Polip Usus

Ditinjau dr. Miranda Rachellina
Adanya darah di feses bisa menjadi gejala penyakit serius, salah satunya adalah polip usus.
Adanya darah di feses bisa menjadi gejala penyakit serius, salah satunya adalah polip usus.

Pengertian Polip Usus

Penyakit polip usus adalah suatu kondisi dimana munculnya gumpalan sel yang berbentuk seperti tonjolan kecil di bagian usus besar. Beberapa jenis polip usus tidak berbahaya bagi tubuh, Namun, seiring dengan berjalannya waktu beberapa jenis polip usus dapat berkembang menjadi kanker usus besar.

Semua orang berpotensi memiliki polip di dalam tubuhnya. Anda berisiko lebih tinggi terkena polip usus jika Anda mengalami obesitas, seorang perokok atau memiliki keluarga dengan riwayat penyakit polip usus atau kanker usus.

Penjelasan Lebih Lanjut

Gejala

Polip usus seringkali tidak menunjukkan gejala apapun yang terlihat dari luar, sampai dokter memeriksa usus anda. Namun beberapa orang yang memiliki polip usus, pada umumnya mengalami gejala-gejala seperti:

  • Terdapat darah saat buang air besar
  • Berubahnya warna dan tekstur tinja, biasanya warna kotoran anda akan bertambah gelap atau kemerahan karena darah
  • Perubahan kebiasaan buang air besar. Sembelit atau diare yang lebih dari satu dapat mengindikasikan adanya polip berukuran besar di dalam usus.
  • Sakit, nyeri, muntah dan mual. Polip yang berukuran besar dapat menyebabkan kram dan nyeri perut.
  • Anemia defisiensi besi. Pendarahan yang muncul karena polip usus akan membuat tubuh kehilangan zat besi.

Penyebab

Penyebab pasti polip usus belum diketahui. Polip usus muncul karena mutasi genetik saat sel yang sehat tumbuh secara abnormal sehingga membentuk polip usus. Semakin aktif sel tersebut dan semakin besar polip tumbuh, maka akan semakin bahaya polip tersebut. Selain itu, terdapat pula faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan polip usus, diantaranya adalah:

  • Kebanyakan orang di atas umur 50 tahun semakin rentan terhadap polip usus.
  • Diabetes tipe 2 yang tidak terkontrol.
  • Faktor keturunan, jika keluarga anda memiliki riwayat polip usus atau kanker usus maka risiko Anda terkena polip usus semakin besar.
  • Merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol.
  • Gangguan pencernaan seperti radang usus besar.

Diagnosis

Untuk mengetahui apakah anda menderita polip usus atau tidak, perlu dilakukan serangkaian tes diantaranya adalah:

  • Analisis feses. Bertujuan untuk menemukan kandungan darah dalam feses atau tinja untuk mengetahui keberadaan polip.
  • Pemeriksaan rektal. Dokter akan meraba dengan jari pada rektum (ujung usus besar) apakah terdapat pertumbuhan atau bentuk yang tidak biasa. Prosedur ini hanya mampu mendeteksi polip di area rektum.
  • Dengan menggunakan pipa ukuran mikro yang terpasang kamera, dimasukkan melalui rektum agar dokter mampu mengetahui area polip berada.
  • Prosedur ini adalah yang paling sensitif untuk mengetahui keberadaan polip usus di dalam tubuh. Jika ditemukan polip berukuran kecil, maka dokter akan langsung mengeluarkannya.

Pengobatan

Setelah memastikan keberadaan dan ukuran polip usus, maka dokter akan melakukan beberapa prosedur untuk menghilangkan polip usus tersebut. Prosedur tersebut di antaranya adalah:

  • Prosedur untuk mengangkat polip usus yang berukuran lebih besar dari 1 cm dengan menggunakan alat forceps atau wire loop pada endoskopi saluran cerna.
  • Operasi. Polip yang ukurannya terlalu besar atau yang tidak bisa dikeluarkan saat proses screening, maka akan digunakan prosedur operasi yang dapat berupa laparoskopi (operasi dengan alat laparoskop) atau proktokolektomi.

Pencegahan

Gaya hidup sehat adalah salah satu kunci untuk mencegah anda terkena penyakit polip usus. Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit polip usus adalah:

  • Tingkatkan konsumsi sayur, buah, kacang-kacangan, sereal yang memiliki serat tinggi
  • Jaga berat badan seimbang
  • Kurangi konsumsi daging merah, makanan jadi yang berasal dari daging dan makanan yang tinggi lemak.

Informasi Dokter

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Jika Anda mengalami gejala-gejala seperti berdarah saat buang air besar, maka Anda perlu berkonsultasi dengan dokter sesegera mungkin. Selain itu jika anda sudah berusia 50 tahun atau lebih, sebaiknya lakukan pemeriksaan kesehatan usus anda secara rutin. Orang-orang dengan keluarga yang memiliki riwayat penyakit polip juga perlu memeriksakan diri tentang risiko penyakit polip usus ke dokter.

 

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Berkonsultasi dengan Dokter?

Sebelum menemui dokter, ada baiknya anda siapkan beberapa pertanyaan untuk ditanyakan, seperti:

  • Apa yang akan tubuh saya alami dari gejala-gejala yang saya sebutkan?
  • Pengobatan apa saja yang tersedia untuk penyakit polip usus?
  • Apakah mungkin polip usus yang ada di tubuh saya menjadi ganas?
  • Apakah mungkin kondisi genetik saya menyebabkan polip usus?
  • Makanan apa yang harus saya hindari? Atau apakah saya perlu menjalani diet tertentu?

Apa yang Akan Dilakukan Dokter pada Saat Konsultasi?

Dokter mungkin akan menanyakan beberapa pertanyaan seperti :

  • Sejak kapan Anda mengalami gejala-gejala tersebut? Seberapa parah?
  • Apakah gejala yang Anda alami terus menerus atau terkadang saja?
  • Apakah anda memiliki riwayat keluarga yang menderita polip usus?
  • Apakah Anda merokok dan minum alkohol? Seberapa sering Anda melakukan itu?
Referensi

Drugs. https://www.drugs.com/health-guide/colon-polyps.html
Diakses pada 9 Januari 2019

MayoClinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/colon-polyps/symptoms-causes/syc-20352875
Diakses pada 9 Januari 2019

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/bowel-polyps/
Diakses pada 9 Januari 2019

WebMD. https://www.webmd.com/colorectal-cancer/colon-polyps-basics#1
Diakses pada 9 Januari 2019

Back to Top