Penyakit Lainnya

Plantar Fasciitis

Diterbitkan: 24 Apr 2019 | Nurul RafiquaDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Plantar Fasciitis
Nyeri tumit terjadi akibat adanya peradangan pada ligamen di bagian bawah kaki.
Dokter spesialisOrtopedi
GejalaNyeri, bengkak, kaki sakit di pagi hari, sensasi panas seperti terbakar di bagian bawah kaki sekitar tumit
Faktor risikoUsia, jenis olahraga tertentu, bentuk kaki, kegemukan, profesi tertentu, sepatu yang tidak nyaman
Metode diagnosisPemeriksaan fisik dan tes pencitraan seperti MRI dan sinar X
PengobatanObat-obatan, terapi fisik, orthotic, prosedur tenex, terapi gelombang kejut, operasi
ObatIbuprofen, naproxen sodium, steroid
KomplikasiNyeri tumit kronis, mengubah cara berjalan, masalah kaki, lutut, pinggul atau punggung.
Kapan harus ke dokterJika mengalami beberapa gejala plantar fasciitis lebih dari dua minggu
 Plantar fasciitis adalah suatu kondisi nyeri yang disebabkan oleh peradangan plantar fascia, sebagai jaringan penghubung tumit dan jari kaki.Plantar fascia memainkan peran penting dalam pergerakan kaki. Jaringan tersebut berfungsi untuk menyokong telapak kaki dan meredam goncangan atau getaran ketika Anda berjalan.Jika jaringan ini mengalami cedera hingga terjadi peradangan, maka tumit akan terasa nyeri. Kondisi tersebut seringkali menimbulkan rasa sakit yang menusuk di bagian telapak kaki pada saat Anda berdiri atau berjalan.Plantar fasciitis biasanya terjadi pada pelari jarak jauh, individu dengan kelebihan berat badan, dan orang yang memakai sepatu yang tidak nyaman untuk dipakai.Plantar fasciitis umumnya dapat sembuh dengan sendirinya, tetapi jika rasa sakit tidak juga membaik dalam dua minggu, segera periksakan ke dokter.
Plantar Fasciitis
Dokter spesialis Ortopedi
Gejala yang ditimbulkan oleh plantar fasciitis yaitu nyeri, bengkak, dan rasa sakit yang terasa lebih buruk pada pagi hari ketika melangkah atau ketika menekan tumit.Nyeri yang dihasilkan plantar fasciitis berkembang secara bertahap dari waktu ke waktu. Rasa sakitnya bisa ringan atau malah sangat terasa. Beberapa orang merasakan sensasi panas seperti terbakar di bagian bawah kaki sekitar tumit.Orang-orang dengan plantar fasciitis biasanya tidak merasakan sakit selama aktivitas berlangsung. Kondisi ini baru terasa setelah berhenti beraktivitas.
Plantar fasciitis terjadi karena adanya tegangan dan tekanan hebat yang mengakibatkan serat penguhubung faschia robek.Peregangan dan robekan yang terjadi berulang dapat mengiritasi atau mengakibatkan peradangan pada faschia yang mengarah pada plantar fasciitis.Di samping itu, ada beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan terjadinya plantar fasciitis, yaitu:
  • Plantar fasciitis paling umum terjadi pada usia 40-60 tahun.
  • Jenis olahraga tertentu. Kegiatan-kegiatan yang menimbulkan banyak tekanan pada tumit dan jaringan di sekitarnya seperti lari jarak jauh, balet, dan tarian aerobik dapat berkontribusi pada timbulnya plantar fasciitis.
  • Bentuk kaki. Kaki datar, bentuk telapak kaki yang melengkung tinggi, atau bahkan pola berjalan yang tidak normal dapat memengaruhi cara berat didistribusikan saat Anda berdiri sehingga dapat menambah tekanan pada plantar fascia.
  • Kelebihan berat badan akan memberi tekanan tambahan pada plantar fascia.
  • Pekerjaan yang membuat Anda tetap berdiri seperti pekerja pabrik, guru, dan profesi lainnya yang menghabiskan sebagian besar jam kerja dengan berjalan atau berdiri di permukaan keras.
  • wanita yang sedang hamil terutama pada saat trimester akhir
  • Menjadi pelari jarak jauh
  • Penggunaan sepatu dengan yang tidak mendukung bentuk kaki.
Dokter dapat mendiagnosis penyakit Anda dengan melakukan pemeriksaan fisik berupa pemeriksaan area nyeri pada kaki juga tes pencitraan seperti MRI dan sinar X, untuk mendapatkan gambaran tulang bagian kaki.
Plantar fasciitis dapat diobati dengan berbagai cara, di antara lain:
  • Obat-obatan yang mengandung ibuprofen, naproxen sodium untuk meringankan rasa sakit dan peradangan terkait penyakit plantar fasciitis
  • Terapi fisik untuk meregangkan plantar fascia, memperkuat otot-otot kaki, dan menstabilkan pergelangan kaki juga tumit
  • Penggunaan night splints (braches) yang dapat meregangkan betis dan lengkungan kaki pada saat tidur
  • Penggunaan orthotic sebagai penopang yang dapat membantu mendistribusikan tekanan pada kaki secara merata
  • Prosedur tenex untuk mengangkat jaringan parut, sebagai prosedur minimal invasif
  • Suntikan obat steroid atau plasma yang kaya akan trombosit untuk menghilangkan rasa sakit sementara
  • Terapi gelombang kejut, untuk merangsang penyembuhan dengan menggunakan gelombang suara
  • Operasi. Pilihan ini dilakukan pada saat rasa sakit terasa sangat parah dan semua perawatan selain operasi tidak dapat menyembuhkannya.
Plantar fasciitis tidak dapat dicegah jika penyebabnya adalah penuaan. Namun, Anda dapat menurunkan risiko terkena penyakit ini dengan menghindari beberapa hal, seperti:
  • Sol pada alas kaki yang memiliki kelengkungan sangat tinggi
  • Otot betis yang kencang
  • Kelebihan berat badan
  • Aktivitas berjalan kaki dalam waktu yang lama
  • Diabetes
  • Gerakan berulang yang memberi dampak pada kaki dan tumit
Jika Anda mengalami beberapa gejala plantar fasciitis yang tidak juga membaik dalam dua minggu, terlebih jika memiliki faktor risiko terkait penyakit ini, segera periksakan ke dokter.Semakin dini dokter dapat mendiagnosis, semakin cepat pula rasa sakit Anda dapat diatasi.Mengabaikan plantar fasciitis dapat menyebabkan beberapa komplikasi seperti:
  • Nyeri tumit kronis yang menghambat aktivitas rutin
  • Perubahan cara berjalan
  • Masalah kaki, lutut, pinggul atau punggung
Sebelum melakukan konsultasi dengan dokter, sebaiknya persiapkan terlebih dahulu beberapa hal, seperti daftar gejala yang dialami, informasi medis, informasi pribadi, dan pertanyaan untuk dokter, antara lain:
  • Apa penyebab dari nyeri tumit saya?
  • Apa saja perawatan atau pengobatan yang tepat untuk kondisi saya?
  • Apakah aman untuk melakukan olah raga?
  • Latihan apa yang perlu saya lakukan dan seberapa sering?
  • Apakah gejala bisa muncul lagi setelah saya menjalani perawatan?
  • Kapan saya bisa mendapatkan perawatan untuk mengatasi gejalanya?
Saat berkonsultasi, dokter biasanya akan menanyakan beberapa pertanyaan, seperti:
  • Apa gejala yang Anda alami?
  • Jenis sepatu apa yang biasa Anda kenakan?
  • Apakah Anda pernah mengalami masalah kaki sebelumnya?
  • Apakah Anda merasa sakit di area lain selain kaki?
  • Apakah Anda seorang pelari atau kerap melakukan kegiatan yang melibatkan aktivitas lari?
  • Apa yang tampak memperbaiki dan memperburuk gejala Anda?
  • Apakah Anda memiliki pekerjaan yang menuntut aktivitas fisik?
  • Apakah gejala Anda cenderung terjadi pada waktu-waktu tertentu saja?
MayoClinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/plantar-fasciitis/symptoms-causes/syc-20354846
Diakses pada 8 Juli 2020

Family Doctor. https://familydoctor.org/condition/plantar-fasciitis/
Diakses pada 21 Desember 2018.

Healthline. https://www.healthline.com/health/plantar-fasciitis
Diakses pada 8 Juli 2020

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/plantar-fasciitis/
Diakses pada 8 Juli 2020

HEALTHLINKBC. https://www.healthlinkbc.ca/health-topics/hw114458
Diakses pada 8 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Dokter Terkait

Artikel Terkait

Meski Nyaman, Inilah 4 Risiko Flat Shoes yang Perlu Diketahui Wanita

Flat shoes memang nyaman dipakai sehari-hari. Namun, jangan terlena. Ada banyak risiko yang harus ditanggung pemakainya, seperti perubahan pada….Baca selengkapnya
Flat shoes sebabkan tulang punggung bengkok

Beragam Penyebab Tumit Bengkak dan Cara Mengatasinya

Tumit tiba-tiba bengkak dan terasa sakit? Cari tahu penyebab, cara menghindari, dan langkah mengatasinya agar tidak mengganggu, yuk!Baca selengkapnya
Penyebab tumit bisa bengkak adalah karena stres fisik berulang pada otot-ototnya.

Kaki Kering dan Tumit Pecah-pecah? Begini Cara Mengatasinya

Tumit pecah-pecah seringkali tidak menimbulkan keluhan apapun kecuali soal penampilan. Tapi ada kalanya kondisi ini menyebabkan ketidaknyamanan berupa nyeri tumit. Jangan khawatir, tumit pecah-pecah bisa diatasi sendiri di rumah dengan cara mudah.
06 Sep 2019|Armita Rahardini
Baca selengkapnya
Bila terus dibiarkan, tumit pecah-pecah bisa berdarah maupun memicu nyeri tumit