Kandungan

Radang Panggul

Diterbitkan: 08 Mar 2019 | Lenny TanDitinjau oleh dr. Indra Wijaya
image Radang Panggul
Penyebaran bakteri melalui vagina, lalu ke uterus hingga ke indung telur.
Radang panggul atau juga dikenal sebagai pelvic inflammatory disease (PID) adalah penyakit infeksi yang menyerang organ reproduksi perempuan. Infeksi ini biasanya terjadi ketika bakteri (yang disebarkan melalui aktivitas seksual) menyebar dari vagina ke uterus, tuba fallopi atau indung telur.Penyakit radang panggul biasanya tidak menyebabkan gejala tertentu pada awal infeksi, sehingga pasien tidak sadar kalau mereka terkena penyakit tersebut dan mencegah penyakit untuk diobati sejak dini. Pada umumnya, kebanyakan pasien dapat mendeteksi bahwa mereka terkena radang panggul ketika mengalami kesulitan untuk hamil atau ketika terasa rasa sakit di bagian panggul.
Radang Panggul
Dokter spesialis Kandungan
Pada umumnya, radang panggul tidak menyebabkan gejala berarti di awal. Ketika penyakit menjadi semakin parah, gejala yang dapat timbul kepada pasien radang panggul adalah:
  • Rasa sakit di bagian bawah perut dan panggul
  • Keluar cairan banyak dari vagina dengan bau yang tidak sedap
  • Pendarahan dari uterus yang tidak normal, terutama ketika atau setelah melakukan hubungan seksual, atau di antara siklus mentruasi
  • Rasa sakit ketika melakukan hubungan seksual
  • Demam yang terkadang disertai dengan menggigil
  • Rasa sakit ketika buang air kecil
Terdapat banyak jenis bakteri yang dapat menyebabkan radang panggul. Dalam hal ini, bakteri penyebab infeksi gonore (kencing nanah) dan infeksi chlamydia merupakan penyebab yang paling umum. Bakteri-bakteri tersebut biasanya ditularkan melalui hubungan seksual (terutama bila tidak menggunakan kondom).Dalam kasus tertentu, bakteri dapat masuk ke dalam sistem reproduksi ketika serviks terbuka, seperti setelah melahirkan, keguguran, atau aborsi.
Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik yang meliputi:
  • Pengambilan sampel cairan dari dalam vagina dan serviks untuk meneliti keberadaan bakteri.
  • Pengambilan sampel darah dan urin untuk meneliti jumlah kandungan sel darah putih yang mengindikasikan keberadaan infeksi.
  • Melakukan tes ultrasound untuk mendapatkan anatomi organ reproduksi.
Pengobatan yang dapat dilakukan untuk penyakit radang panggul adalah:
  • Pemberian antibiotik untuk melawan infeksi dan mencegah penyebaran penyakit.
  • Menyarankan pasien untuk tidak melakukan hubungan seksual hingga dinyatakan sembuh.
Dokter dapat menyarankan tindakan berikut untuk pencegahan:
  • Menggunakan kondom ketika melakukan hubungan seksual dan menghindari seks bebas.
  • Melakukan pemeriksaan panggul secara teratur.
  • Melakukan screening untuk infeksi menular seksual.
Segera kunjungi dokter apabila mengalam gejala-gejala berikut:
  • Rasa sakit di bagian bawah perut
  • Mual dan muntah
  • Demam (di atas 38oC)
  • Keluar cairan berbau tidak sedap dari vagina
Jika Anda mengalami gejala radang panggul, segeralah periksakan diri ke dokter. Jika memungkinkan, dokter Anda mungkin akan merujuk ke spesialis ginekologi.Dokter Anda mungkin akan menanyakan beberapa pertanyaan berikut:
  • Kapan Anda mulai mengalami gejala radang panggul?
  • Apakah Anda memiliki satu partner seks atau beberapa?
  • Apakah partner Anda menggunakan kondom ketika melakukan hubungan seks?
  • Apakah gejala yang muncul bersifat terus menerus atau muncul sesekali?
  • Apakah ada tindakan yang menyebabkan gejala Anda membaik?
Anda juga dapat membuat daftar pertanyaan yang akan ditanyakan kepada dokter, seperti:
  • Apakah penyebab dari gejala-gejala saya?
  • Apakah saya perlu dites?
  • Apa pengobatan yang bisa saya dapat? Pengobatan mana yang direkomendasikan ke saya?
  • Apakah ada efek samping dari pengobatan yang diberikan?
  • Apa yang bisa saya lakukan di rumah untuk mengurangi gejala ini?
  • Apakah saya perlu diisolasi?
Dokter biasanya dapat mendiagnosis radang panggul dengan menanyakan gejala dan memeriksa rekam medis pasien. Terkadang dokter akan melakukan hal-hal seperti:
  • Pengambilan sampel darah untuk pemeriksaan lebih lanjut,
  • Pengambilan sampel cairan dari vagina untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/pelvic-inflammatory-disease/symptoms-causes/syc-20352594
diakses pada 31 Oktober 2018.
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/pelvic-inflammatory-disease-pid
diakses pada 31 Oktober 2018.
Web MD. https://www.webmd.com/women/guide/what-is-pelvic-inflammatory-disease
diakses pada 31 Oktober2018.
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Berbagai Macam Pengobatan Mioma Uteri untuk Penderita Penyakit Miom

Banyak wanita tidak menyadari keberadaan mioma uteri. Mioma uteri adalah pertumbuhan abnormal atau tumor di rahim. Karena tidak mengalami gejala, padahal setiap wanita memiliki risiko yang sama. Untuk penanganan mioma uteri, Anda dapat memilih 5 penanganan untuk mioma uteri.
10 May 2019|Dina Rahmawati
Baca selengkapnya
Pertumbuhan Mioma Uteri biasanya tidak mengalami gejala dan dapat terjadi pada setiap wanita

Bisa Menular, Kenali Penyakit dan Gejala Trikomoniasis Ini

Gejala trikomoniasis dapat berbeda pada pria dan wanita. Kondisi ini dapat ditularkan melalui berbagai cara mulai dari dudukan toilet hingga pakaian lembap.Baca selengkapnya
Keputihan adalah gejala trikomoniasis

Begini Cara Membedakan Radang Vagina dengan Kanker Serviks

Perbedaan radang vagina dan kanker serviks bukan hanya bisa dilihat dari lokasi awal terjadinya penyakit. Radang vagina bisa menyebabkan keputihan yang berbau amis, sementara kanker serviks menyebabkan perdarahan dari vagina.Baca selengkapnya
perbedaan radang vagina dan kanker serviks dari penyebab dan gejala