Penyakit Lainnya

Pusar Bau

Diterbitkan: 24 Mar 2021 | Dedi IrawanDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Pusar Bau
Pusar bau bisa tercium oleh hidung meski jaraknya berjauhan. Bau tak sedap ini mungkin membuat Anda akan bertanya-tanya apa penyebabnya. Kebanyakan dari kita hanya berfokus pada masalah kebersihan yang kurang pada bagian ini.Hal ini masuk akal mengingat area tersebut memungkinkan berkumpulnya kotoran, bakteri, dan kuman. Maklum, area ini merupakan wilayah dengan cekungan yang cukup dalam. Dahulu, area ini merupakan tempat tali pusar yang menempelkan janin pada sang Ibu.Pada kondisi tertentu, bau pusar bisa juga mengindikasikan adanya kondisi medis tertentu yang membutuhkan perhatian. Jika kondisi medis menjadi latar belakang penyebab pusar bau, maka beberapa gejala berikut mungkin ikut menyertai:
  • Mengeluakan cairan keputihan, kuning, atau hijau
  • Bengkak dan kemerahan
  • Terasa gatal
  • Muncul rasa sakit
  • Terdapat keropeng di sekitar pusar Anda
  • Muncul demam
  • Muncul benjolan di perut Anda
 
Penyebab pusar bau karena adanya keringat, kotoran, dan kulit mati yang terperangkap di area tersebut. Dengan kata lain, kebersihan yang buruk adalah kondisi utama yang menjadi sebab munculnya bau dari pusar. Apalagi, jarang orang yang mencuci pusar dengan menggunakan sabun hingga bersih.Padahal, pusar memiliki lipatan kulit yang menjadi tempat ideal bagi bertumbuhnya bakteri. Apalagi, kulit merupajkan rumah bagi triliunan bakteri. Meski kebanyakan dari bakteri itu akan berkembang secara alami dan tidak membahayakan.Sebagian besar bakteri juga pada level yang rendah dan tidak menimbulkan bau. Namun, jika bakteri menumpuk terlalu banyak maka bau tak sedap pun akan muncul. Pada kondisi tertentu, infeksi bisa saja terjadi. Kondisi inilah yang memungkinkan menjadi penyebab pusar bau dan mengeluarkan cairan.Secara umum, berikut yang menjadi sebab kenapa pusar bisa mengeluarkan bau tak sedap:
  • Infeksi bakteri
  • Hernia
  • Omphalith
  • Kista epidermoid.
  • Kista pilar
  • Kista sebasea
Faktor risiko yang memperbesar peluang pusar mengalami infeksi atau menimbulkan bau tak sedap antara lain:
  • Diabetes mellitus
  • Operasi untuk mengobati hernia
  • Pusar ditindik
  • Memiliki berat badan berlebih
 
Anda tidak perlu ke dokter jika masalah yang menimpa disebabkan oleh kebersihan yang buruk. Setelah melakukan cara membersihkan pusar yang bau dengan benar, umumnya bau akan menghilang atau berkurang.Namun, Anda sebaiknya segera menghubungim dokter tatkala bau di pusar disertai dengan keluarnya cairan. Kondisi tersebut kemungkinan terjadi karena infeksi. Selain itu, menghubungi dokter wajib dilakukan jika muncul gejala:
  • Demam
  • Kemerahan
  • Bengkak
  • Perut terasa sakit
  • Nyeri saat buang air kecil
Dokter mungkin akan memeriksa pusar dan mengambil sampel cairan yang ada di sana. Sampel tersebut akan diteliti di laboratorium guna diperiksa lebih lanjut. Pemeriksaan juga akan dilakukan guna menentukan komponen apa saja yang ada di dalam cairan tersebut. 
Healthline. https://www.healthline.com/health/why-does-my-belly-button-smell
Diakses pada 24 Maret 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320706
Diakses pada 24 Maret 2021
Medicine Net. https://www.medicinenet.com/belly_button/article.htm
Diakses pada 24 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email