazole
  • Obat antidiare untuk meredakan diare ringan hingga parah
  • Penghilang rasa sakit seperti asetaminofen, untuk meredakan nyeri ringan yang menjadi salah satu gejala radang usus
Operasi akan dilakukan jika pengobatan di atas tidak berhasil mengurangi gejala, atau gejala yang dialami semakin memburuk.  
Radang usus yang disebabkan oleh faktor keturunan tidak dapat dicegah. Namun selain dari faktor itu, Anda dapat mencegah risiko terkena radang usus dengan melakukan beberapa hal berikut ini.
 
Berkonsultasilah dengan dokter jika Anda mengalami perubahan secara terus-menerus pada kebiasaan buang air besar, atau memiliki gejala radang usus. Radang usus jarang menjadi penyakit fatal, kecuali jika terdapat komplikasi, sehingga Anda tetap harus berkonsultasi dengan dokter. 
Sebelum melakukan kunjungan ke dokter, persiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buatlah daftar seputar gejala yang muncul.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang dialami oleh pasien. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang dikonsumsi oleh pasien.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin diajukan kepada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberi dukungan moral maupun membantu mengingat informasi yang disampaikan dokter.
 
Dokter kemungkinan akan mengajukan pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang dirasakan pasien?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait radang usus?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis radang usus agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/inflammatory-bowel-disease/diagnosis-treatment/drc-20353320
Diakses pada 1 Maret 2019
Family Doctor. https://familydoctor.org/condition/inflammatory-bowel-disease-ibd/
Diakses pada 1 Maret 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/inflammatory-bowel-disease
Diakses pada 1 Maret 2019
Crohn’s & Colitis UK. https://www.crohnsandcolitis.org.uk/about-crohns-and-colitis/what-are-the-symptoms
Diakses pada 31 Maret 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/316395
Diakses pada 31 Maret 2021
WebMD. https://www.webmd.com/ibd-crohns-disease/inflammatory-bowel-syndrome#1-2.
Diakses pada 31 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email