Radang sendi akibat asam urat (Gout Arthritis)

Ditulis oleh Nina Hertiwi Putri
Ditinjau dr. Fridawati
Penyakit asam urat ditandai dengan bengkak dan nyeri pada sendi yang biasanya terjadi pada kaki
Terlalu sering mengonsumsi daging merah, jeroan, alkohol dan minuman dengan kadar gula tinggi dapat memicu terjadinya penyakit asam urat.

Pengertian Radang sendi akibat asam urat (Gout Arthritis)

Penyakit asam urat merupakan sebutan umum untuk keadaan yang disebabkan oleh penumpukan asam urat. Biasanya penyakit ini menyerang pada kaki. Apabila mengidap penyakit ini, Anda akan mengalami bengkak dan merasakan nyeri sendi, terutama di jempol kaki. Rasa nyeri ini terjadi secara mendadak dan sering mengalami rasa terbakar.

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Tanda dan gejala yang ditimbulkan oleh penyakit ini adalah:

  • Nyeri secara mendadak dan biasanya terjadi pada tengah malam.
  • Terasa aneh pada sendi dan hangat saat disentuh yang berwarna merah atau ungu
  • Terasa kaku pada sendi

Apabila penyakit ini tidak diobati dalam jangka waktu yang lama, benjolan dapat terbentuk pada sekitar sendi. Kondisi dinamakan tophi. Hal ini tidak terasa sakit, tapi dapat memengaruhi sendi. Jika terjadi pada saluran kemih, penumpukan ini terjadi dapat menjadi batu ginjal.

Penyebab

Penyakit ini cukup rumit, karena memiliki beberapa faktor pemicu, seperti gangguan darah dan metabolisme yang dapat membuat tubuh memproduksi asam urat berlebihan. Mengonsumsi alkohol secara berlebihan juga dapat memicu terjadinya penyakit ini. Makanan dan minuman berikut ini pun dapat menjadi pemicu.

  • Kerang
  • Daging merah
  • Daging organ
  • Jus manis
  • Garam

Apabila tubuh tidak mengolah asam urat dengan baik, maka penyakit ini pun dapat berkembang. Akibatnya, tubuh mengalami dehidrasi, kelaparan, dan terjadi penumpukan asam urat pada persendian. Selain itu, penggunaan obat tertentu (seperti diuretik) untuk penyakit yang berhubungan dengan ginjal atau tiroid, juga dapat mengganggu tubuh dalam mengolah asam urat.

Ada juga beberapa faktor lain yang dapat memicu penyakit ini, yaitu:

  • Berusia di atas 40 tahun
  • Memiliki jenis kelamin laki-laki
  • Memiliki keluarga dengan riwayat penyakit radang sendi akibat asam urat
  • Menjalani diet yang tidak sehat
  • Mengonsumsi alkohol secara berlebihan
  • Mengonsumsi obat tertentu seperti diuretik
  • Memiliki tekanan darah tinggi
  • Mengidap penyakit ginjal
  • Mengidap penyakit tiroid
  • Mengidap penyakit diabetes
  • Memiliki gangguan tidur

Diagnosis

Beberapa tes yang dapat membantu mendeteksi penyakit ini adalah

  • Pemeriksaan cairan sendi
    Pada tes ini, dokter akan menggunakan jarum untuk mengeluarkan cairan yang berada di dalam sendi. Dokter juga akan mendeteksi kristal urat melalui pengujian dengan mikroskop.
  • Tes darah
    Tes ini berfungsi untuk menghitung kadar asam urat dan kreatinin dalam darah. Tes ini biasanya memiliki hasil yang kurang akurat, karena individu dengan kadar asam urat yang tinggi, belum tentu mengalami penyakit ini. Selain itu, beberapa orang mengalami tanda dan gejala asam urat, tanpa memiliki kadar asam urat yang tinggi.
  • Tes pencitraan menggunakan X-ray
    Tes ini berfungsi untuk membantu mendeteksi penyebab lain dari peradangan sendi.
  • USG
    Pemeriksaan ini berfungsi untuk mencari dan menemukan kristal urat pada sendi atau pada tophus.
  • CT scan
    Tes ini berfungsi untuk mendeteksi kristal urat pada sendi, pada kasus yang masih ringan.

Pengobatan

Pada umumnya penyakit ini dapat diobati. Apabila mengalami komplikasi, dokter akan menyarankan Anda untuk berkonsultasi ke dokter spesialis rheumatologist. Sebab, penyakit radang sendi akibat asam urat kronis ini, bisa memburuk. Dokter akan melakukan pengobatan, berdasarkan kondisi penyakit Anda. Dokter mungkin akan meresepkan:

  • Kolkisin, untuk mengobati rasa sakit pada sendi
  • Obat antiinflamasi seperti ibuprofen atau naproxen, untuk mengurangi radang dan nyeri
  • Obat kortikosteroid seperti prednisone, yang berfungsi mengurangi peradangan
  • Obat untuk mengurangi produksi asam urat, seperti allopurinol
  • Obat untuk membantu tubuh mengelola asam urat dalam tubuh

Selain itu hal yang dapat Anda lakukan adalah mengubah gaya hidup dengan cara:

  • Menyesuaikan diet
  • Mengurangi konsumsi alkohol
  • Menjaga berat badan untuk tetap ideal
  • Tidak merokok

Pencegahan

Beberapa hal ini bisa Anda lakukan untuk mencegah penyakit gout arthritis.

  • Mengonsumsi air dengan cukup
  • Menghindari konsumsi alkohol
  • Mengonsumsi protein dari susu rendah lemak
  • Mengurangi asupan daging
  • Menjaga berat badan untuk tetap ideal

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Apabila Anda mengalami nyeri pada sendi dan gejala yang mengarah pada penyakit ini, Anda segera berkonsultasi dengan dokter.

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter?

Pada saat membuat janji, pastikan untuk menanyakan persiapan yang harus dilakukan, termasuk apa saja yang mungkin tampak berhubungan dengan gejala yang Anda alami. Menyiapkan daftar pertanyaan juga dapat membuat kunjungan Anda lebih efektif. Untuk penyakit asam urat, berikut ini pertanyaan dasar untuk disampaikan kepada dokter.

  • Apa saja menyebabkan penyakit saya?
  • Pengobatan apa saja yang tersedia, dan apakah saya harus mengubah gaya hidup saya?
  • Tes apa saja yang saya perlukan?
  • Haruskah saya menemui dokter spesialis?

Berikut pertanyaan dasar untuk ditanyakan kepada dokter spesialis rheumatologist.

  • Apa saja efek samping pengobatan yang akan saya jalani?
  • Apakah diet saya harus diubah?
  • Apakah saya harus mengonsumsi obat secara terus-menerus?

Apa yang Akan Dilakukan Dokter pada Saat Konsultasi?

Dokter mungkin akan memberikan beberapa pertanyaan, dan sebaiknya Anda memberikan informasi yang jelas, agar dokter dapat mendiagnosis lebih baik. Berikut ini pertanyaan yang mungkin diajukan.

  • Kapan Anda mengalami gejala pertama kali?
  • Apakah tanda dan gejala ini terjadi secara terus-menerus, atau sesekali?
  • Seberapa parah gejala Anda?
  • Makanan apa saja yang Anda konsumsi sehari-hari?
Referensi

Healthline. https://www.healthline.com/health/gout
Diakses pada 12 Desember 2018

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/gout/symptoms-causes/syc-20372897
Diakses pada 12 Desember 2018

WebMD. https://www.webmd.com/arthritis/do-i-have-gout#1
Diakses pada 12 Desember 2018

Back to Top