Rabun dekat menyebabkan penglihatan seseorang atas objek yang jaraknya dekat menjadi terlihat buram.
Rabun dekat biasanya terjadi sejak lahir dan diwariskan dalam keluarga. 

Rabun dekat adalah kondisi penglihatan dimana Anda dapat melihat objek yang jaraknya jauh dengan jelas, tetapi objek yang jaraknya dekat dengan Anda malah terlihat buram. Rabun dekat biasanya terjadi sejak lahir dan diwariskan dalam keluarga. 

Menurut WHO, diperkirakan bahwa lebih dari 285 juta orang di dunia memiliki gangguan penglihatan dan bahwa 42% dari mereka adalah karena kesalahan refraksi yang tidak dikoreksi.

Penderita rabun dekat biasanya akan mengalami gejala-gejala seperti:

  • Objek yang jaraknya dekat nampak buram
  • Anda perlu menyipitkan mata untuk dapat melihat dengan jelas
  • Anda sering mengalami kelelahan mata, termasuk rasa mata terbakar dan sakit di area sekitar mata
  • Anda merasa pusing setelah melakukan kegiatan jarak dekat dengan waktu yang agak lama seperti membaca, menulis, bekerja dengan menggunakan komputer, atau menggambar

Rabun dekat terjadi karena cahaya yang masuk ke mata terfokus di belakang retina mata. Ini terjadi karena kornea mata terlalu datar atau kurang melengkung, lensa mata yang kurang tebal, atau bola mata terlalu pendek.

Rabun dekat didiagnosis dengan pemeriksaan mata dasar, yang meliputi penilaian refraksi dan pemeriksaan kesehatan mata. Penilaian refraksi menentukan jika Anda memiliki masalah penglihatan seperti rabun dekat atau rabun jauh, astigmatisme, atau presbiopia. Dokter akan menggunakan berbagai instrumen dan meminta Anda untuk melihat melalui beberapa lensa untuk menguji jarak dan penglihatan jarak dekat Anda.

Dokter mata juga mungkin akan memberikan obat tetes di mata Anda untuk melebarkan pupil agar bisa memeriksa kesehatan mata. Hal ini dapat membuat mata Anda lebih sensitif terhadap cahaya selama beberapa jam setelah pemeriksaan. Pembesaran pupil mata memungkinkan dokter Anda untuk melihat mata Anda dengan lebih luas. 

Tujuan mengobati rabun dekat adalah untuk membantu memfokuskan cahaya pada retina melalui penggunaan lensa korektif atau pembedahan refraktif. Mengenakan lensa resep mengobati rabun dekat dengan menangkal penurunan kelengkungan kornea Anda atau panjang yang lebih kecil dari mata Anda. Jenis lensa resep termasuk kacamata dan lensa kontak.

Cara lainnya adalah dengan melakukan bedah refraktif. Bedah refraktif mengurangi kebutuhan kacamata dan lensa kontak. Ahli bedah mata menggunakan sinar laser untuk membentuk kembali kornea. Yang termasuk bedah refraktif adalah LASIK, LASEK, dan PRK.  

Rabun dekat dapat dicegah dengan:

  • Sering memeriksa kesehatan mata
  • Mengontrol kondisi kesehatan kronis, seperti diabetes dan tekanan darah tinggi karena dapat memengaruhi penglihatan Anda jika Anda tidak menerima perawatan yang tepat
  • Melindungi mata dari sinar matahari
  • Mencegah cedera mata
  • Makan makanan sehat
  • Tidak merokok
  • Menggunakan kacamata atau lensa kontak dengan ukuran yang tepat
  • Menggunakan penerangan yang cukup
  • Mengurangi ketegangan mata dengan cara tidak melihat layar komputer secara terus-menerus

Segeralah berkonsultasi dengan dokter jika pernah mengalami gejala-gejala seperti: Tiba-tiba kehilangan penglihatan pada satu mata dengan atau tanpa rasa sakit, penglihatan kabur atau kabur tiba-tiba, penglihatan ganda, atau Anda melihat kilatan cahaya, bintik-bintik hitam atau lingkaran cahaya di sekitar lampu. Ini mungkin merupakan kondisi medis atau mata yang serius. 

Jika Anda sudah memakai kacamata atau lensa kontak, bawalah kacamatanya atau lensa kontak ketika Anda akan berkonsultasi dengan dokter. Buatlah juga daftar gejala-gejala yang sudah Anda alami. Buat daftar semua obat, vitamin atau suplemen yang Anda konsumsi. 

Dokter biasanya akan memberi beberapa pertanyaan, seperti:

  • Kapan Anda pertama kali mengalami gejala-gejala tersebut?
  • Seberapa parah gejala-gejala yang Anda alami?
  • Apakah penglihatan Anda meningkat jika Anda menyipitkan mata atau memindahkan objek menjadi lebih jauh?
  • Apakah ada anggota keluarga Anda yang menggunakan kacamata atau lensa kontak? Apakah Anda tahu berapa usia mereka ketika mereka mulai mengalami gangguan penglihatan?
  • Kapan pertama kali Anda mulai memakai kacamata atau lensa kontak?
  • Apakah Anda memiliki masalah kesehatan, seperti diabetes?
  • Sudahkah Anda mulai mengonsumsi obat baru, suplemen, atau obat herbal?

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/farsightedness/symptoms-causes/syc-20372495 
diakses pada 9 Oktober 2018.

Web MD. https://www.webmd.com/eye-health/farsightedness 
diakses pada 9 Oktober 2018.

WHO. http://www.who.int/blindness/causes/priority/en/index4.html
diakses pada 9 Oktober 2018.

Artikel Terkait